Pengamat Yakin Wacana Reshuffle, Bukan ‘Gertak Sambal’ Jokowi

oleh
Presiden RI, Joko Widodo.

JAKARTA, REPORTER.ID – Meski pun wacana reshuffle kabinet yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menghilang dan dianggap hanya ‘gertak sambal’, tetapi pasti (reshuffle) dilaksanakan. Namun, saat ini presiden hanya sedang melakukan kalkulasi politik siapa anggota kabinet yang bakal ‘terdepak’.

Bahkan, menurut pengamat politik Wempy Hadir kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/7/2020) reshuffle hanya menunggu momentum yang tepatnya.

“Kinerja para menteri belum maksimal karena publik belum merasakan dampak signifikan dari program yang dibuat Pemerintah. Maka tidaklah heran kalau kita melihat bahwa Jokowi terlihat kesal dan marah,” katanya.

Soal perombakan kabinet yang tak kunjung terealisasi, Wempy melihat, karena saat ini Presiden Jokowi masih berada dalam bayang-bayang koalisi partai pendukung. Imbasnya, dalam melakukan perombakan kabinet Jokowi tidak bisa otonom dan harus terlebih dahulu melakukan komunikasi politik.

“Pengaruh partai koalisi masih sangat besar dalam pemerintahan Jokowi. Kita tahu parpol koalisi juga melakukan manuver politik ketika Jokowi merencanakan reshuffle kabinet,” tutur Direktur Indo Polling Network itu.

Jokowi, tambah Wempi, sebetulnya sudah mengantongi nama-nama yang bakal dicopot dan diganti oleh sosok yang memiliki kemampuan eksekusi seluruh program yang dicanangkan saat kampenya 2019 lalu.

“Dan, situasi pandemi virus corona jadi argumentasi Jokowi mencari sosok yang cepat dan cekatan dalam eksekusi program,” tuturnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *