Museum Seni Rupa dan Keramik akan Buka Pameran Koleksi, Seni Media, dan Kontemporer

oleh
Serambi Museum Seni Rupa dan Keramik. (PRI)

JAKARTA, REPORTER.ID- Museum Seni Rupa dan Keramik di Kota Tua Jakarta akan menyelenggarakan Pameran Koleksi, Seni Media dan Kontemporer yang berjudul “Founding/Finding Text” pada 16 September- 16 Oktober 2022. Pameran ini merupakan gagasan kurasi untuk mendialogkan karya dan masa lalu dengan masa kini dalam konteks sejarah sebagai sebuah peristiwa yang membentuk peraban seni pada masa kini.

“Pembukaannya diharapkan diresmikan oleh Bapak Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta tanggal 16 September besok dengan undangan terbatas. Tetapi mulai hari berikutnya yaitu 17 September terbuka untuk umum sampai 16 Oktober mendatang,” kata Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Sri Kusumawati di Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Menurut Sri Kusumawati, Museum Seni Rupa dan Keramik ini merupakan salah satu dari 3 museum dibawah Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI. Dua lainnya adalah Museum Wayang dan Museum Tekstil.

“Dengan latar belakang kondisi zaman yang berbeda, diharapkan pameran ini akan meluaskan makna kemerdekaan melalui. karya perupa undangan dalam semangat mencari berbagai kemungkinan teks yang dianggap menarik,” ujarnya.

Ini semua kata Sri Kusumawati dalam kerangka tafsir mengisi, memaknai dan memperluas makna judul pameran tersebut. Upaya mencari ini ditempuh secara imajiner dari sejarah masa lalu dan dengan pengalaman partikular seniman dalam arus sejarah yang terus berlangsung.

Dijelaskan oleh Kusumawati, pameran ini menampilkan koleksi museum tersebut yang pernah pula dipamerkan di Rijks Museum Belanda @rijksmuseum pada acara Pameran “Revolusi Indonesia Merdeka.”

Dipamerkan juga pada kesempatan nanti karya seniman undangan seperti Antin Sambodo, Dwi Tunggal yaitu Nawa Tunggal dan Dwi Putro.

Juga seniman seniwati lainnya seperti Evy Yonathan, Gelar Soemantri, Lenny Ratnasari, Radeyo ‘Itok’ Shindu Utomo dan Yudhi Sulistyo – Arif ‘Bacoxs’ Witjaksono.

Mereka ini diharapkan dapat mewajahi perupa masa kini dari berbagai kecenderungan medium dan gagasan. Menurut Kusumawati pameran itu juga disemarakkan dengan berbagai acara. Di antaranya Bincang Seniman , Sabtu (17/9), dan Workshop Seni yang diikuti para siswa sekolah di DKI Jakarta.

Juga diadakan lomba melukis tingkat SMA/SMK di DKI Jakarta. Untuk informasi lebih lanjut Kusumawati menunjuk Ardi Hariadi untuk memberikan penjelasan melalui hp-nya nomor 08118599090 atau E-mail : upmuseumseni.disbuddki@gmail.com.
Ardi menjabat Kasatlak Informasi dan Edukasi Museum Seni. (PRI).