JAKARTA, REPORTER.ID – Masyarakat asal Tapanuli Tengah – Sibolga se-Jabodetabek (Jakarta–Bogor–Depok-Tangerang–Bekasi) menghadiri Halal Bi Halal 1446 H/2025 M di selasar Gedung Nusantara V Kompleks MPR/DPR/DPD RI Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (26 April 2025), sejak pagi hingga menjelang sore.
Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga (DPP Gabema Tapteng – Sibolga) menyelenggarakan halal bi halal bertema “Teguh dalam Keyakinan, Akrab dalam Persaudaraan, Wujudkan Tapanuli Tengah – Sibolga yang Maju” dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Halal bi halal mempererat silaturahmi.
Silaturahmi memperpanjang umur dan meluaskan rezeki. Acara dibuka pukul 10.00 WIB. Tiga MC (master of ceremonies), yaitu Haida Alia Julisfi Pasaribu, Hendry Wibowo, dan Sarifah Aini Panjaitan (Ifah), sebagai pembaca acara. Diikuti menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Ifah Panjaitan sebagai dirigen. Pembacaan Al Qur’an dan saritilawah. Syafnidar Sihite selaku qariah dan Siti Fatimah Situmeang selaku saritilawah. Pembacaan doa dibawakan Saprin Hutagalung. Diikuti tarian Sikambang.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M DPP Gabema Tapteng – Sibolga Misran Pasaribu mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim. Minal aidin wal faizin, maaf lahir batin. Ucapan selamat kepada Ali Akil Parlindungan Siregar yang terpilih sebagai Ketua Umum DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga dalam Musyawarah Nasional DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga tahun lalu.
“Semoga di bawah komando Bapak Akil, DPP Gabema Tapteng – Sibolga semakin memberikan kontribusi untuk pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga,” dia berucap.
Misran juga menyampaikan ucapan selamat kepada Masinton Pasaribu dan Mahmud Efendi Lubis yang terpilih sebagai Bupati Tapanuli Tengah dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah serta Ahmad Syukri Penarik dan Pantas Maruba Lumbantobing yang terpilih sebagai Walikota Sibolga dan Wakil Walikota Sibolga. Semoga di bawah kepimpinan Bapak-bapak, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga semakin maju, naik kelas,” ujar Misran Pasaribu, Sabtu (14/6/2025).
Misran mengaku memperoleh kehormatan karena dipercaya sebagai ketua panitia halal bi halal sekaligus pengukuhan pengurus DPP Gabema Tapteng – Sibolga. “Sebuah kegiatan besar karena kehadiran tokoh-tokoh besar asal Tapanuli Tengah dan Sibolga. Alhamdulillah, berkat kerja keras, kerja ikhlas, kompak dan semangat yang luar biasa seluruh panitia, serta dukungan Bapak Ibu, baik dalam bentuk materi dan moril, kegiatan halal bi halal bisa terlaksana. Sehingga, kita bisa bertemu, bertatap muka, dan bersilaturahmi.”
Dalam kegiatan halal bi halal, masyarakat Tapteng – Sibolga berencana untuk mangulosi dan mangupa upa Bupati Tapanuli Tengah dan Walikota Sibolga. “Mangulosi dan mangupa upa merupakan simbol doa dan cita kami kepada Bapak Bupati Tapanuli Tengah dan Bapak Walikota Sibolga agar selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kekompakan, dan semangat bekerjasama dalam membangunan daerah kita, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga,” kata Misran.
Namun, hingga penyelenggaraan acara berakhir, masyarakat Tapteng – Sibolga cuma bisa mangulosi Bupati Tapteng dan Wakil Bupati Tapteng. Sedangkan Walikota Sibolga dan Wakil Walikota Sibolga absen tanpa konfirmasi.
Secara khusus, Misran Pasaribu menyampaikan terimakasih kepada Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ida Fauziah yang memberikan bantuan fasilitasi kegiatan.
Susunan kepengurusan DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga Periode 2024-2029 dibacakan Sekretaris Panitia Ikhwan Mansyur Situmeang. Satu persatu pengurus mengambil posisi.
Badan Pengurus Harian
Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga Periode 2024-2029
Ketua Umum : Ali Akil Parlindungan Siregar
Ketua Harian : Sunardi Panjaitan
Wakil Ketua Umum : Ikhwan Mansyur Situmeang
Wakil Ketua Umum : Sahat Dohardo Manullang
Wakil Ketua Umum : Albert Indra
Wakil Ketua Umum : Iskandar Zulkarnain
Sekretaris Umum : Dani Hotron Tampubolon
Wakil Sekretaris : Eduard Berman Hutagalung
Wakil Sekretaris : Wasri Mihon Manalu
Wakil Sekretaris : Raja Amin Hasibuan
Bendahara Umum : Rusti Novi Yanni Pasaribu
Wakil Bendahara : Mangaraja Ade Pardede
Pengukuhan pengurus DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga Periode 2024-2029 dilakukan Parasian Paraman Simanungkalit selaku Dewan Pertimbangan DPP Gabema Tapteng – Sibolga Periode 2024-2029.
Sebelum mengucapkan pengukuhan, Parasian Simanungkalit menanyakan ketegasan dan kesediaan jajaran pengurus DPP Gabema Tapteng – Sibolga Periode 2024-2029. Bunyinya sebagai berikut.
Bersediakah Saudara-Saudari setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945?
Bersediakah Saudara-Saudari melaksanakan program/kegiatan organisasi dan menjunjung etika organisasi?
Bismillahirrahmanirrahim…
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, hari ini, Sabtu, 26 April 2025, atas nama Dewan Pertimbangan Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga, saya mengukuhkan Saudara-Saudari sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga Masa Bakti 2024-2029.
Semoga Allah mempermudah urusan kita
Semoga Allah memperkenankan ikhtiar kita!
Penyerahan pataka dari Parasian Simanungkalit ke Ali Akil Siregar. Penyerahan memori jabatan dilakukan dari Masriadi Pasaribu sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga Periode 2019-2024 ke Ali Akil Siregar sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga Periode 2024-2029.
Acara berikutnya pengukuhan “Barisan Muda Gabema Tapteng – Sibolga” dilakukan Ali Akil Siregar. Dua di antaranya mahasiswa asal Tapteng – Sibolga yang berkuliah di program pascasarjana magister Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Sebelum mengucapkan pengukuhan, Ali Akil Siregar menanyakan ketegasan dan kesediaan jajaran pengurus “Barisan Muda Gabema Tapteng – Sibolga”. Bunyinya sebagai berikut:
Sebagai komitmen untuk menciptakan generasi muda yang memiliki kepedulian kepada kampung halaman, Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga Masa Bakti 2024-2029 menjadikan anak muda sebagai pilar organisasi.
DPP Gabema Tapteng – Sibolga memberi ruang kepada anak muda untuk berkembang melalui sayap organisasi bernama Barisan Muda Gabema.
DPP Gabema Tapteng – Sibolga mendorong anak muda aktif dalam berbagai kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya. Dengan kompetensi tersebut, anak muda yang bapak ibunya atau kakek neneknya asal Tapanuli Tengah – Sibolga semakin meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan Tapanuli Tengah – Sibolga.
Bismillahirrahmanirrahim…
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, hari ini, Sabtu, 26 April 2025, atas nama Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga, saya selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga mengukuhkan
Saudara-Saudari sebagai anggota sayap organisasi Barisan Muda Gabema Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga Masa Bakti 2024-2029.
Semoga Allah memberkahi ikhtiar kita.
Acara berikutnya ungkapan terimakasih kepada perintis/pendiri yang berjasa kepada punguan parsahutaon Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga. Sebagai wujud apresiasi, pengurus DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga menyerahkan piagam dan plakat kepada (perwakilan keluarga) Akbar Tandjung, Feisal Tanjung, John B Situmeang, Timbo Hutagalung, Amir Hutagalung, Parasian Simanungkalit, Hasian Siregar, Taher Ferdian, Johnny Abdullah, dan Berman Sihite.
Sebagai ungkapan syukur Hari Ulang Tahun (HUT) Gabema Tapteng – Sibolga, dilakukan mangulosi dan mangupa upa Badan Pengurus Harian (BPH) Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga (DPP Gabema Tapteng – Sibolga) Periode 2024-2029. Untuk mangulosi dilakukan Prof Rusmin Tumanggor, Prof Yunan Yusuf Tanjung, Parasian Simanungkalit, dan Timbo Hutagalung. Sedangkan mangupa upa ditambah Masri Pasaribu dan Masnur Pohan. Diikuti tarian Tortor.
Ketua Umum DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga Ali Akil Parlindungan Siregar juga menyampaikan taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir batin.
Untuk itu pula, Ali Akil Siregar menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga yang memberikan kepercayaan untuk memimpin organisasi DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga. “Amanah yang harus dilaksanakan sungguh-sungguh, sehingga memberikan dampak untuk pembangunan Tapanuli Tengah – Sibolga.”
Dia memohon dukungan masyarakat, khususnya Bupati Tapanuli Tengah dan Walikota Sibolga, untuk membangun kolaborasi. “DPP Gabema Tapteng – Sibolga, Insya Allah, siap memberikan dukungan kepada program pembangunan Bapak Bupati dan Bapak Walikota.”
Ali Akil Siregar menambahkan, DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga menyatakan kesiapannya untuk membangun kerjasama dengan stakeholders di daerah seperti Yayasan Maju Tapian Nauli (MATAULI), Yayasan Museum Barus Raya, dan dengan stakeholders di pusat seperti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk mengangkat kembali tinggalan sejarah Barus sebagai destinasi wisata religi.
Ali Akil Siregar menegaskan, “Kita berikan kontribusi di bidang pendidikan dan ekonomi. Kita kerjasama dengan Pemerintah Kabupanten Tapanuli Tengah dan Pemerintah Kota Sibolga serta dengan pemerintah pusat. Untuk pemerintah pusat, kita dorong kawasan pariwisata religi di Barus dan penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta – Sibolga agar wisatawan setelah berkunjung di Danau Toba juga di Barus.”
“Mari kita bersama-sama berjuang agar Bandar Udara dr. Ferdinand Lumban Tobing kembali dibuka untuk jalur penerbangan langsung dari Jakarta ke Sibolga agar memudahkan investasi untuk Tapanuli Tengah dan Sibolga,” ucap Ali Akil Siregar.
Dia menghimbau perantau untuk menghindari perselisihan dan pertengkaran karena perbedaan marga, suku, dan agama, serta pilihan politik dalam pemilihan umum (pemilu).
Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumatera Utara Ichsanul Arifin Siregar, mewakili Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan sambutan. Dia mengenalkan diri di hadapan masyarakat asal Tapanuli Tengah – Sibolga.
Sementara itu, pagelaran seni diisi pembacaan puisi oleh Edrida Pulungan, ASN (aparatur sipil negara) Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Dia adalah penulis dan sastrawan Sumatera Utara. Puisinya berjudul “Jejak Damai di Tanah Barus” dan “Titik Nol Peradaban di Tanah Barus”.
Pagelaran seni juga diisi lantunan lagu oleh Uci Uci Voice yang terdiri atas Siti Darwani Simbolon, Nurmala Tanjung, Ulfa Panggabean, Karlina “Lina” Sitompul, Rahmawaty “Ety” Situmeang, dan Yusreini “Neny” Sabrie, diiringi organ yang dimainkan Hotman Situmorang.
Menjelang siang, undangan mengikuti acara makan dan shalat serta ramah tamah.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis tiba di lokasi acara saat undangan mengikuti acara makan.
Di atas podium, mengawali sambutan, Mahmud Efendi Lubis mengucapkan terimakasih. “Mudah-mudahan halal bi halal ini menambah silaturahmi di antara kita semua.”
Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasinya kepada DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga yang menyelenggarakan acara. “Tiga tahun lalu, saya hadir di tempat ini juga dalam acara halal bi halal. Saya waktu itu masih anggota DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia). Sekarang hadir di sini sebagai Bupati. Kami sengaja hadir. Saya, KTP (kartu tanda penduduk) masih Jakarta. Pak Mahmud secara khusus datang ke mari.
Masinton bilang, “Saya pengen hadir.’ Maka kami sempatkan waktu datang ke mari, berkumpul bersama dalam rangka silaturahmi,” ujarnya.
Masinton mengajak perantau untuk membangun kolaborasi atau kerjasama, karena perantau sebagai diaspora, istilah yang mengacu kepada kelompok orang asal negara tertentu yang tersebar di berbagai negara di seluruh dunia namun tetap mempertahankan hubungannya dengan Tanah Air.
“Bukan sekadar seremoni, kami mengajak Bapak Ibu diaspora Tapanuli Tengah – Sibolga untuk kolaborasi atau kerjasama. Agar kita memberikan perhatian dan kepedulian kepada daerah, bona pasogit, kita.”
Bagaimana bentuk kolaborasi? ”Kita ubah cara kita membangun kerjasama. Dulu, orang di daerah yang menganggap Bapak Ibu sebagai orang sukses disodori proposal bantuan. Kini, kita balik, kami yang ajak kolaborasi,” jelas Masinton.
Dia menambahkan, “Kami petakan potensi di Tapanuli Tengah. Kami sampaikan potensi itu kepada Bapak Ibu. Silakan support program apa yang bisa. Kami sampaikan semua, baik perencanaan, kesinambungan, maupun kemanfaatan. Kemanfaatan untuk masyarakat Tapanuli Tengah.”
Masinton mengungkapkan kebanggaannya sebagai orang Tapanuli Tengah. “Kita bangga sebagai orang Tapanuli Tengah. Dasarnya ialah sejak dahulu kala, jauh sebelum republik ini lahir, kakek nenek moyang kita, ompung-ompung kita, angku-uci kita, sudah membangun interaksi dengan dunia luar. Letak geografis Tapanuli Tengah yang strategis di pantai barat Sumatera, di depannya Samudera Hindia, disinggahi saudagar-saudagar berbagai benua.”
“Arkeolog menemukan peninggalan masa lalu di situs Bongal, situs Lobu Tua, dan situs lain-lain yang menjelaskan interaksi Tapanuli Tengah dengan dunia luar. Bahkan di masa awal abad masehi. Konon, kapur barus diperdagangkan di Mesir untuk mengawetkan mummi. Rempah-rempah Tapanuli Tengah menjadi daya tarik saudagar-saudagar di berbagai belahan benua.”
Selanjutnya, Masinton menyinggung peristiwa Presiden Joko Widodo yang menetapkan Barus sebagai Titik Nol Peradaban Islam di Nusantara tahun 2017. Letak geografis yang stategis menyebabkan Tapanuli Tengah tidak hanya sebagai jalur perdagangan rempah-rempah Nusantara tetapi juga pintu gerbang masuknya peradaban dunia luar. “Sejarah Tapanuli Tengah kembali kita angkat dan potensinya kita eksplor.”
“Kami berharap kita kembali mengeksplor potensi Tapanuli Tengah melalui kolaborasi masyarakat di rantau dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Kami harapkan kolaborasi kita bangun ke depan,” ujarnya.
Untuk itu ia mengajak perantau untuk mengembangkan potensi perikanan, kelautan, dan pertanian agar Tapanuli Tengah tidak lagi daerah tertinggal yang terlupakan. ”Kita benahi Tapanuli Tengah. Agar daerah kita tidak tertinggal. Kami tidak mau tergesa-gesa, terburu-buru. Kami petakan persoalan dasarnya, kami ambil langkah, kami buat rencanakan program yang bersinambung dan bermanfaat. Daerah maju jika mengikuti perkembangan zaman.”
Masinton mengaku miris menemukan fakta ketertinggalan Tapanuli Tengah. ”Kami miris. Indikator kemajuan satu di antaranya ialah digitalisasi. Absensi ASN saja masih manual. Kami malu. Dengan daerah di Indonesia timur saja, daerah kita ironis. Padahal, dulu, daerah kita pusat pemerintahan kolonial dan pusat pemerintahan di awal Indonesia merdeka. Tapi, kini, absensi ASN saja masih manual.”
Dia menyontohkan infrastruktur pendidikan seperti sekolah. ”Belum lagi infrastruktur pendidikan sarana prasarana sekolah yang jauh dari bagus. Jangankan bagus, layak saja nggak. Kami menghadapi situasi seperti ini. Kondisi sekolah kita banyak rusak.”
Kemudian, infrastruktur kesehatan, sarana prasarana rumah sakit dan puskemas masih terbatas. Dia berjanji mengembalikan keindahan Tapanuli Tengah. “Long beach 200 km yang pasirnya putih, tidak kita nikmati keindahannya. Kami ingin pantai yang indah itu kita nikmati keindahannya.”
Di akhir sambutan, Masinton menegaskan ajakannya untuk membangun kolaborasi. Dimana syukuran hari ulang tahun (HUT) DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga kembali dilakukan setelah ketibaan Bupati dan Wakil Bupati. Mangulosi dilakukan kepada mereka.
Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga mengundang jajaran Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Dewan Perwakilan dalam kepengurusan DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga.
Juga pengurus perkumpulan puak-puak, yakni Yayasan Pembangunan Masyarakat Sorkam (YAPEMAS), Persaudaraan Perantau Sibolga (Perpesi), PMSS (Pengajian Masyarakat Sibolga dan Sekitarnya) JABATAR (Jakarta Barat, Banten, dan Tangerang Raya), Pengajian Masyarakat Tapiannauli Sekitarnya (PMTS), Pengajian Masyarakat Sibolga Nauli, STTB (Sibolga – Tapanuli Tengah Bersatu), IKPIS (Ikatan Keluarga Poncan Indah Sibolga), Paguyuban Masyarakat Tapanuli Tengah (PMTT), dan Kerukunan Keluarga Besar Sutan Syahi Alam Pohan Raja Barus (PKKB SSAP RB), dan Yayasan Barus Raya Bertuah (YBRB). Selain itu, Ketua Yayasan Maju Tapian Nauli (MATAULI) Fitri Krisnawati Tandjung.
Kemudian, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Pemerintah Kota Sibolga beserta pimpinan DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.
Sebagai bukti keberpihakan kepada usaha mikro kecil, Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga menyelenggarakan kegiatan jual beli makanan dan minuman khas daerah. Tercatat 13 pelaku usaha berpartisipasi di area bazar.
Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga menghimpun dana sejak tanggal 13 Maret 2025 hingga 25 April 2025. Juga melalui kotak donasi selama penyelenggaraan acara, bazar, dan tips tor tor. Terhimpun saldo (balance) surplus.
Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga menerima rangkaian bunga di papan, biasa disebut papan bunga, sebagai ucapan selamat dan dukungan rasa suka cita. Pengirimnya ialah Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Chairul Tanjung [Founder PT CT Corpora (CT Corp), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Masa Jabatan 2014], Akbar Tandjung [Ketua Pembina Yayasan Maju Tapian Nauli (MATAULI), mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), mantan Ketua Umum Partai Golkar, mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)], Fitri Tandjung (Ketua Umum Yayasan MATAULI).
Surya Paloh (Ketua Umum Partai Nasional Demokrat/NasDem), Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta Masa Jabatan 2017–2022), Martin Manurung (Ketua DPP Partai NasDem, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem), dan Arif Rahmansyah Marbun [Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup, Ketua Umum Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), dan Staf Khusus Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin].
Panitia Halal Bi Halal 1446 H/2025 M DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga mengucapkan terimakasih atas partisipasi dusanak sadonyo yang meluangkan waktu dan meringankan langkah. Wabil khusus, terimakasih tak terhingga kepada dermawan yang pemurah hati dan berhati mulia. “Semoga bantuan dusanak sadonyo diridhai Allah dan Allah memberikan ganjaran pahala dan berkah.”





