Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin: Kolaborasi TNI dan Pemda Harus Sentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat

oleh -12 Dilihat

JAKARTA,REPORTER.ID  – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin mendorong penguatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, DPR, DPD, dan masyarakat untuk menghadirkan program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga di daerah.

Demikian disampaikan Sultan B. Najamudin usai bertemu Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi. Pertemuan membahas rencana kegiatan bakti sosial yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sultan menilai program seperti pembangunan jalan, penyediaan sumur bor dan air bersih, rehabilitasi sekolah, serta berbagai program sosial lainnya sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan anggaran.

“Programnya itu langsung menyentuh masyarakat. Ada membangun jalan, sumur bor, sumur bersih, kemudian rehab sekolah dan lain-lain. Ini program yang sebenarnya ditunggu-tunggu oleh masyarakat daerah,” tegas Sultan, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan di daerah bukan hal baru. Sejak dahulu, TNI telah memiliki berbagai program kemanunggalan dengan masyarakat, seperti ABRI Masuk Desa hingga TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Sultan melihat terdapat pendekatan berbeda dalam rencana kegiatan yang kini didorong melalui TNI Angkatan Darat, khususnya Kopassus, dengan mengonsolidasikan berbagai pihak untuk bekerja bersama di lapangan.

“Kalau ini saya lihat ada sesuatu yang berbeda. Melalui Angkatan Darat dan khususnya Kopassus yang menjadi leading sector, mengoordinasikan dan mengonsolidasikan sehingga akhirnya berkolaborasi semua,” ujarnya.

Menurut Sultan, kolaborasi tersebut melibatkan prajurit TNI, masyarakat daerah, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai pola tersebut dapat menjadi model baru dalam memperkuat pembangunan daerah
melalui kolaborasi lintas lembaga. “Ini menurut saya sesuatu yang bagus dan bisa menjadi semacam piloting atau model baru bagaimana memanfaatkan kolaborasi TNI, antarlembaga, dan masyarakat,” kata Sultan.

Sultan berharap kegiatan tersebut dapat membantu pemerintah, khususnya mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi persoalan infrastruktur di berbagai daerah.

Tidak semua daerah memiliki kondisi infrastruktur yang baik maupun kemampuan fiskal yang memadai. Bahkan, sebagian daerah tidak memiliki surplus APBD untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan. “Apalagi sekarang kita tahu memang tidak semua daerah punya infrastruktur yang baik. Tidak semua daerah juga punya surplus APBD. Sehingga kehadiran teman-teman ini menjadi sangat penting,” pungkasnya.