KETUM PSSI MERASA LEGA DENGAN BERGULIRNYA KEMBALI LIGA 1

oleh

Mochamad Iriawan (net)

JAKARTA, REPORTER.ID – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan merasa lega dan  bersyukur dengan bergulirnya kembali kompetisi BRI Liga 1 setelah Mabes Polri mengeluarkan izin keramaian dalam Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.

Berdasarkan Perpol tersebut, lanjutan kompetisi putaran pertama ini akan dimulai 5 Desember 2022 tanpa penonton dan akan selesai pada akhir Desember 2022 dengan sistem bubble di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. ‘’Sedangkan putaran kedua dan seterusnya direncanakan menggunakan sistem home and away dengan penonton yang dibatasi,’’ kata Mochamad Iriawan dalam pesan tertulis, Selasa (6/12).

Dijelaskan, stadion yang akan dipergunakan di putaran pertama adalah Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion M Soebroto (Magelang), dan Stadion Sultan Agung (Bantul).

Sebelumnya PT Liga Indonesia Baru merencakan kompetisi akan kembali digelar pada 2 Desember 2022. Namun, karena Mabes Polri harus meninjau sekaligus memastikan sistem manajemen pengamanan di lima stadion, lanjutan kompetisi kemudian ditunda.

Tetapi, setelah Polri mengirimkan tim khusus agar lima stadion itu harus menyesuaian dengan Perpol Nomor 10 tahun 2022, akhirnya izin bisa keluar. Secara khusus Mochamad Iriawan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, Menpora Zainuddin Amali dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas bergulirnya kembali kompetisi BRI Liga 1.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang terus memberi perhatian luar biasa kepada sepak bola Tanah Air. Terima kasih juga kepada Menpora Bapak Zainudin Amali yang tanpa kenal lelah membantu PSSI atas begulirnya kembali kompetisi. Terima kasih juga kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas izin keramaian yang telah diberikan dan tak lupa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu atas kembali digulirkannya kompetisi,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Sebelumnya diberitakan, Menpora Zainudin Amali menyebut pelaksanaan Liga 1 dihentikan sementara atas inisiatif PSSI. Hal itu merupakan dampak dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang usai pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam lalu. “Kompetisi Liga 1 akan dihentikan sampai pemerintah mendapatkan hasil evaluasi tentang sistem kompetisi yang dilakukan oleh LIB dan dibawah pengawasan PSSI,” ujar Menpora Zainudin Amali saat menjadi narasumber Kompas TV secara daring dari Malang, Jawa Timur, Senin (3/10) malam. Menurut Menpora Amali, Presiden Jokowi meminta kepada dirinya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait sistem kompetisi persepakbolaan nasional. ‘’Karena Presiden meminta agar melakukan evaluasi secara menyeluruh dan saat ini sedang dilakukan. Jika itu sudah, maka kita akan pertimbangkan dan yang pasti akan dibicarakan dengan pihak kepolisian. Sebab, yang memberikan izin tentang berlangsung dan tidak berlangsungnya itu ‘kan pihak kepolisian dan saya nanti akan mengkoordinasikan itu,” tutur Zainudin. (HPS)

Tentang Penulis: hps

Gambar Gravatar
Wartawan senior tinggal di Jakarta. hps@reporter.id