Walikota Anwar Bantu Pesantren Nur El Hikam, Baznas Bazis Jaktim Bantu Mahasiswa IPRIJA

oleh
Walikota bantu Pondok Pesantren

JAKARTA, REPORTER.ID– Walikota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, memberikan bantuan logistik kepada Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Yayasan Nur El Hikam di RT 003/RW 04 Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (26/2/2021).
Sementara pada hari yang sama di wilayah kelurahan yang sama, Baznas Bazis Jakarta Timur memberikan bantuan kepada Ulfatun Nadroh,mahasiswa IPRIJA (Institut Pembina Rohani Islam Jakarta) Ciracas, Jakarta Timur.
Kepala Sub Bagian Pendidikan Mental Spiritual (Dikmental) Jakarta Timur Dwi Busara Sabtu (27/2/2021) mengungkapkan, Walikota Anwar pada Safari Jumat itu didampingi Kabag Kesejahteraan Rakyat H Muchtar dan Camat Cakung Ahmad Salahuddin, sedang Pimpinan Pondok Pesantren Yayasan Nur El Hikam, KH Mahmudi Amir didampingi Lurah Pulogebang Mahfudz MZ.
Dalam sambutannya, Walikota Anwar mengatakan, bantuan ini dalam rangka kegiatan Safari Jumat Keliling dan bersilaturahmi dengan warga, khususnya anak yatim. Walikota secara terbuka mengharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu pengembangan pendidikan.
Karena itu diharapkan bila ada permasalahan di sini segera bersurat kepada Walikota.
“Itu sesuai arahan Bapak Gubernur. Nanti akan segera kami bantu. Yang terpenting anak-ank bisa menjalankan pendidikan dengan baik agar bisa menjadi penerus bangsa yang memiliki ahlaqul karimah,” katanya.
Bantuan tersebut berupa beras 250 kg dan uang lauk pauknya Rp 2.000.000,-
“Kami harapkan ini dapat meringankan beban di masa sulit pandemi Covid-19 ini,” kata Walikota sambil menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umaro dalam pembinaan generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Yayasan Nur El Hikam, KH. Mahfudi Amir mengaku senang dikunjungi Walikota Jakarta Timur dan niatnya untuk membantunya.
Kepada Reporter.id Ustadz Mahfudi Amir menjelaskan jumlah anak yatim dan dhu’afa asrama dan non asrama yang menjadi asuhannya semuanya 250 orang.
” Yang tinggal di asrama 23 santri, anak yatimnya ada 15 orang dan dhuafa 8 anak santri,” tambahnya.
Sedangkan 200 orang kaum dhuafa yang diurus yayasan tersebut terdiri dari janda janda tua, faqir miskin dan manula dari 2 RW di Kelurahan Pulogebang.

Baznas Bazis Juga Bantu

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah Sabtu (272/2021) mengungkapkan pihaknya telah menyerahkan bantuan membayar tunggakan uang kuliah Rp 2.000.000,- kepada Ulfatun Nadroh mahasiswa Institut Pendidikan Rohani Islam Jakarta (IPRIJA) di Ciracas, Jakarta Timur.
“Tunggakannya Rp 12 juta. Namun bantuan yang kami berikan kemarin Rp 2 juta. Ya untuk meringankan saja,” tutur Eka Nafisah.
Menurut Eka, itu merupakan kedua kalinya Baznas Bazis Jakarta Timur menyalurkan bantuan masalah pendidikan bagi warga kurang mampu tahun 2021 ini.
Yang pertama tanggal 18 Februari yang lalu kepada Alif Maulana warga RW 01 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung. Waktu itu besarnya juga Rp 2.000.000,- untuk menebus ijazah SMP milik Alif Maulana yang ditahan sekolah karena menunggak uang sekolah Rp 2.620 000,-
Ulfatun Nadroh, warga RT 03/10 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas ketika ditemui di Kantor Baznas Bazis Jakarta Timur, Jumat (26/2/2021) mengungkapkan pihaknya mengajukan permohonan itu ke Baznas Bazis Jaktim tanggal 2 Februari 2021 melalui Lurah Cibubur.
“Alhamdulilah tadi sudah dibantu. Jadi awal Maret nanti bisa ikut KKN,” kata Ulfatun, mahasiswi semester 8 Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam, IPRIJA. (PRI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *