Pemberantasan Begal di Lampung Dapat Dukungan Penuh dari Komisi III DPR RI

oleh
oleh
Aboe Bakar Al-Habsyi, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REPORTER.ID — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Polda Lampung dalam memberantas aksi begal dan kejahatan jalanan yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. Menurutnya, keamanan dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama aparat penegak hukum.

Dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026), legislator yang akrab disapa Habib Aboe Bakar itu, menilai langkah yang dilakukan Kapolda Lampung Helfi Assegaf merupakan bentuk komitmen kepolisian menjaga stabilitas keamanan di wilayah Lampung.

“Saya mendukung langkah tegas Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dalam memberantas begal dan pelaku kejahatan jalanan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar Habib Aboe Bakar.

Meski demikian, ia menegaskan setiap tindakan aparat tetap harus mengacu pada prosedur hukum yang berlaku. Menurut dia, tindakan tegas terukur dapat dilakukan apabila pelaku kejahatan membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

“Kalau pelaku membawa senjata api atau senjata tajam dan membahayakan petugas maupun masyarakat, tentu aparat memiliki kewenangan melakukan tindakan tegas terukur sesuai aturan hukum,” katanya.

Habib Aboe Bakar juga menyampaikan duka cita atas gugurnya Bripka Arya Supena saat menjalankan tugas memberantas kejahatan jalanan di Lampung. Ia menilai pengorbanan aparat kepolisian menunjukkan besarnya tanggung jawab dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Kita turut berduka atas gugurnya Bripka Arya Supena. Beliau adalah putra terbaik bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat,” ucap mantan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu lagi.

Selain penindakan terhadap pelaku begal, Habib Aboe Bakar menekankan pentingnya pemberantasan narkoba secara menyeluruh. Ia menilai peredaran narkotika memiliki keterkaitan erat dengan meningkatnya angka kriminalitas dan kejahatan jalanan.

“Saya melihat ada kaitan serius antara narkoba dan meningkatnya kejahatan jalanan. Karena itu, pemberantasan narkoba harus menjadi prioritas bersamaan dengan penindakan terhadap begal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta jajaran kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kriminalitas. Menurut dia, sinergi antara aparat dan masyarakat juga perlu diperkuat agar rasa aman dapat tercipta secara berkelanjutan.

“Masyarakat harus merasa negara hadir melindungi mereka. Jangan sampai warga hidup dalam ketakutan akibat aksi begal dan curanmor,” kata anggota legislatif Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Dapil Kalimantan Selatan I tersebut. ***