Di Masa Pandemi, Kepala Daerah Harus Punya Terobosan Out of Box

oleh
Politisi PDI Perjuangan yang juga Anggota DPRD NTB, H Ruslan Turmuzi.

MATARAM, REPORTER.IDPolitisi PDI Perjuangan yang juga Anggota DPRD NTB, H Ruslan Turmuzi menekankan kepada enam Kepala Daerah hasil Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), harus punya terobosan yang out of the box dalam melewati masa pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini.

“Masalah kawasan atau zonasi percontohan zona hijau ini menarik. Kepala Daerah harus bisa berkomunikasi dengan Satgas Covid-19 dan stakeholders terkait untuk membahasnyam,” kata Ruslan dihubungi, Sabtu (27/2/2021).

Sehingga, lanjutnya, di zona percontohan ini, bisa disimulasikan bagaimana aktivitas perekonomian bisa berjalan dengan tanpa mengabaikan aspek kesehatan.

“Istilah new normal akhirnya bisa kita lihat pola nyatanya di kawasan percontohan ini,” ulasnya lagi.

Sementara soal isu lingkungan, Ruslan mengatakan, Kepala Daerah di Kabupaten dan Kota harus mulai bersikap kritis dan ‘cerewet’. Terutama terkait program Pemerintah Provinsi NTB yang berkaitan dengan isu lingkungan.

“Salah satu contoh soal Program Zero Waste. Kepala Daerah bisa mengkritisi, apa yang baik dari program Zero Waste ini dan apa yang belum berjalan dengan baik. Mulai dari koordinasi sampai kepada apa saja support Pemprov ke daerah untuk mensukseskan program ini. Zero Waste hanya satu contoh saja,” tukasnya.

Enam Kepala Daerah hasil Pilkada serentak 2020 di Provinsi NTB sudah dilantik, Jumat 26 Februari 2021. Masing-masing ialah Walikota/Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, .S.Sos., M.H., dan TGH. Mujiburahman., Bupati/Wakil Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, S.H., dan Danny Karter Febrianto R, S.T., M.Eng., Bupati/Wakil Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dan H M Nursiah, Bupati/Wakil Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM dan Fud Syaifuddin, ST, Bupati/Wakil Bupati Dompu Kader Jaelani dan H. Syahrul Parsan, ST., MT, dan Bupati/Wakil Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, S.E dan Drs. Dahlan M. Noer. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *