Didukung Baznas Bazis, Wakil Walikota dan MUI Jakarta Timur Doa Bersama Tolak Bencana

oleh
Ratusan ulama dan umaro se Jakarta Timur mengikuti do'a bersama secara daring.

JAKARTA, REPORTER.ID- Ratusan ulama dan umaro se Jakarta Timur mengikuti do’a bersama secara daring (dari jaringan) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Jakarta Timur di Masjid Baitul Muhyi, kantor Walikota Jaktim, Kamis (11/2/2021) malam. Acara tersebut dibuka Wakil Walikota Jakarta Timur Hendra Hidayat dengan tausiah oleh Ketua Majelis Ulama (MUI) Jakarta Timur KH DR Didi Supandi MA. Sedang ulama kharismnatik KH Munawir Aseli bertugas memimpin doa tolak bala tersebut.
Wakil Walikota Hendra Hidayat dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meminta perlindungan Allah SWT dari segala macam bencana seperti banjir dan penyakit yang mewabah.
“Ini dilakukan mengingat sudah satu tahun Covid 19 mewabah di seluruh dunia termasuk lingkungan kita yang berdampak pada aktifitas kehidupan,” kata Hendra Hidayat.
Kecuali itu tingginya curah hujan akhir akhir ini juga dikhawatirkan membuat meluasnya bencana banjir dan wabah demam berdarah.
Bahkan juga terjadi kebakaran meskilpun masim penghujan.
“Selalulah berhati hati dan waspada serta jagalah kesehatan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas di manapun juga,” tandas Hendra.
Sementara itu KH Didi Supandi, MA, Ketua MUI Jakarta Timur, mengatakan pihaknya mendukung program pemerintah dalam penanganan banjir dan Covid 19.
“Kami bersama para ulama dan tokoh masyarakat, mendukung sepenuhnya program Pemerintah DKI Jakarta,” tandasnya.
Terkait Jakarta Timur sebagai wilayah yang banyak titik banjirnya maupun rawan covid 19, KH Didi mengharapkan agar bencana itu dapat diminimalisir dengan sikap peduli dan disiplin dari masyarakat dan aparat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur H Muchtar bersama Kasubbag Pendidikan Mental Spiritual Dwi Busara Jumat (12/2/2021) menjelaskan kepada Reporter, acara itu diikuti langsung oleh 30-an peserta di Masjid Baitul Muhyi. Mereka itu antara lain Sekko dan Asisten Kesra H Alawi tokoh Muhammadiyah dan NU dan LPTQ.
“Acara ini didukung Baznas Bazis Jakarta Timur,” kata Muchtar.
Dwi Busara menambahkan acara dimulai sholat Maghrib berjamaah dan berakhir dengan ramah tamah usai sholat Isya berjamaah.
Acara tersebut diikuti secara daring oleh ulama dan umaro di 10 kecamatan se Jakarta Timur.
Sementara Koordinator Baznas Bazis Wilayah Jakarta Timur Eka Nafisah Jumat (13/2/2021) mengakui Baznas Bazis Jakarta Timur mendukung itu kerena merupakan kegiatan keagamaan yang diperintahkan Walikota Jakarta Timur.
“Untuk tingkat Walikota Baznas Bazis Jakarta Timur membantu biaya Rp 16.958.000- dan untuk penyelenggaraan secara daring di 10 kecamatan masing masing Rp 5 juta menjadi Rp 50 juta. Dengan demikian seluruhnya atau total Rp 66.958.000,” pungkas Eka Nafisah.(PRI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *