JAKARTA,REPORTER.ID – Pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Untuk
itu, tantangan pembangunan SDM (sumber daya manusia) di Papua yang masih membutuhkan perhatian serius, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan keterampilan kerja.
Ia menekankan bahwa penguatan karakter kebangsaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas individu agar masyarakat mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai tanpa SDM yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki rasa kebangsaan yang kuat. Empat Pilar ini adalah pegangan moral dan ideologis agar pembangunan berjalan adil dan merata, termasuk di Teluk Bintuni,” tegas Alfons Manibui, di hadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama masyarakat di Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, pada Senin, 15 Desember 2025 lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas SDM masyarakat Papua Barat, khususnya di wilayah Bintuni Barat.
Dalam sosialisasi tersebut, Alfons Manibui menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—bukan sekadar konsep normatif, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Alfons mengajak masyarakat Bintuni Barat untuk aktif menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman. Menurut Alfons, nilai Bhinneka Tunggal Ika harus terus dirawat sebagai kekuatan bangsa, terlebih di Papua yang kaya akan suku, budaya, dan adat istiadat.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab.
Warga pun menyampaikan berbagai aspirasi; mulai dari kebutuhan peningkatan fasilitas pendidikan hingga harapan adanya pelatihan keterampilan bagi generasi muda. Maka, Alfons berkomitmen untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat sebagai bagian dari tugas representasi rakyat.
Menutup kegiatan.sosialisasi, Alfons Manibui kembali menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
“Saya berharap sosialisasi Empat Pilar MPR ini dapat menjadi pemantik kesadaran kolektif untuk bersama-sama membangun Teluk Bintuni dan Papua Barat sebagai bagian integral dari perjalanan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.





