HOT ISU PAGI INI, POLDA METRO TETAP LANJUTKAN PROSES HUKUM TEDDY MINAHASA

oleh

Gedung Polda Metro Jaya (net)

Salah satu isu menarik pagi ini adalah penegasan Polda Metro Jaya yang tidak akan menghentikan proses hukum kasus Irjen Teddy Minahasa meskipun dia telah mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus peredaran gelap narkoba. Di sisi lain, mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa akan dikonfrontir dengan eks Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara dan tersangka lain, Linda di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, hari ini, Senin (21/11). Mereka akan dikonfrontir soal barang bukti sabu seberat 5 kilogram.

 

Isu kedua, mantan Hakim Agung, Prof. Gayus Lumbuun kembali menyuarakan upaya perbaikan lembaga peradilan. Ia meminta presiden turun tangan untuk memperbaiki carut-marut di bidang hukum sekarang ini. Presiden harus lebih peka, jangan hanya mengurusi masalah politik dan ekonomi saja, tetapi juga lakukan reformasi hukum secara total, karena bahaya atau ancamannya sudah di depan mata. Menurut dia, kalau keadaan ini tidak segera ditangani, maka publik tidak percaya lagi kepada lembaga peradilan. Demikian antara lain penegasan Gayus yang disampaikan dalam diskusi hukum bertajuk ‘Mendesak Reformasi Hukum Secara Total’ di Hotel Aston, Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin.

 

Isu ketiga, gerombolan remaja ugal-ugalan di jalan raya Tapanuli Selatan, Sumut yang menendang nenek-nenek di pinggir jalan hingga tersungkur menjadi sorotan. Menko Polhukam Mahfud MD ingin kelompok remaja tersebut dihukum secara tegas. Ia mengatakan, anak-anak yang belum dewasa tersebut bisa dikenai sanksi pidana dengan hukuman setengah dari ancaman hukuman normal. “Harus ada tindakan tegas secara hukum. Anak-anak itu sangat biadab, masak nenek renta begitu diejek dan ditendang secara brutal. Untuk anak yang belum dewasa secara pidana, ancaman hukumannya adalah 1/2 dari ancaman hukuman normal,” kata Mahfud, Minggu (20/11).

 

Isu keempat, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menyampaikan kritik pedas kepada pemerintah. Kata dia, Indonesia sedang tidak dalam kondisi baik saat ini. Kondisi yang dimaksudkan itu mencakup sejumlah faktor kelayakan hidup di masyarakat. Mulai dari faktor sandang, pangan, hingga papan. “Setiap saat kita berkunjung ke berbagai daerah, setiap berdialog dengan rakyat apapun profesi maupun elemen masyarakatnya, semua menyampaikan bahwa Indonesia hari ini sedang tidak baik-baik saja,” kata AHY dalam pidato saat pelantikan serentak Pengurus DPC Partai Demokrat se-Jabar”, Sabtu (19/11). AHY mengatakan, sejatinya masyarakat tidak membutuhkan proyek besar atau proyek mencusuar dari pemerintah.

 

Isu kelima, Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti terpilih kembali sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027 dalam sidang Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, Minggu (20/11). Dalam pidatonya, Haedar Nashir menegaskan roda kepemimpinan di Muhammadiyah bakal tetap dijalankan secara kolektif kolegial.”Saya sebagai ketum posisinya hanya sejengkal di depankan dan seiinci ditinggikan, tetapi pada intinya tetap pada kolektif kolegial dan sesuai sistem persyarikatan,” kata Haedar. Sementara Abdul Mu’ti yang terpilih sebagai Sekum PP Muhammadiyah menegaskan dirinya akan menjadi makmum bagi Haedar Nashir yang terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah. Berikut isu selengkapnya.

 

1. Polda Metro Jaya menegaskan tidak akan menghentikan proses hukum terhadap Irjen Teddy Minahasa meskipun ia telah mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) dalam kasus peredaran gelap narkoba. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa menyatakan pencabutan BAP tak membuat perbuatan dugaan pidana Teddy gugur. “Pencabutan BAP bukan berarti perbuatan pidananya gugur atau menjadi hapus, hilang, atau tiada sama sekali,” kata Mukti,  Minggu (20/11).

