Menaker Yassierli dan Seskab Teddy Indra Wijaya saat sidak ke PT Denso Indonesia, Cikarang (net)
JAKARTA, REPORTER.ID — Menaker, Yassierli bersama Seskab, Teddy Indra Wijaya sidak ke PT DENSO INDONESIA yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat untuk meninjau pelaksanaan program pemagangan nasional Batch I, Jumat (7/11). Kedua pembantu Presiden Prabowo ini didampingi sejumlah pejabat Kemenaker di antaranya Dirjen Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmad dan Kabarenbang Kemnaker, Anwar Sanusi.
Mereka diterima para Pimpinan PT DENSO INDONESIA di antaranya, Suryaningrum (Vice President), Hari Purwanto (Direktur HRGA), dan Helmy Riza (General Manager). Kedatangan rombongan Menaker ini benar-benar mendadak, karena pemberitahuannya disampaikan dalam waktu kurang dari 24 jam sebeluum acara. Namun demikian, penyambutan pihak PT DENSO INDONESIA cukup elegan dan profesional, sehingga acaranya berjalan lancar dan sukses.
Adapun peninjauan mendadak ini untuk meninjau kegiatan magang di lingkungan PT DENSO INDONESIA . Di antaranya untuk mengecek berapa peserta magang yang sudah terserap di perusahaan ini, apakah betul sebanyak 20 orang, dan sebagainya. Juga dilakukan testimoni terhadap peserta magang, apa saja yang sudah didapat dari perusahaan, kerasan atau tidak dan seterusnya.
Sebagaimana diketahui, PT DENSO INDONESIA merupakan perusahaan joint venture antara DENSO CORPORATION dan PT Astra International di dalam grup PT Astra Otoparts Tbk., yang bergerak di bidang manufaktur komponen otomotif, dengan produk seperti Spark Plug, Car/Bus/Truck AC, Radiator, Filter, Magneto, dan lain-lain.
Dalam Batch I ini, PT Denso Indonesia menampung 20 orang peserta magang. Mereka lulusan beberapa perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya dari Lampung, Malang, Balikpapan, dan sebagainya. Mereka magang selama 6 bulan dan digaji oleh negara. Sementara dari pihak PT DENSO INDONESIA memberikan fasilitas lain sebagaimana yang diberikan kepada karyawan pada umumnya.
Vice Presiden PT Denso Indonesia, Suryaningrum dalam sambutan singkatnya menyatakan, PT Denso Indonesia welcome terhadap program pemerintah. Kegiatan ini juga sebagai ajang edukasi menghadapi kesulitan lapangan pekerjaan di Indonesia ke depan.
Dalam kesempatan itu, Menaker Yassierli menekankan pentingnya program pemagangan nasional sebagai sarana link and match di mana mahasiswa selama di kampus belajar teori, kemudian menjalani praktik secara langsung di perusahaan. “Di kampus mereka belajar banyak terkait teori, kemudian di sini mereka belajar praktik yang lebih kompleks dan multidisipliner,” ujar Menaker.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menambahkan, kehadirannya dalam peninjauan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung dan memastikan pelaksanaan magang berjalan lancar.
“Kami tadi mengecek ada sekitar 20 orang peserta magang. Semua peserta mengikuti bimbingan mentor dengan baik dan telah menjalani magang selama tiga minggu dari total enam bulan ke depan,” ujar Teddy.
Lebih lanjut Teddy mengatakan, melalui program ini, mahasiswa yang baru lulus diploma atau sarjana bisa langsung memperoleh pengalaman kerja di perusahaan besar. Program ini sangat bermanfaat untuk kehidupan mereka ke depan, terutama dalam hal pengalaman kerja nyata sebagai bekal untuk bersaing di dunia kerja ke depan. ‘’Ini sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto,’’ katanya.
Di sisi lain, saat memberikan testimoni, salah seorang peserta magang, Christa Hasian (23), mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti program magang dan mendapatkan pengalaman kerja profesional. “Awalnya saya kaget dengan ritme kerja yang disiplin, tapi perlahan saya terbiasa. Mentor sangat mendukung dan membimbing agar saya berkembang,” kata dia.
Christa baru menjalani magang selama tiga minggu dari total 6 bulan ke depan. Ia menyatakan program ini sangat penting bagi fresh graduate untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja nyata. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto dan Pak Menteri Ketenagakerjaan yang telah menyelenggarakan program magang ini. Saya berharap program ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujar Christa. (HPS)





