JAKARTA,REPORTER.ID — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto, menyambut baik komitmen Presiden Prabowo Subianto terkait rencana penurunan potongan tarif aplikator ojek online (ojol) menjadi di bawah 10 persen.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026).
“Perjuangan kami di Komisi V DPR bersama ojol akhirnya didengar Presiden. Kementerian Perhubungan harus segera menindaklanjuti arahan Presiden tersebut dengan merevisi Peraturan Menteri,” tegas Sofwan, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, momentum May Day 2026 menjadi titik penting dalam perjuangan para pengemudi ojek online yang selama ini menuntut penyesuaian besaran potongan tarif oleh pihak aplikator.
Sofwan menegaskan, sebagai anggota Komisi V DPR RI, dirinya akan aktif mengawasi implementasi kebijakan tersebut, baik oleh Kementerian Perhubungan maupun perusahaan aplikator. “Saya akan proaktif memonitor apakah arahan Presiden ini benar-benar ditindaklanjuti. Indikatornya sederhana, dimulai dari revisi Peraturan Menteri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa isu potongan tarif ojol sebelumnya telah menjadi perhatian serius di parlemen. Sejumlah anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDI Perjuangan secara konsisten mendorong pemerintah untuk menertibkan kebijakan aplikator, khususnya terkait besaran potongan yang dinilai memberatkan pengemudi.
Beberapa legislator yang vokal dalam isu ini antara lain Adian Napitupulu, Edy Purwanto, dan Sofwan Dedy sendiri. Untuk itu, DPR berharap, komitmen Presiden tersebut dapat segera diwujudkan dalam kebijakan konkret guna memberikan keadilan bagi para pengemudi ojek online di seluruh Indonesia.





