Warga Jateng yang Terjebak di DKI Dapat Bantuan Sembako dari Ganjar

oleh
Sekel Cakung Barat Daniel mewakili Lurah Ridwan menyalurkan bansos dari Ganjar kepada warga perantau.

JAKARTA, REPORTER.ID–  Sekitar 26.000 orang warga Jawa Tengah yang terjebak pandemi Covid 19 di DKI Jakarta menerima bantuan sosial sembako dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Pemberian bansos sembako dilakukan melalui PT Pos Indonesia yang mengirim petugas berikut ratusan paket sembakonya ke kelurahan masing-masing.

Untuk warga Jateng yang tinggal di Kelurahan Cakung Barat telah disalurkan sebanyak 121 paket di halaman Kantor Kelurahan Cakung Barat Senin (13/7/2020). Secara simbolis bansos Pemprov Jateng tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kelurahan Daniel mewakili Lurah Cakung Barat Ridwan Dulhadi yang sedang mengikuti Rapim.

“Kemarin acara pemberian bansos berlangsung sampai jam 5 sore. Mereka yang berhak menerima adalah warga Jateng di DKI yang tidak mampu dan perlu bantuan. Namun mereka telah mengisi data pada Googleform,” kata Daniel, Selasa (14/7/2020).

Jadi mereka tidak harus berstatus mahasiswa atau tugas belajar.
Secara terpisah anggota Gugus Tugas Covid 19 DKI Jakarta, Cecep membenarkan banyak warga Jawa Tengah di DKI yang perlu dibantu.

“Ya saya membaca di Instagram Gubernur Jateng Ganjar Pranowo,” kata Cecep yang juga staf Badan Kerjasama Antar Daerah DKI Jakarta itu melalui ponselnya Selasa (14/7/2020).

Cecep saat itu bersama Dwi Busara Kasubbag Dikmental dari Bagian Kesra Jakarta Timur yang sedang memantau pasar pasar dalam kaitannya pandemi Covid 19.

Sementara petugas PT Pos Indonesia Iyan mengaku bertugas menyampaikan 121 paket sembako tersebut.
Penerima bansos sembako dari Pemprov Jateng antara lain Margi Waluyo (33) berasal dari Banyumas menyatakan terimakasih.

Ia di Jakarta kontrak rumah di RT 003/09. Lain lagi dengan Iqbal ber-KTP Pekalongan sudah setengah tahun di RT 006/09 Cakung Barat dan tidak bisa pulang. Dua duanya suda berkeluarga dengan seorang anak.
Beda dengan Surahman Kamto berasal dari Ngawen, Blora di Jakarta masih sekolah. “Saya tinggal di RT 002/RW 08 tahu ini dari grup WA,” kata Kamto yang merasa tertolong dengan bansos tersebut. (Pri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *