BANDUNG,REPORTER.ID – Komisi I DPR RI mendorong optimalisasi fungsi ganda Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara di Kota Bandung, Jawa Barat, pasca reaktivasi rute penerbangan sipil di bandara tersebut.
Pembukaan kembali rute komersil di bandara itu diharapkan dapat memacu perekonomian masyarakat Bandung dan sekitarnya, serta memperkuat sistem pertahanan udara nasional.
“Karena bandara internasional ini kan akan menarik pengunjung, hotel di Bandung penuh, mi kocok laku lagi, batagor laku ini kan dampaknya langsung buat rakyat,” ujar Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Lanud tersebut, Jumat (28/08/2026).
Meski didorong untuk aspek komersial, Utut memastikan bahwa marwah pertahanan militer di Lanud Husein Sastranegara tidak akan tergantikan, terlebih dengan lokasinya yang berdekatan dengan industri alutsista PT Dirgantara Indonesia.
“Daerah ini tidak mungkin dihilangkan dari pangkalan udara. Dulu di sini ada battery fuelling buat logistik, buat disbursment para prajurit personel. Jadi itu gak mungkin dihilangkan. Memang di sini banyak bandara, tapi ini gak mungkinlah (menghilangkan fungsi pertahanan udara) dan ini kan juga langsung ada instalasi strategis PT Dirgantara,” ujarnya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik dukungan yang diberikan dewan. Pihaknya pun siap memberikan dukungan penuh untuk menunjang Bandara Husein Sastranegara menjadi bandara internasional.
”Jadi, apapun dukungan yang bisa kami berikan untuk keselamatan dan keamanan serta kelancaran operasional dari Bandara dan Lanud Husein ini tentu akan kami dukung sepenuhnya. Karena bagaimana pun juga Lanud Husein adalah bagian yang sangat penting bagi Kota Bandung,” ungkap Farhan di kesempatan yang sama.
Sementara itu, Komandan Lanud Husein Sastranegara, Marsma TNI Irman Fathurahman, berharap seluruh dukungan dari DPR maupun Pemerintah Kota Bandung dapat terealisasi untuk memperkuat pertahanan teritorial.
“Ya mudah-mudahan apa yang disampaikan, kesepakatan yang tadi sudah kita ketahui sama-sama bisa betul-betul tersampaikan dan terealisasi. Sehingga, kemampuan pertahanan udara khususnya di wilayah teritorial Husein Sastranegara bisa tercapai dan bisa dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.





