Cek Kesiapan Sidang Tahunan, Puan Tegaskan Anggota DPR Akan Lebih Khidmat

oleh -18 Dilihat

JAKARTA,REPORTER.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengecek kesiapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026. Anggota DPR akan lebih khidmat mengikuti Sidang Tahunan yang akan digelar pada Junat (14/8/2026) mendatang.

Sidang Tahunan merupakan agenda setiap tahun yang digelar parlemen dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI. Terdapat rangkaian acara di parlemen yakni Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI.

“Sidang tahunan pada tahun ini Insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus hari Jumat pada pukul 08.30 sampai dengan pukul 11.00 WIB,” tegas Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026) petang seusai mengecek kesiapan Sidang Tahunan bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. Sidang Tahunan akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan banyak tokoh Negara itu akan digelar di Gedung Nusantara atau Gedung Kura-Kura di Kompleks Parlemen.

Rangkaian Sidang Tahunan biasanya digelar sehari sebelum peringatan HUT RI, yakni pada tanggal 16 Agustus. Namun karena tahun ini tanggal 16 Agustus jatuh di hari minggu atau hari libur, kata Puan, maka Sidang Tahunan dimajukan menjadi tanggal 14 Agustus. “Jadi bukan dipindahkan, memang sesuai dengan aturan dilaksanakan pada hari kerja,” jelas Puan.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81 dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD ini.

Setelah Sidang Tahunan, agenda DPR akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang diselenggarakan pada pukul 14.30 WIB. Puan akan memimpin jalannya sidang.

Di rapat paripurna tersebut, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato kenegaraan terkait nota keuangan serta Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027. Puan juga akan memberikan pidato pembukaan masa sidang DPR.

“Tentu saja kita berharap pada penyampaian RAPBN tahun anggaran 2027, kita akan mendengar bagaimana Pemerintah menyampaikan program-program prioritasnya yang tentu saja nanti akan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara,” jelas Puan.

Saat memantau kesiapan pelaksanaan Sidang Tahunan, Puan tampak mengecek berbagai perlengkapan yang akan digunakan dalam acara, termasuk perangkat tata suara serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

“Insyaallah sudah siap 80%. Besok persiapan terakhir dan hari Jumat insyaallah semuanya sudah siap untuk bisa melaksanakan hal-hal yang memang sudah kami siapkan dari jauh-jauh hari bersama dengan rekan DPR dan DPD, dan insyaallah semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar,” papar mantan Menko PMK itu.

Menurut Puan, Sidang Tahunan di parlemen akan dihadiri oleh 1.200 undangan termasuk mantan presiden dan wakil presiden, serta jajaran Kabinet Pemerintahan, serta tamu kenegaraan seperti duta besar dari negara-negara sahabat.

Untuk tahun ini, Puan mengungkapkan ada tamu undangan khusus Presiden Prabowo. Mereka adalah perwakilan dari masyarakat penerima manfaat program-program Pemerintah.

“Presiden mempunyai 8 tamu undangan yang beliau ingin undang yaitu ada pelajar-pelajar, penerima manfaat dari Bapak Presiden, dan lain-lain. Delapan orang ini akan ikut hadir di acara tanggal 14 Agustus nanti,” ungkap Puan.

Puan mengatakan Sidang Tahunan akan digelar sama seperti tahun-tahun lalu. “Dekorasi dan lain-lain itu sebenarnya semuanya normatif saja, tidak ada yang berlebihan, semuanya sesuai saja, dan seperti tahun-tahun sebelumnya dalam rangka menyambut hari kemerdekaan kita menyambut harusnya kan dengan hati gembira, dengan suka cita bahwa 81 tahun selama Indonesia merdeka,” jelasnya.

Adapun pihak Sekretariat Jenderal DPD RI sebagai tuan rumah Sidang Bersama tahun ini mengungkap telah mengevaluasi masalah lagu dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD. Hal ini menyusul aksi joget sejumlah anggota dewan pada Sidang Tahunan dan Sidang Bersama tahun lalu yang menjadi polemik.

Terkait hal ini, Puan menegaskan aksi anggota dewan berjoget pada Sidang Tahunan dan Sidang Bersama tahun lalu terjadi secara spontan. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kegembiraan menyambut kemerdekaan. “Waktu itu kan sebenarnya itu secara spontan itu kita karena memang merasa gembira,” ungkapnya.

Puan menyatakan, para anggota dewan mengikuti acara dengan khidmat, termasuk saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan. Namun saat penutup, agenda dilanjutkan dengan acara hiburan yang menyuguhkan lagu-lagu sehingga anggota dewan spontan berjoget.

“Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan. Jadi tidak ada hal yang kemudian membuat kami sepertinya tidak menghargai, tidak menghormati dalam acara yang harusnya dilakukan secara khidmat atau resmi, karena memang acara resminya sudah selesai,” kata Puan.

Puan menyebut DPR telah melakukan berbagai evaluasi. Ia pun memastikan anggota dewan akan mengikuti rangkaian Sidang Tahunan dengan lebih khidmat di tahun ini. “Insyaallah nanti pada hari H kami semua akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut,” tambahnya.

“Ya tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri bahwa ini adalah hari kemerdekaan, ya tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia Alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun,” jelas Puan.

Puan berharap Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026, serta Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang DPR tahun 2026-2027 akan berlangsung dengan lancar dan tertib. “Semuanya ya gembira dan bersuka cita, tidak ada hal yang tidak kita harapkan terjadi nanti. Dalam menyambut hari kemerdekaan harusnya kan kita bisa menyambutnya dengan gembira ya,” pungkasnya.