GEMMA Deklarasi Tiga Periode untuk Presiden Jokowi

oleh
Elemen masyarakat Madura yang tergabung dalam GEMMA deklarasi dukungan Jokowi tiga periode.

MADURA, REPORTER.ID – Gerakan Joko Widodo (Jokowi) lanjut tiga periode, disuarakan puluhan warga Madura dari berbagai elemen yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Madura (GRMMA). Alasan mereka karena selama menjalani dua periode ini pemerintahan Jokowi sangat dirasakan keberadaan dan manfaatnya bagi mayarakat.

Edi Priyanto selaku Koordinator GEMMA disela-sela acara deklarasi yang digelar di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (29/3/2022), melihat banyak program yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi semuanya dirasakan betul oleh masyarakat.

“Maka dari itu, kami butuh satu periode lagi kepemimpinan Bapak Jokowi untuk menyelesaikan pembangunan dan pemulihan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Menurut Edi, dua tahun ke belakang sejak Maret 2020 negara ini tertimpa musibah pandemi Corona atau Covid-19 secara global, artinya ada beberapa program yang tersendat karena beberapa anggaran difokuskan untuk menuntaskan kasus kasus terjangkit Covid-19. Sehingga ia melihat banyak hal dan ide-ide besar Jokowi yang belum selesai karena sedikit terhambat dengan Covid-19.

“Namun tentunya perlu di apresiasi pemerintahan Jokowi soal kesigapan penanganan Covid-19 yang berbasis sains dan sukses meredam dampak pandemi, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi yang perlahan mulai bangkit kembali,” bebernya.

Oleh karena itu, lanjut Edi, rakyat masih butuh satu periode lagi pemerintahan Jokowi untuk memaksimalkan kinerja maupun program yang sudah jauh-jauh hari dirancang. Besar harapan dari GEMMA agar pemerintah segera mengamandemen UUD 1945, sehingga dalam pemilihan umum (Pemilu) yang akan datang Jokowi bisa terpilih kembali untuk mengabadikan diri kepada rakyat.

“Maka kami warga Madura mendukung Bapak Jokowi melanjutkan kepemimpinanan nasional tiga periode.¬†Untuk itu, kami meminta MPR RI untuk segera menggelar Sidang Istimewa untuk amandemen UUD 1945, soal masa jabatan presiden,” tutup Edi Prayitno. ***