1.950 Lansia Pondok Kopi Divaksinasi dalam 4 Hari, Ada yang Batal dan Ditunda

oleh
Kasudin Kesehatan Jakarta Timur (tengah) meninjau vaksinasi covid -19 massal di Kelurahan Pondok Kopi.

JAKARTA, REPORTER.ID- Lebih dari 1.950 orang lanjut usia (lansia) warga Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (8/3/2021) mulai divaksinasi di lingkungan sendiri di TK Islam Al Mujahidin, RW 09 Pondok Kopi dengan kehadiran Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan, Camat Duren Sawit Musa Syafrudin dan Lurah setempat Rasikin.
Ditargetkan vaksinasi covid 19 untuk lansia warga 11 RW se Kelurahan Pondok Kopi selesai dalam 4 hari.
Namun hari pertama ada yang tidak lolos screening kesehatan dan ditunda. Namun tidak kurang pula yang membatalkan diri.
Hal itu terungkap dari penuturan anggota Satgas Covid, Ketua RW maupun para lansia sendiri di lokasi vaksinasi.
Karsan (68) warga RT 005/08 Pondok Kopi yang datang bersama isterinya, mengungkapkan, ia sendiri tak lolos screening. “Gula darah saya tinggi. Saya disuruh pulang untuk berobat dulu. Kalau isteri saya lolos,” kata Karsan. Isterinya bernama Titik (60) sedang disuntik di ruang vaksinasi.
Karsan sebetulnya ingin segera divaksinasi agar leluasa memeluk cucu cucunya bila mereka datang. “Cucu saya 5 dari 3 anak,” ujarnya.
Lain lagi dengan Bambang Setyadi, Ketua RW 09 menuturkan, semula lansia di RW-nya yang mendaftar vaksinasi 196 orang. “Ternyata sekarang tinggal 170 an orang. Ada yang mundur, ada juga umurnya belum 60 tahun,” kata Bambang.
Begitu pula dengan lansia RW 08 ada perubahan jumlah saat hari H nya. “Sekarang ada 133 orang lansia,” kata Gatot Ketua RW 08 Pondok Kopi.
Ketua LMK Pondok Kopi H Tatang Ishak Iskandar dan Lurah Rasikin juga mendengar sendiri saat H.Ali mengungkapkan lansia warganya ada beberapa yang mundur.
Sementara Kasudin Kesehatan Jakarta Timur Indra Setiawan mengakui vaksinasi masal ini merupakan upaya warga, tokoh masyakat, lembaga serta pemerintah setempat untuk mendekatkan pelayanan kesehatan ini kepada masyarakat lansia.
“Ini lay out pembagian ruang ruangnya sudah sesuai standar kesehatan dengan 4 ruangan. Ini juga yang pertama kali di Kecamatan Duren Sawit,” kata Indra.
Empat ruang atau meja itu meliputi meja pendaftaran, meja satgas, ruang screening dan ruang vaksinasi.
Seperti diungkapkan Kasudin Kesehatan Jakarta Timur maupun Lurah Pondok Kopi Rasikin kegiatan ini didukung RS terdekat. Tampak RS Islam Jakarta Timur Pondok Kopi dan RS Yadika Pondok Bambu menyiagakan ambulancenya di tempat kegiatan tersebut.
Ketua Satgas Ega Arimurti mengatakan hari itu diberikan kuota 400 orang saja yang mendapat giliran divaksin setelah lolos screening. Selebihnya dilakukan pada hari berikutnya Selasa, Kamis dan Jumat dengan protokol kesehatan. (PRI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *