PONTJO SUTOWO : MERAWAT KEBHINEKAAN TANGGUNG JAWAB MORAL SELURUH ANAK BANGSA

oleh
oleh

Ir. Indra Bbambang Utoyo sebagai moderator diskusi kebangsaan FKPPI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (12/9) (net)

 

JAKARTA, REPORTERID — Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) gelar diskusi kebangsaan bertajuk ‘Bersatu dalam Kebhinekaan, Menguatkan Ketahanan Nasional Untuk Membangun Negeri’ di Kudus Hall, Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (12/9).

Diskusi tersebut untuk memperingati HUT ke-47 dengan narasumber Pontjo Sutowo selaku Ketua Umum KB FKPPI, Mayjen TNI (Purn) I Dewa Putu Rai, Laksda TNI (Purn) Robbert Manginaan, dan pakar kebbijakan publik dan ketahanan nasional, Dr. Andi Widjajanto. Moderatornya, Waketum FKPPI, Ir. Indra Bbambang Utoyo.

Peringatan HUT FKPPI kali ini diikuti oleh seluruh pengurus serta anggota FKPPI se-Indonesia, baik secara offline maupun daring online. Rangkaian acaranya cukup padat, dimulai dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dilanjutkan acara syukuran yang dihadiri jajaran pimpinan DPP FKPPI, pembina dari TNI-Polri, dan anggota FKPPI.

Diskusi kebangsaan ini menjadi forum strategis untuk merawat nilai-nilai kebhinekaan, memperkuat ketahanan nasional, serta membangun komitmen generasi penerus dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ketua Umum KB FKPPI, Pontjo Sutowo dalam sambutannya menegaskan, peringatan HUT ke-47 FKPPI ini sebagai momentum untuk memperkokoh soliditas organisasi, merawat semangat kebangsaan, serta mengajak seluruh anggota untuk   terus berperan aktif dalam pembangunan negeri. Menurut dia, merawat kebhinekaan dan ketahanan nasional merupakan tanggung jawab moral seluruh anak bangsa.

“FKPPI lahir dari rahim para pejuang bangsa. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab moral kita semua untuk merawat kebhinekaan, memperkuat ketahanan nasional, dan memastikan Indonesia terus melangkah maju dalam bingkai persatuan,” tegas Pontjo Sutowo.

Ketua Steering Committee, Mohammad Shalahuddin menambahkan, HUT FKPPI kali ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sarat dengan substansi. Dijelaskan, melalui diskusi ini, FKPPI ingin memberikan ruang gagasan bagi generasi penerus untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa. ‘’FKPPI harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai penjaga nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana HUT ke-47 FKPPI, Anton Sukartono Suratto yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Peringatan HUT FKPPI tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali tekad kita dalam menjaga persatuan bangsa. Kami ingin FKPPI hadir sebagai mitra strategis bangsa dalam menghadapi dinamika global, serta menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan nasional,”tgeasnya.

Melalui peringatan HUT kali ini, FKPPI berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, serta persatuan dan kesatuan bangsa. (HPS)