Irjen Teddy Minahasa mencabut semua keterangan yang tertuang di berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus peredaran narkoba. Pengacara Teddy, Hotman Paris mengungkapkan, pencabutan dilakukan karena pihaknya menemukan fakta baru yakni sabu seberat 5 kilogram yang dilaporkan telah dijual kliennya, ternyata disimpan di kejaksaan. “Makanya, hari ini Teddy Minahasa dalam BAP-nya menyatakan mencabut seluruh BAP sebagai tersangka, baik BAP pertama dan kedua dan juga cabut BAP yang pernah diberikan sebagai saksi tersangka Dody dan tersangka Linda,” kata Hotman di Polda Metro Jaya, Jumat (18/11) lalu.

 

Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Teddy Minahasa akan dikonfrontir dengan eks Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Senin (21/11) hari ini. Keduanya akan dikonfrontir soal barang bukti sabu seberat 5 kilogram yang keterangan keduanya bertolak belakang. “Besok Senin akan ada konfrontir jam 9 di Direktorat Narkoba Polda,” kata Pengacara Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris, Sabtu (19/11) kemarin.
Selain Doddy, Hotman mengatakan kliennya juga akan dikonfrontir dengan tersangka lain, di antaranya Linda. “Doddy-Linda akan di konfrontir dengan Teddy,” ujar Hotman.

 

Hotman Paris mengatakan AKBP Doddy Prawiranegara menggunakan alasan seolah diperintah atasan dalam kasus narkoba yang menjerat kliennya, Irjen Teddy Minahasa. Padahal, menurut Hotman, Doddy merupakan otak kasus narkoba ini. “Jadi janganlah berkedok sebagai perintah atasan tapi sebenarnya dialah mastermind-nya ini,” kata Hotman Paris, Sabtu (19/11). Hotman mengatakan Teddy merupakan korban dalam kasus ini. Terlebih, kata Hotman, bukti sabu yang diamankan saat penangkapan berada di kantor dan rumah Doddy.

 

Pengacara Doddy Prawiranegara, Adriel Purba balik menyebut Irjen Teddy sebagai aktor intelektual kasus narkoba tersebut. “Kami minta pengacara TM tidak membuat kesimpulan konstruksi perkara berdasarkan satu keterangan saja, lihatlah keterangan dan bukti-buktinya secara objektif,” ujar Adriel saat dimintai konfirmasi, Minggu (20/11). Kemudian, Adriel menyebut bahwa Teddy merupakan aktor intelektual dalam perkara ini. Sebab, semua perintah untuk menyisihkan dan menjual sabu berasal dari Teddy. “Walau barang bukti sabu tidak ada ditemukan di TM, bukti-bukti yang dimiliki penyidik dan keterangan-keterangan saksi termasuk keterangan AKBP Doddy, Linda dan Arif saling berkesesuaian menerangkan TM sebagai orang yang memerintahkan menyisihkan serta menjual sabu itu,” jelas Adriel.

2. Mantan Hakim Agung, Prof. Gayus Lumbuun kembali menyuarakan upaya perbaikan lembaga peradilan. Ia meminta presiden turun tangan untuk memperbaiki carut-marut di bidang hukum sekarang ini. Presiden harus lebih peka, jangan hanya mengurusi masalah politik dan ekonomi saja, tetapi juga lakukan reformasi hukum secara total, karena bahaya atau ancamannya sudah di depan mata. Menurut dia, kalau keadaan ini tidak segera ditangani, maka publik tidak percaya lagi kepada lembaga peradilan. Demikian antara lain penegasan Gayus yang disampaikan dalam diskusi hukum bertajuk ‘Mendesak Reformasi Hukum Secara Total’ di Hotel Aston, Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin.

 

3. Gerombolan remaja ugal-ugalan di jalan raya Tapanuli Selatan, Sumut yang menendang nenek-nenek di pinggir jalan hingga tersungkur menjadi sorotan. Menko Polhukam Mahfud MD ingin kelompok remaja tersebut dihukum secara tegas. Ia mengatakan, anak-anak yang belum dewasa tersebut bisa dikenai sanksi pidana dengan hukuman setengah dari ancaman hukuman normal. “Harus ada tindakan tegas secara hukum. Anak-anak itu sangat biadab, masak nenek renta begitu diejek dan ditendang secara brutal. Untuk anak yang belum dewasa secara pidana, ancaman hukumannya adalah 1/2 dari ancaman hukuman normal,” kata Mahfud, Minggu (20/11).

Mahfud menyampaikan anak-anak perlu diberikan pendidikan, salah satu cara mendidik yakni dengan memberikan hukuman. Mahfud menilai apa yang dilakukan anak-anak tersebut sudah menggejala, sehingga perlu ada tindakan tegas agar perilaku biadab mereka tidak ditiru anak-anak lainnya. Komisioner KPAI Retno Listyarti menilai, kejadian itu menandakan pembentukan karakter anak yang gagal. Menurutnya, kekerasan tidak dibenarkan dengan alasan apapun dan kepada siapapun. “Kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh dilakukan oleh siapapun dengan dalih apapun. Apalagi mirisnya, alasan melakukan kekerasan hanya sekedar iseng,” ucap Retno dalam keterangannya, Senin (21/11).

Polisi telah menangkap enam remaja tersebut di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni mengatakan pihaknya telah menyelidiki video remaja penendang nenek-nenek yang viral di media sosial tersebut. Kata dia, sebenarnya ada dua video dengan korban yang sama. Video pertama diambil pada September, tapi tapi viralnya bersamaan dengan video kedua yang diambil Sabtu (19/11) kemarin. Dalam video pertama, ada empat orang yang melakukan pemukulan dengan kayu kepada nenek tersebut. Sedangkan dalam video kedua, ada lima orang dan salah satunya menendang nenek tersebut.

 

4. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran berharap kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, bisa menjadi sebuah laboratorium criminal. Hal itu disampaikan Fadil saat mengunjungi Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal UI di RSCM dan pertemuan itu diunggah Fadil di akun Instagramnya, @kapoldametrojaya. Fadil berharap kepolisian bersama tim kedokteran forensik UI bisa mengungkap kasus kematian satu keluarga tersebut. “Saya ingin kasus Kalideres ini menjadi ‘laboratorium kriminal’ Polda Metro Jaya, di mana polisi dan teman-teman dari Fakultas Kedokteran Forensik UI bisa menjadi satu di situ dengan tim,” kata Fadil, Senin (21/11).

5. Komisi III DPR batal melakukan pengambilan keputusan terhadap Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) pada pekan depan. Anggota Komisi III DPR Taufik Basari alias Tobas mengatakan pemerintah memutuskan untuk menunda rapat pembahasan RKUHP dengan Komisi III DPR pada 21-22 November 2022. “Rapat pembahasan RKUHP 21-22 November ditunda,” kata Tobas lewat pesan singkat, Minggu (20/11). Sayangnya, Tobas tidak menjelaskan alasan pemerintah membatalkan rapat tersebut. Ia berharap penundaan tersebut dilakukan dalam rangka mengkaji kembali masukan-masukan yang disampaikan DPR dan masyarakat terkait draf RKUHP.

 

6. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menyampaikan kritik pedas kepada pemerintah. Kata dia, Indonesia sedang tidak dalam kondisi baik saat ini. Kondisi yang dimaksudkan itu mencakup sejumlah faktor kelayakan hidup di masyarakat. Mulai dari faktor sandang, pangan, hingga papan. “Setiap saat kita berkunjung ke berbagai daerah, setiap berdialog dengan rakyat apapun profesi maupun elemen masyarakatnya, semua menyampaikan bahwa Indonesia hari ini sedang tidak baik-baik saja,” kata AHY dalam pidato saat pelantikan serentak Pengurus DPC Partai Demokrat se-Jabar”, Sabtu (19/11).

AHY mengatakan, sejatinya masyarakat tidak membutuhkan proyek besar atau proyek mencusuar dari pemerintah. “Tadi perwakilan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bogor, Kang Dede Chandra Sasmita menyampaikan, apa yang dibutuhkan masyarakat kita ini sebetulnya bukan sesuatu yang muluk muluk. Betul? Mereka tidak ingin hadir sebuah project yang luar biasa, mercusuar, tidak,” kata AHY. Ia menjelaskan, yang dibutuhkan rakyat saat ini adalah sesuatu sederhana yaitu makanan. Masyarakat tak butuh hal yang bermewah-mewah, tetapi sesuatu yang dibutuhkan sehari-hari seperti pekerjaan untuk mencukupi kehidupannya.

 

7. Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti terpilih kembali sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027 dalam sidang Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, Minggu (20/11). Dalam pidatonya, Haedar Nashir menegaskan roda kepemimpinan di Muhammadiyah bakal tetap dijalankan secara kolektif kolegial.”Saya sebagai ketum posisinya hanya sejengkal di depankan dan seiinci ditinggikan, tetapi pada intinya tetap pada kolektif kolegial dan sesuai sistem persyarikatan,” kata Haedar.

Sementara Abdul Mu’ti yang terpilih sebagai Sekum PP Muhammadiyah menegaskan dirinya akan menjadi makmum bagi Haedar Nashir yang terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah. “Saya akan jadi makmum bagi Pak Haedar sebagai imam di Muhammadiyah,” kata Abdul. Sekjen PAN Eddy Soeparno meyakini kepemimpinan Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti akan membuat Muhammadiyah bisa menjaga gerakan moral yang moderat dalam menghadapi Pemilu 2024.

 

Menko PMK Muhadjir Effendy berharap, Muhammadiyah ikut memajukan perekonomian di Tanah Air. Ia menuturkan, kemiskinan masih menghantui kehidupan umat dan bangsa. Kondisi ini kian mengkhawatirkan dengan banyaknya industri padat karya yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya karena mengalami penurunan produksi. Sehingga dikhwatirkan menambah jumlah warga miskin baru di Indonesia. “Karena ruh-nya Muhammadiyah ini adalah jaringan bisnis dan ekonomi, bahkan Kiai Ahmad Dahlan juga seorang saudagar, maka itu saya berharap ada agenda ke depan untuk memajukan ekonomi kita,” kata Muhadjir, Minggu (20/11).

 

8. Upacara ngunduh mantu putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono bakal digelar di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, pada 11 Desember 2022. Acara ngunduh mantu tersebut akan dimeriahkan dengan pesta rakyat yang dapat dihadiri masyarakat umum. “Alhamdulillah kesiapan dari Pura Mangkunegaran yang dipimpin langsung oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wirasudjiwo, saya rasa sudah sangat prima. Tinggal nanti kita perbaikan hal-hal yang kecil,” kata Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Mensesneg Pratikno dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia usai meninjau lokasi upacara ngunduh mantu di Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (20/11). Di sisi lain, Kaesang Pangarep mengatakan persiapan pernikahannya dengan Erina Gudono sudah 100 persen. Kaesang meluncurkan konsep baru jenama Sang Pisang miliknya. Ia berseloroh usaha Sang Pisang tersebut untuk modal nikah hingga bulan madu nanti.

 

9. Sidang kasus Ferdy Sambo dkk kembali digelar pekan ini setelah ditunda dengan alasan evaluasi dan ada KTT G20 di Bali pada 15-16 Nopember 2022 lalu. Kejagung meminta stasiun televisi tidak menyiarkan sidang Ferdy Sambo dkk secara live, tetapi tanpa suara. Alasannya agar tidak mempengaruhi keterangan saksi-saksi yang belum diperiksa dalam persidangan. “Terkait pemberitaan. Tidak semua ter-live ya. Jangan sampai para saksi ini ada hubungan sebelum memberikan saksi, baik langsung ataupun tak langsung,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Sabtu (19/11).

 

10. Menhan Prabowo Subianto, Senin (21/11) hari ini menerima kunjungan Menhan Amerika Serikat Lloyd J Austin III di Kantor Kemenhan, Jakarta. Ini merupakan pertemuan kali kedua dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya Prabowo menemui Austin di Gedung Pentagon, Washington, Amerika Serikat, Kamis (20/10) lalu. Sebelum ke Jakarta, Austin mampir dulu ke Nova Scotia, Kanada untuk menyampaikan pidato di Forum Keamanan Internasional Halifax. “Kunjungan Menhan Austin akan mendorong kemajuan prakarsa bilateral yang utama guna mendukung interoperabilitas, pengembangan kemampuan, serta profesionalisasi dan modernisasi Tentara Nasional Indonesia,” demikian siaran pers Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, kemarin.

 

11. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kematian bayi di Indonesia yang tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga di ASEAN. Budi menyebut angka kematian bayi di Indonesia mencapai 24 per 1.000. Dia menargetkan kematian bayi harus turun jadi 14 per 1.000. “Saya review angka kematian bayi, angkanya di 24 per 1.000. Harus diturunkan jadi 14 per 1.000. Singapura 1,8 per 1.000. Besar sekali bedanya. Kita masih 800 persen lebih tinggi dari tetangga,” ujar Budi secara virtual, Minggu (20/11). Budi sudah menyampaikan kepada jajarannya mengenai kekhawatirannya soal kematian bayi Indonesia. “Malu negara sudah merdeka, tapi masih setinggi ini angka kematian bayi,” ucapnya. (HPS)

Tentang Penulis: hps

Gambar Gravatar
Wartawan senior tinggal di Jakarta. hps@reporter.id