JAKARTA, REPORTER.ID — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian penting Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara. Ia menyoroti keberhasilan Polri dalam mengungkap ratusan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta upaya perlindungan terhadap kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.
“Kami mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap hampir 200 kasus TPPO dan menyelamatkan ribuan korban. Ini bukan sekadar angka, melainkan wujud keberpihakan nyata kepada masyarakat paling rentan,” ujar Habib Aboe dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (1/7/2025).
Data yang dirilis Polri mencatat hampir 2.000 orang berhasil diselamatkan dari jaringan perdagangan manusia dalam kurun satu tahun terakhir. Di sisi lain, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak menunjukkan tren menurun, berkat kolaborasi lintas sektor antara aparat kepolisian, kementerian terkait, dan lembaga perlindungan masyarakat.
“Penurunan itu membuktikan sinergi penegak hukum dan lembaga sosial mulai memberi hasil konkret,” imbuhnya.
Namun di tengah apresiasi, Aboe juga menyampaikan sejumlah catatan kritis untuk menjadi perhatian Polri, khususnya dalam menjaga netralitas institusi dan pemberantasan praktik koruptif dari dalam tubuh kepolisian.
“Netralitas Polri adalah syarat mutlak. Jangan sampai institusi ini terseret dalam kepentingan kekuasaan. Kepercayaan publik hanya bisa dijaga dengan integritas dan sikap independen,” tegas legislator dari Dapil Kalimantan Selatan I itu.
Ia juga menyinggung perlunya pembenahan internal secara berkelanjutan agar Polri benar-benar menjadi institusi yang profesional dan dipercaya publik.
“Masih ada oknum yang mencoreng wajah institusi. Pembersihan dari dalam harus dilakukan terus-menerus. Tanpa itu, profesionalisme hanya akan menjadi slogan,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi III DPR yang membidangi urusan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia, Aboe menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda reformasi di tubuh kepolisian melalui fungsi legislasi dan pengawasan.
“Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Kami di Komisi III siap mendorong penguatan regulasi dan akuntabilitas agar Polri tetap berada di jalur profesionalisme dan keadilan,” pungkasnya.





