Lestari: Pengawasan Pelaksanaan PPKM Harus Konsisten dengan Mengedepankan Keselamatan Publik

oleh

JAKARTA, REPORTER.ID – Berupaya memastikan diri dan mewujudkan lingkungan yang bebas dari Covid-19, maka harus menjadi bagian dari keseharian di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) saat ini. Sehingga pembukaan kembali sejumlah kegiatan publik harus direncanakan secara matang, dengan mengedepankan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Pengawasan terhadap berbagai kegiatan yang diizinkan kembali saat PPKM ini harus konsisten dan transparan, agar bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Minggu (26/9/2021).

Pada prinsipnya kata Lestari, lebih baik mencegah daripada mengobati dalam setiap berkegiatan di masa pandemi ini, harus benar-benar dikedepankan, agar tidak tercipta klaster baru saat terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di ruang publik.

Dalam upaya peningkatan aktivitas masyarakat di ruang publik misalnya lanjut Rerie, sapaan akrab Lestari, masyarakat harus memastikan dirinya terlindungi dari sebaran Covid-19 dengan cara menjalankan dengan disiplin protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun, serta sudah divaksin Covid-19.

Sedangkan para pemangku kepentingan, harus secara konsisten menegakkan aturan yang telah ditetapkan dalam setiap kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat, lewat pengawasan yang ketat serta menjalankan testing, tracing dan treatment yang transparan terhadap masyarakat.

Menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, dalam setiap upaya pelonggaran kebijakan yang berdampak pada peningkatan aktivitas masyarakat di ruang publik harus dipersiapkan dengan matang untuk menekan sekecil mungkin potensi penyebaran virus korona di ruang publik.

Persiapan matang dalam berkegiatan itu harus dilakukan semua pihak, baik oleh para pemangku kepentingan atau para pelaksana suatu kegiatan publik dan masyarakat yang terlibat dalam sejumlah aktivitas di ruang publik.

Dalam kegiatan yang mulai diizinkan di lokasi-lokasi wisata misalnya menurut Rerie, kebijakan ganjil genap diterapkan untuk mengendalikan jumlah wisatawan yang datang.

Para pemangku kepentingan juga harus memastikan kebijakan tersebut benar-benar berjalan sesuai dengan yang direncanakan lewat pengawasan yang ketat. Di sisi lain, masyarakat juga harus benar-benar mematuhi aturan tersebut dan konsisten menjalankan prokes.

Kesiapan serupa kata Rerie, juga harus dilakukan dalam setiap kegiatan di ruang piblik di masa pandemi ini, seperti pembukaan kembali aktivitas di mal dan pusat perbelanjaan, bioskop, rumah makan, warung, pembelajaran tatap muka dan sejumlah lokasi lainnya.

Rerie menambahkan, partisipasi aktif semua elemen bangsa sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kesadaran bersama, agar proses pengendalian penyebaran virus korona di tanah air berjalan sesuai rencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *