Dalam kurun waktu satu dekade terakhir setidaknya ada 5 generasi yang ada di dunia saat ini. Setiap generasi ini memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing dengan karakter serta pola pikir yang sesuai dgn perkembangan jaman. Nah, menurut penulis dalam menghadapi corona virus, yang banyak terlibat serta berpengaruh menghadapi kasus corona adalah generasi X serta generasi Y (1981-1994), dikenal sebagai generasi milenial.
Kelima petarung yang sama-sama lahir pada generasi X, mendapat pendidikan yang lebih baik, oleh sebab itu, pemikiran mereka sedikit lebih maju. Mereka cenderung suka akan risiko dengan pengambilan keputusan yang matang.
Dibanding Generasi sebelumnya, Generasi X sangat terbuka dengan kritik dan saran demi terwujudnya efisiensi dalam bekerja. Kehidupan antara pekerjaan, pribadi dan keluarga cenderung seimbang karena pemikiran bekerja untuk hidup bukan hidup untuk bekerja. Selalu mencari cara untuk menyelesaikan masalahnya.
Persoalan yang dihadapi ke limanya terutama harus mampu menata dan mengarahkan generasi milenial yg kini jumlahnya mendekati mayoritas penduduk. Generasi milenial kini dianggap generasi paling produktif saat ini dan memegang peranan penting bagi kemajuan teknologi dan kehidupan, serta membawa masa depan Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu generasi milenial sering dipandang narsis, semaunya, dan tidak sabaran. Padahal, generasi- generasi sebelumnya tidak berbeda jauh dari mereka. Terkait ladus Corons, mereka dinilai memiliki imunitas yg baik, tetapi sulit dikunci di rumah (stay at home).





