Warga Jakarta Timur Peringati Hari Ibu dengan Sedekah Jelantah dan Donor Darah

oleh
Donor darah Hari Ibu di Pondok Bambu

JAKARTA, REPORTER.ID- Warga Jakarta Timur memperingati Hari Ibu yang ke 92 dengan berbagai kegiatan Selasa (22/12/2020). Yang paling unik bersedekah jelantah yaitu minyak goreng bekas, kemudian menanam pohon dan donor darah.
Walikota Jakarta Timur M Anwar bersama Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur Ny Diah Anwar memimpin kegiatan peringatan Hari Ibu tersebut kawasan Waduk Pilar Jati, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur dengan menyantuni anak yatim dan dhuafa dengan hasil penjualan jelantah.
Hadir saat itu Camat Makasar Kamal dan Lurah Cipinang Melayu Agus Sulaeman.
“Selamat Hari Ibu yang Ke-92 ya. Ibu adalah segalanya buat kita, Ibu adalah yang memberikan kasih sayang buat kita, sehingga kita dapat tumbuh dengan baik, dan bermanfaat untuk orang lain,” kata Walikota Anwar menyampaikan sambutannya.
Anwar menjelaskan Hari Ibu kali ini diwarnai dengan memberikan sedekah kepada anak yatim dari hasil penjualan minyak jelantah kepada pengepul. Minyak jelantah tersebut nantinya didaur ulang menjadi bahan berguna yang lain.
Selain itu juga Walikota juga menanam pohon di area Waduk Pilar Jati bersama Ketua TP PKK Jakarta Timur.
“Nantinya di waduk ini ada penghijauan yang digerakkan oleh kader kader PKK , para Srikandi Kota Administrasi Jakarta Timur,” kata Anwar. Dijelaskannya yang disebut para Srikandi tersebut adalah para Aparat Sipil Negara (ASN) Jakarta Timur yang telah banyak membantunya dalam tugas tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, baik di kantor maupun di lapangan.
Sementara Ny Diah Anwar, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur mengungkapkan pihaknya telah mengumpulkan minyak jelantah yang nantinya dijual kepada pengepul.
Minyak jelantah tersebut sudah tak latak untuk menggoreng makanan lagi dan akan didaur ulang menjadi biodiesel dan sabun.
Diah Anwar mengungkapkan kegiatan ini digelar secara virtual yang diikuti para kader PKK di setiap Kelurahan dan Kecamatan. “Kita hari ini melaksanakan sedekah hasil penjualan minyak jelantah dan penanaman pohon di sekitar Waduk Pilar Jati,” ujarnya.
Hasil pengumpulan minyak jelantah di Waduk Pilar Jati mencapai 1.342 liter dan per liter dihargai Rp 4.000, –
Mengenai penanaman pohon di sekeliling Waduk Pilar Jati telah disiapkan 50 pohon. Menurut Diah Anwar nantinya waduk tersebut dikelola PKK bersama pihak berkompeten dengan pengadaan bank sampah, komposting, dan lainnya yang kemungkinan akan menjadi salah satu destinasi wisata di Jakarta Timur.
N“Mungkin kedepannya nanti waduk ini menjadi taman interaktif juga dan menjadi destinasi wisata,” katanya.
Para kader PKK dan masyarakat Kelurahan Malaka, Kecamatan Duren Sawit pada Hari Ibu tersebur juga mengumpulkan sedekah minyak jelantah dari RT/RW.
Lurah Malaka Jaya M Hardi Ananda melaporkan hari itu terkumpul 135 liter minyak jelantah dari seluruh RW.
“Kami tak ada kegiatan tanam pohon karena penanaman pohon untuk Kecamatan dipusatkan di Kelurahan Duren Sawit,” kata Hardi.
Siti Sutarmi Ketua IV TP PKK Kelurahan Malaka Jaya menambahkan minyak jelantah 135 liter tersebut antara lain berasal dari RW 03 sebanyak 7,5 liter, RW 04 10 liter dan RW 06 40 liter.
Lurah Makasar Arroyantoro mengakui adanya gerakan sedekah minyak jelantah tersebut. “Iya itu ada di setiap kelurahan di Jakarta Timur. Tapi di kemarin di sini belum tahu berapa liter yang terkumpul,” kata Arroy.
Lain lagi dengan Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit. Pada peringatan Hari Ibu 22 Desember di Aula Kelurahan tersebut diselenggarakan Aksi Donor Darah. Sebanyak 100 warga dari 13 RW di Kelurahan Pondok Bambu, mendonorkan darahnya.
“Tentu saja Pak Lurah Angga dan Pak Camat Musa hadir. Dari PMI Jakarta Timur membawa mobil transfusi. Tapi donor darah dilakukan di Aula Kelurahan,” kata Joko Martono
Ketua RW 011 Pondok Bambu. Kegiatan itu atas prakarsa LMK Pondok Bambu.
Walikota Jakarta M Anwar siang harinya datang bersepeda meninjau pelaksanaan donor darah tersebut.
“Ini donor darah sangat dibutuhkan masyarakat melalui PMI. Makanya sangat saya apresiasi,” katanya. Sementara soal gerakan sedekah minyak jelantah Walikota menilai daripada dibuang ke got menjadi masalah lebih baik dikumpulkan dan dijual untuk daur ulang menjadi bahan lain dan uangnya bermanfaat untuk bersedekah.
Menurut Lurah Pondok Bambu Angga SA, kegiatan donor darah Hari Ibu tersebut hasil kolaborasi pihak LMK dengan CSR perusahaan swasta setempat. (PRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *