HOT ISU PAGI INI, KHAWATIR MELARIKAN DIRI, PENYIDIK KEJAGUNG TANGKAP KOMUT PT SRITEK DAN LANGSUNG DIJEBLOSKAN KE RUTAN SALEMBA

oleh
oleh

Komisaris Utama PT Sritex Tbk, Iwan Setiawan Lukminto (net)

 

Isu menarik pagi ini, Tim Penyidik Kejagung tangkap Komisaris Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto di kediamannya, Solo, Jateng, Rabu (21/5) malam, selanjutnya ditahan di Rutan Salemba, Jakarta. Iwan diduga menyalahgunakan kredit yang diberikan bank untuk membayar utang dan membeli tanah. Selain menahan Iwan, Kejagung juga menahan eks Dirut Bank DKI Jakarta Zainuddin Mapa, dan eks pimpinan Divisi Korporasi dan Komersial Bank Pembangunan Daerah Bantan dan Jawa Barat (BJB) Dicky Syahbandinata.

Isu yang tak kalah menarik, pengamat politik Rocky Gerung mendesak Presiden Prabowo Subianto mereshuffle beberapa Menteri Kabinet Merah Putih, digantikan orang-orang yang kredibel yang sudah antri di luar. Iluni FKUI menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto mengganti Menkes Budi Gunadi Sadikin karena sudah kelewatan dalam sejumlah hal yang berkaitan dengan kesehatan.

Sementara itu Presiden Prabowo Subianto Prabowo saat membuka Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition (Convex) ke-49 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, mengancam akan meminggirkan pejabat-pejabat yang lamban, malas, dan memiliki pemikiran yang tidak konstruktif. Berikut isu selengkapnya.

 

1. Khawatir melarikan diri ke luar negeri, Tim Penyidik Kejagung tangkap Komisaris Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto di kediamannya, Solo, Jateng, Rabu (21/5) malam dan langsung ditahan di Rutan Salemba. Kabar penangkapan eks Dirut PT Sritek Tbk itu dibenarkan Jampidsus Kejagung, Febri Adriansyah. “Betul, Iwan ditangkap di Solo, Jawa Tengah, tadi malam. Ya, ditangkap di Solo,” kata  Febri saat dikonfirmasi.

Sebelum dilakukan penangkapan, pada siang harinya, Rabu (21/5), Kejagung tetapkan Komisaris Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto sebagai tersangka kasus korupsi pemberian fasilitas kredit perbankan. Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar menyebut Iwan ditetapkan sebagai tersangka usai ditemukan alat bukti yang cukup. “Menetapkan tiga orang tersebut sebagai tersangka karena telah ditemukan bukti yang cukup terhadap aksi korupsi pemberian kredit kepada PT Sritex,” ujarnya dalam konferensi pers, kemarin.

Qohar menjelaskan dalam kasus ini, PT Sritex menerima fasilitas kredit dari empat bank pelat merah, yakni Bank DKI, Bank Jawa Barat, Bank Jateng, dan bank sindikasi yang terdiri dari BRI, BNI dan LPEI. Total kredit yang diterimanya hampir Rp3,6 triliun. Qohar jelaskan, Iwan diduga menggunakan dana pinjaman tersebut tidak sesuai peruntukannya.

 

2. Jampidsus menahan tiga tersangka kasus korupsi pemberian kredit kepada PT Sritex Tbk pada Rabu (21/5) malam. Ketiga tersangka itu adalah Komisaris Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto, eks Direktur Utama Bank PT DKI Jakarta Zainuddin Mapa, dan eks pimpinan Divisi Korporasi dan Komersial PT Bank Pembangunan Daerah Bantan dan Jawa Barat (BJB) Dicky Syahbandinata.

“Yang bersangkutan ditahan di Rutan Salemba Kejaksaan Agung selama 20 hari ke depan,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung saat konferensi pers di kantor Jampidsus Kejagung, Jakarta, Rabu (21/5). Dalam perkara ini, Kejagung menduga negara mengalami kerugian sebesar Rp 692 miliar karena Sritex tidak mampu membayar kredit dari Bank DKI dan Bank BJB.

Di sisi lain, proses pemberian kredit itu pun bermasalah karena terindikasi tidak melalui prosedur yang sesuai dan melawan hukum. “(Dicky dan Zainudin) telah memberikan kredit secara melawan hukum karena tidak melakukan analisis yang memadai dan mentaati prosedur serta persyaratan yang telah ditetapkan,” kata Qohar.

Salah satunya, PT Sritex tidak memenuhi syarat kredit modal kerja karena hasil penilaian menunjukkan Sritex mendapatkan predikat BB- atau memiliki risiko gagal bayar lebih tinggi. “Seharusnya pemberian kredit tanpa jaminan hanya dapat diberikan kepada perusahaan atau debitur yang memiliki peringkat A,” kata Qohar.

Sementara itu, Iwan selaku Dirut Sritex tidak menggunakan dana kredit dari BJB dan Bank DKI sebagaimana tujuan pemberian kredit yaitu untuk modal kerja. “Tetapi disalahgunakan untuk membayar utang dan membali aset nonproduktif sehingga tidak sesuai dengan peruntukkan sebenarrnya,” kata Qohar. Dijelaskan, total kredit macet PT Sritex nilainya mencapai Rp 3,58 triliun, jauh lebih besar dari angka kerugian keuangan negara yang sudah diidentifikasi Kejagung.

 

3. Kejagung telah menggeledah tiga kediaman tersangka kasus dugaan korupsi pemberian kredit kepada PT Sritex. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar mengatakan kediaman para tersangka itu berlokasi di Jakarta Utara, Solo (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat), hingga Makassar (Sulawesi Selatan). “Terhadap tiga tersangka mulai malam ini dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan,” kata Qohar di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (21/5) malam.

Dari penggeledahan, penyidik menyita 15 barang bukti, mulai dari laptop, tablet, hingga dokumen-dokumen yang diduga terkait kasus ini. Qohar memastikan, proses penyidikan akan terus dijalankan guna mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain. “Setiap perkembangan pasti akan saya sampaikan sebagai bentuk transparansi terhadap benang perkara ini terhadap publik,” kata dia.

Dalam perkara ini, Kejagung menetapkan tiga tersangka yaitu eks Direktur Utama Sritex periode 2005-2022, Iwan Setiawan Lukminto (ISL), Pimpinan Divisi Korporasi dan Komersial Bank BJB berinisial DS, dan mantan Direktur Utama Bank DKI tahun 2020 berinisial ZM.

4. Kejagung masih mendalami ada tidaknya persetujuan dari pihak pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terhadap pemberian kredit kepada PT Sritek yang akhirnya pailit pada 2024 lalu. Sejauh ini, pemberian kredit diketahui diberikan pihak direksi bank daerah dan bank pemerintah yang bekerja sama dengan Sritex. “Tentu kita sudah pelajari semua prosedur yang ada. Ini (pemberian kredit) sudah ada persetujuan dari direksi,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar di lobi Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (21/5).

Qohar mengatakan, penyidik juga masih mendalami alasan pemberian kredit dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) dan Himpunan Bank Negara (Himbara) yang terdiri dari Bank BNI, Bank BRI, dan LPEI. Kedua bank ini disebutkan memberikan kredit dengan jumlah fantastis kepada Sritex.

Bank Jateng memberikan kredit sebesar Rp 395.663.215.800. Bank sindikasi yang terdiri dari sejumlah bank Himbara memberikan kredit sebesar Rp 2,5 triliun. Keduanya saat ini masih berstatus sebagai saksi. Berbeda dengan dua bank daerah lainnya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka karena telah ditemukan perbuatan melawan hukum. “Siapapun yang terlibat dalam hal ini, Kejagung tanpa pandang bulu, apabila alat bukti cukup, akan kita mintai pertanggungjawaban hukum,” tegas Qohar.

5. Kejaksaan Agung mengatakan kondisi keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) telah menunjukkan tanda-tanda kurang sehat sejak tahun 2020-2021, tetapi bank masih memberi kredit ke Sritex. “Dalam laporan keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk disebutkan adanya kerugian yang totalnya mencapai 1,08 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 15,65 triliun pada tahun 2021,” kata Qohar.

Kerugian Sritex di tahun 2021 ini menjadi anomali bagi penyidik karena di tahun 2020, Sritex masih mencatat keuntungan sebesar Rp 1,24 triliun. “Jadi, ini ada keganjilan dalam satu tahun mengalami keuntungan yang sangat signifikan, kemudian tahun berikutnya juga mengalami kerugian yang sangat signifikan,” lanjut Qohar.

6. Komut PT Sritek TBK, Iwan Setiawan Lukminto diduga menyalahgunakan kredit yang diberikan bank untuk membayar utang dan membeli tanah. “(Kredit) itu (untuk bayar) utang PT. Sritex kepada pihak ketiga. Untuk aset yang tidak produktif, antara lain dibelikan tanah,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar dalam konferensi pers di lobi Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (21/5).

Qohar menyebutkan, Iwan menggunakan kredit ini untuk membeli tanah di sejumlah tempat, seperti di Yogyakarta dan Solo. Penyidik belum menyebutkan secara pasti berapa total kredit yang digunakan untuk membayar utang dan membeli tanah. Namun, dalam kasus ini, telah ditetapkan kerugian keuangan negara senilai Rp 692.980.592.188. Dana ini didapat dari dua bank daerah, yaitu Bank Pembangunan Daerah Banten dan Jawa Barat (Bank BJB), yang memberikan kredit sebesar Rp 543.980.507.170. Sementara Bank DKI Jakarta memberikan kredit sebesar Rp 149.007.085.018,57.

Ada dua bank negara lain yang juga memberikan pinjaman kepada Sritex dan pembayarannya kini macet. Dua bank tersebut adalah Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) yang memberikan kredit sebesar Rp 395.663.215.800, dan Himpunan Bank Negara (Himbara) dengan jumlah seluruhnya mencapai Rp 2,5 triliun.

 

7. Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menjelaskan penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap Iwan Setiawan Lukminto dalam kasus korupsi pemberian fasilitas kredit dari perbankan. Akan tetapi, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan penyidik. Harli terang-terangan mengaku khawatir Iwan akan melarikan diri. Ada indikasi mangkir lalu melarikan diri, karena dari hasil pelacakan tempatnya berpindah-pindah.

“Terhadap yang bersangkutan, bahwa penyidik sudah melakukan pemanggilan. Tetapi, dalam beberapa waktu ini penyidik juga sudah melakukan deteksi, monitoring terhadap keberadaan yang bersangkutan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (21/5). “Sehingga pengamanan ini dilakukan untuk menghindari, ada kekhawatiran yang bersangkutan mangkir atau tidak datang dengan alasan yang tidak jelas atau bisa melarikan diri,” imbuhnya.

Disebutkan, atas kekhawatiran itu, penyidik lalu melacak keberadaan Iwan dari beberapa nomor ponselnya. Hingga akhirnya, Iwan terdeteksi berada di kawasan Solo, Jawa Tengah. “Kemarin malam ternyata terdekteksi yang bersangkutan ada di Jalan Enggano, Solo. Sehingga penyidik mengamankan dan membawa yang bersangkutan ke Jakarta dan sekarang dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

 

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar mengatakan Eks Dirut PT Sritek, Iwan Setiawan Lukminto diduga menggelapkan pemberian kredit dari beberapa bank yang nilainya sekitar Rp3,6 triliun. “Yang kita tangani kalau tidak salah ada 4 bank yang memberikan berupa pinjaman kredit kepada perusahaan ini. Ini sekarang yang sedang diteliti oleh penyidik, dan bagaimana sikap penyidik tentu nanti kita lihat ke depannya,” katanya.

Tim penyidik memiliki bukti permulaan yang cukup terjadinya tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit bank pemerintah kepada PT Sritex dengan nilai total tagihan yang belum dilunasi hingga Oktober 2024 sebesar Rp3,5 triliun. Nilai tersebut terdiri dari kredit dari Bank Jateng sebesar Rp395,6 miliar, Bank BJB sebesar Rp543,9 miliar, dan Bank DKI Rp149,7 miliar. Selain itu, Sritex juga memiliki tagihan kredit sebesar Rp2,5 triliun dari bank sindikasi yang terdiri dari Bank BNI, Bank BRI, dan LPEI.

“Selain pemberian kredit terhubung di atas, PT Sri Rezeki Isman Tbk juga mendapatkan pemberian kredit di bank swasta yang jumlahnya sebanyak 20 bank. Ini tidak saya sebut ya, karena banyak sekali, jumlahnya 20 bank,” ungkapnya.

 

8. Mantan Presiden Jokowi mngatakan, penangkapan Komisaris Utama PT Sritek TBK Iwan Setiawan Lukminto oleh tim Kejagung sudah sesuai proses hukum. Sebagai masyarakat tentunya harus mengikuti proses hukum yang ada. “Ya kita ikuti semua proses hukum yang ada, sebagai masyarakat,” kata Jokowi kepada wartawan di Solo, Rabu (21/5). Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh penegak hukum tentunya sudah mempunyai fakta dan bukti. “Pasti, tindakan pengakuan hukum pasti ada fakta, ada buktinya, kita ikuti saja,” pungkasnya.

 

9. Pengamat politik dan aktivis pergerakan, Rocky Gerung mendesak Presiden Prabowo Subianto lakukan reshuffle terhadap sejumlah menterinya. Menurut Rocky, Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo perlu diisi dengan energi baru. “Harus ada reshuffle, lumpuhkan kabinet, isi dengan energi baru,” ujarnya dalam ‘Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998’ di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (21/5).

Rocky menegaskan, Prabowo tidak mungkin meminta menterinya untuk meninggalkan kabinet secara sukarela. “Prinsip dasarnya, kan kita tak mungkin minta menteri-menteri ini meninggalkan kabinet, karena kepentingan dan modalnya sudah pasti kan harus diambil,” ucap dia. Rocky mengeklaim,  banyak menteri yang merasa kecewa dengan Prabowo terkait efisiensi anggaran.

Rocky menduga kekecewaan tersebut muncul karena menteri-menteri tersebut tidak bisa “merampok” Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat kebijakan efisiensi. ‘’Karena APBN makin kecil, banyak menteri yang kecewa pada Prabowo kan, karena enggak bisa merampok APBN lagi, diefisiensikan. Ini momentum pada Presiden untuk memulai era baru,” imbuh Rocky.

 

10. Ikatan Alumni (Iluni) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto mengganti Menkes Budi Gunadi Sadikin dari Kabinet. Mereka menilai, Budi yang Menkes sejak era mantan Presiden Jokowi sudah kelewatan dalam sejumlah hal berkaitan dengan kesehatan.

“Kami menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Menteri Kesehatan. Jadi saya (katakan) jelas, karena sudah kelewatan,” ujar Ketua Iluni FKUI, Wawan Mulyawan, di Gedung FKUI Salemba, Jakarta, kemarin. Banyak kebijakan di bidang kesehatan yang melenceng. Sejumlah sikap Menkes dianggap sudah kelewatan berkaitan dengan pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan.

 

11. Waketum Partai Gerindra Habiburokhman tidak setuju dengan pemikiran perlunya reshuffle di Kabinet Merah Putih. “Beda pendapat soal reshuffle. Jangan sesederhana itu memandang persoalannya. Sebuah pemerintahan itu cuma 5 tahun secara formal. Ini baru berapa bulan di-reshuffle, ya enggak produktif,” ujarnya dalam ‘Sarasehan Aktivis Lintas Generasi Memperingati Reformasi 1998’ di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (21/5).

Habiburokhman mengatakan, Prabowo tidak boleh diremehkan begitu saja. Dia menyebut, Prabowo tidak gampang dibohongi dan dikerjain oleh para menterinya. “Tapi, jangan juga kita underestimate dengan Pak Prabowo. Jangan seolah-olah Pak Prabowo gampang saja dikibulin para menteri, akan gampang saja dikerjain para menterinya. Enggak, bos. Susah banget,” kata pria yang akrab disapa Habbibb itu.

 

12. Presiden Prabowo Subianto mengancam akan meminggirkan pejabat-pejabat yang lamban, malas, dan memiliki pemikiran yang tidak konstruktif. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition (Convex) ke-49 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (21/5). “Dunia berubah, yang lamban, yang males, yang punya pemikiran-pemikiran aneh-aneh harus pinggir dan kita akan pinggirkan, kita akan pinggirkan mereka-mereka yang tidak bekerja dengan baik,” ujar Prabowo.

Mantan Menhan ini menekankan pentingnya menciptakan iklim kerja yang kondusif di Indonesia. “Sederhanakan semua proses, buat iklim sebaik mungkin untuk semua pihak yang ingin bekerja, dari luar negeri maupun dari dalam negeri,” tegasnya. Prabowo juga menegaskan tidak akan ragu untuk mencopot pejabat yang enggan menyederhanakan regulasi.

Ia mengungkapkan, banyak anak muda yang menunggu kesempatan untuk berkontribusi. “Pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi akan saya ganti, akan saya copot. Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan,” ujarnya. Prabowo mengingatkan, tugas pejabat pemerintah dan regulator adalah melayani masyarakat dan mendukung semua pihak yang ingin berinvestasi dan bekerja di Indonesia.

Prabowo meminta pola pikir dan budaya yang mempersulit pekerjaan harus dirubah. “Saya minta diubah budaya, kalau bisa dibikin gampang, kenapa dibikin susah? Ubah cara berpikir seperti itu. Cara berpikir seperti itu tidak boleh lagi kita biarkan di Republik kita yang kita cintai ini, saudara-saudara,” beber Prabowo.

 

13. Polisi tangkap 93 orang dalam demo mahasiswa Universitas Trisakti memperingati 27 tahun reformasi di Jakarta, Rabu (21/5). “93 orang massa aksi dan 43 unit sepeda motor yang diamankan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus saat dihubungi, Rabu (21/5).

Firdaus mengatakan penangkapan ini dilakukan lantaran massa aksi diduga menganiaya anggota polisi. Menurutnya, total ada tujuh anggota polisi yang terluka. Namun, Firdaus belum merinci lebih lanjut ihwal penangkapan tersebut, termasuk identitas puluhan orang yang diamankan. Saat ini, 93 orang yang diamankan itu dibawa ke Polda Metro Jaya. “Massa demo melakukan penganiayaan terhadap petugas Polri. Massa aksi sudah dibawa ke Mapolda,” ujarnya.

 

Penanggung Jawab sementara Menteri Luar Negeri Kepresma Usakti, Teguh menyebut ada sekitar 50 mahasiswa Universitas Trisakti ditangkap aparat kepolisian saat menggelar demonstrasi memperingati 27 tahun reformasi di Jakarta, Rabu (21/5). “Semua massa aksi dibawa ke Polda. 50 [orang] kurang lebih,” kata Teguh lewat pesan singkat, Rabu (21/5).

Teguh mengatakan massa aksi ditangkap di lokasi aksi yang berada di Balai Kota Jakarta. Ia juga menyampaikan salah satu yang ditangkap ialah Presiden Mahasiswa MM Universitas Trisakti, Faiz Nabawi Mulya. Berdasarkan surat edaran aksi yang dikeluarkan Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti aksi hari ini untuk memperingati 27 tahun Tragedi kelam 12 Mei 1998.

Peristiwa itu merenggut nyawa empat mahasiswa Universitas Trisakti yakni Elang Mulia Lesmana, Heri Hartanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka gugur di tangan aparat negara dalam aksi damai menuntut Reformasi.

14. Politisi PSI Ade Armando menyanjung Gibran Rakabuming Raka dan ayahnya, mantan Presiden Jokowi dalam siniar Gaspol Kompas.com, Rabu (21/5). Ia menyebut Gibran wapres terbaik sepanjang sejarah Indonesia. Ade menilai kehadiran Gibran sebagai wapres tidak seharusnya dilihat dari statusnya sebagai putra mantan Presiden Jokowi.

Ade meyakini Gibran adalah pendorong elektabilitas Prabowo pada Pemilu 2024. “Nah, begitu juga saya ingin orang melihat, eh naiknya Gibran itu, diangkatnya Gibran sebagai wapres, jangan dilihat karena dia anak Jokowi sebagai dinasti. Gibran itu adalah faktor yang menaikkan suaranya Pak Prabowo,” ujar Ade.

‘’Dia itu sudah menunjukkan achievement-nya  selama ini. Performance dia menurut saya, mungkin the best wakil presiden yang ada dalam sejarah kita nih,” sambungnya. Ade menyebut Gibran telah menunjukkan sejumlah pencapaian yang signifikan.

 

Ade Armando menyatakan mantan Presiden Jokowi menjadi anugerah bagi partainya jika benar-benar bergabung sebagai kader. “Bayangkan kalau ternyata Pak Jokowi memilih untuk masuk PSI, itu sih sudah kayak ya anugerah terbesarlah yang bisa diperoleh PSI,” ujarnya.  Nama Jokowi sebelumnya muncul dalam bursa bakal calon Ketua Umum PSI dalam kongres PSI yang akan digelar pada Juli 2025. Ade mengklaim, para kader PSI menilai Jokowi sebagai sosok yang pantas memimpin Indonesia selama 10 tahun. Meski begitu, Ade menekankan, partainya bukan bagian dari pihak-pihak yang menghendaki Jokowi menjabat lebih dari dua periode.

Ade yang pernah dikeroyok para pendemo itu menuturkan, banyak kader yang berharap mantan Presiden Jokowi memimpin PSI. “Wah, kalau pertanyaannya adalah di dalam internal PSI, itu tentu saja sangat banyak yang berharap, ya,” kata Ade.  Ia mengklaim, kader PSI kebanyakan adalah orang-orang yang seperti dirinyamendukung Jokowi sejak lama.

“Mungkin saya lebih lah, ya. Pecinta Jokowi. Ya, hidup mati buat Jokowi. Yang tadi saya koreksi. Enggak hidup mati, dong. Kalau mati untuk Allah, ya. Hidup, ya,” ucapnya. Ia menyebut, dukungan itu didasari karena kiprah Jokowi di dunia politik. Kader PSI menganggap Jokowi adalah salah satu pemimpin terbaik dan Presiden terbaik di Indonesia. Terlebih, pihaknya pun mendengarkan nasihat yang disampaikan Jokowi.

 

15. Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi membantah menerima jatah 50 persen dari hasil pengamanan situs judi online. Dia meyakini Tuhan tidak pernah tidur. “Gusti Allah mboten sare, Tuhan tidak pernah tidur,” ujar Budi Arie usai melakukan audiensi tentang pencegahan korupsi di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (21/5).

Budi Arie enggan mengomentari soal namanya masuk dalam surat dakwaan para terdakwa yang saat ini sedang diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Budi Arie malah merespons pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi bisa saja diperiksa kembali dalam kasus pemblokiran situs judol. Menurutnya itu lagu lama, kaset rusak. ‘’Itu lagu lama kaset rusak, itu dikutip tuh,” katanya.

 

16. Koalisi Masyarakat Sipil menyebut kondisi demokrasi di Indonesia menunjukkan kemunduran yang mengkhawatirkan sejak runtuhnya rezim otoritarian Soeharto yang sempat berkuasa lebih dari seperempat abad, pada 21 Mei 1998. “Salah satu indikatornya adalah semakin menguatnya intervensi militer dalam ranah sipil, yang tecermin dari disahkannya Revisi Undang-Undang TNI beberapa waktu lalu,” kata Direktur Imparsial Ardi Marto Adiputra melalui keterangan tertulis, Rabu (21/5).

“Selain itu, para terduga pelaku pelanggaran berat hak asasi manusia di masa lalu justru menikmati impunitas, bahkan menempati posisi strategis di lingkaran elite pemerintahan dan politik nasional,” lanjut Ardi. Ia menilai pemerintahan di era reformasi juga gagal melakukan revisi terhadap Undang-Undang (UU) No. 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer, meski hal tersebut merupakan amanat TAP MPR No. VII tahun 2000 dan mandat UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI.

 

17. PN Sleman akan menggelar sidang perdana gugatan perdata terkait dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi, hari ini, Kamis (22/5). Dalam perkara ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi pihak tergugat. Gugatan dilayangkan oleh Komardin dan teregister di PN Sleman dengan nomor perkara 106/Pdt.G/2025/PN Smn tanggal 5 Mei 2025 dengan klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum. “Persidangan akan dilaksanakan hari Kamis, 22 Mei 2025,” kata Wakil Ketua PN Sleman Agung Nugroho, Rabu (21/5).

Menurut Agung, sidang perdata itu akan dipimpin hakim ketua Cahyono. Agenda sidang perdana adalah menghadirkan para pihak yang berperkara. “Juru sita sudah memanggil para pihak. Biasa kita lakukan persidangan pertama oleh majelis hakim akan melakukan inventarisasi para pihak, administrasi. Penggugat maupun tergugat,” jelasnya. (Harjono PS)