Komisi VIII DPR: Asrama Haji Grand El Hajj Ditargetkan Selesai Akhir Tahun 2025

oleh

TANGERANG,REPORTER.ID  – Pembangunan Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh, Tangerang, Banten, kini memasuki tahap akhir konstruksi dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025 sebelum penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Harapan untuk menghadirkan embarkasi haji mandiri bagi masyarakat Banten semakin dekat, setelah lebih dari dua dekade Provinsi tersebut bergantung pada fasilitas embarkasi di luar wilayahnya.

Dalam kunjungan spesifik Komisi VIII DPR ke Asrama Haji Grand El Hajj pada Rabu, (19/11/2025), Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ansory Siregar menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada celah pembangunan yang belum rampung bahkan jalan yang masih berlumpur maupun sisa lumpur akibat proses pembangunan ketika jemaah diberangkatkan tahun 2026.

“Tidak ada lagi kelihatan lumpur-lumpur di Embarkasi ini sudah bersih semuanya sudah diaspal semuanya, sehingga tidak mengganggu pelayanan buat Haji kita. Saya doakan mudah-mudahan jemaah haji Banten dapat dilayani dengan baik,” ucapnya.

Sejak Banten menjadi provinsi tahun 2000, jemaah hajinya masih bergantung pada Embarkasi Pondok Gede, Jakarta timur. Pembangunan asrama haji mandiri baru dimulai pada 2022. Kini, lebih dari 20 tahun penantian, proyek tersebut telah mencapai sekitar 70–85 persen progres pembangunan, dan ditargetkan rampung akhir 2025 untuk digunakan dalam musim haji 2026.

Lokasi asrama berada strategis di Cipondoh, tak jauh dari Bandara Soekarno–Hatta, yang menjadikannya ideal sebagai pusat keberangkatan dan kepulangan jemaah. Proyek ini dirancang berstandar hotel bintang tiga, mencakup lebih dari 600 tempat tidur, aula hingga 800 orang, fasilitas manasik, dapur, laundry, dan sistem akses yang terkoneksi langsung dengan transportasi udara.

Dengan total anggaran pembangunan asrama mencapai Rp157,3 miliar dari SBSN, ditambah dukungan hibah daerah untuk pembenahan infrastruktur jalan dan masjid, Ansory menekankan agar waktu yang tersisa dimanfaatkan maksimal agar seluruh fasilitas berfungsi tanpa hambatan.

“Dan kita akan awasi terus Ini kesiapan daripada Embarkasi ini masih sekitar 85 persen. Mudah-mudahan masih ada 3-4 bulan lagi Kita usahakan nanti Sebelum tanggal 21 April Tahun 2026 Dimana pada tanggal tersebut jemaah haji pemberangkatan pertama,” jelas politisi yang membidangi sektor agama dan sosial tersebut.

Menurutnya kunjungan kerja kali ini, merupakan sebuah momentum krusial jelang finalisasi pembangunan asrama haji pertama di Banten yang diberi nama Hotel Haji Grand El Hajj, untuk memastikan bahwa embarkasi haji di Banten tidak hanya sekadar selesai pembangunan, tetapi benar-benar layak digunakan secara optimal. Dengan fasilitas modern dan pengawasan berkelanjutan dari Komisi VIII, Asrama Haji Grand El Hajj diharapkan menjadi model embarkasi profesional dan mandiri bagi Provinsi lain.

“Oleh karena itu kita melihat kesiapannya sarana dan prasarananya, kemudian penginapannya atau hotelnya, kita awasi semuanya. Begitu juga aulanya kemudian juga penginapan-penginapannya semuanya hotel ya kemudian juga sarana ibadahnya dimana mereka sholat kemudian juga kita sudah meninjau kamar hotelnya dimana akan diisi 4 orang per kamar dan sudah kita lihat Alhamdulillah bagus,” pungkasnya.