Dr. Nurhayati Assegaf (net)
JAKARTA, REPORTER.ID –Nuraa Women’s Institute mendesak pemerintah Indonesia segera tetapkan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar sebagai bencana nasional. Lembaga yang selama ini fokus pada pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan sesuai SDGs mengaku prihatin terhadap kondisi lingkungan dan sosial di ketiga provinsi tersebut yang sangat kritis. ‘’Mayoritas perempuan dan anak-anak kondisinya memprihatinkan, memerlukan respons cepat dan efektif dari pemerintah,’’ ujar Ketua Nuraa Women’s Institute, Dr. Nurhayati Assegaf di Jakarta, Selasa (16/12).
Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPR ini mengatakan, Sumatera Barat, Sumatra Utara, dan Aceh telah lama menjadi daerah rawan bencana, dengan frekuensi dan intensitas bencana alam yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat, utamanya kehilangan nyawa, kerusakan infrastruktur, dan dampak ekonomi yang signifikan.
‘’Kami sangat prihatin dengan kondisi bencana yang sampai saat ini belum teratasi dengan baik. Kami mendesak pemerintah untuk menetapkan status bencana nasional untuk ketiga provinsi ini, sehingga dapat memobilisasi sumber daya dan dukungan yang diperlukan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak. Kami juga menyerukan kepada pemerintah untuk meningkatkan upaya pencegahan dan mitigasi bencana, serta memperkuat sistem kesiapsiagaan dan respons bencana di daerah.’’ ujarnya.
Ada sejumlah alasan pemerintah menetapkan status bencana nasional di tiga propinsi tersebut. Pertama, kondisi lingkungan yang kritis, termasuk deforestasi, perubahan iklim, dan polusi udara. Kedua, frekuensi dan intensitas bencana alam yang meningkat, termasuk gempa bumi, banjir, dan longsor. Ketiga, kerugian besar bagi masyarakat, termasuk kehilangan nyawa, kerusakan infrastruktur, dan dampak ekonomi. Keempat, kebutuhan akan respons cepat dan efektif dari Pemerintah untuk membantu masyarakat yang terkena dampak.
Nurhayati Assegaf berharap pemerintah segera mengeluarkan status bencana nasional untuk ketiga daerah bencana dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak. (HPS)





