HOT ISU PAGI INI, WAMEN HAM TERTAHAN DI QATAR, PENERBANGAN MENUJU JENEWA TAK BISA DILANJUTKAN LANTARAN WILAYAH UDARA DI ATAS IRAK DAN IRAN DITUTUP

oleh
oleh

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto (net)

 

Isu menarik pagi ini, Wakil Menteri HAM, Mugiyanto masih tertahan di Doha, Qatar, sejak Sabtu (28/2) sore dalam perjalanan menuju ke Jenewa, Swiss untuk menghadiri Sidang Dewan HAM PBB. Ia tidak bisa melanjutkan lantaran wilayah udara dI atas Irak dan Iran ditutup. Situasi ini imbas dari eskalasi perang antara Iran dengan koalisi AS-Israel. Kini Mugiyanto menginap di Wisma Indonesia di Doha, Qatar. Situasinya tegang, warga tidak bisa keluar rumah, mirip seperti saat Covid 19 yang lalu.

Isu lainnya, Dubes Republik Islam Iran, Mohammad Boroujerdi menyatakan negaranya telah siap berperang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Bahkan kesiapan perang ini, menurut Boroujerdi, lebih siap dari perang 12 hari yang pernah mereka lewati pada Juni 2025. “Siap melawan, lebih kuat dan lebih siap dari perang 12 hari yang pernah kami lewati. Kami siap untuk mematahkan dan memberikan balasan terhadap berbagai fitnah yang mereka lancarkan terhadap negara kami,” jelasnya. Berikut isu selengkapnya.

 

1. Wakil Menteri HAM, Mugiyanto masih tertahan di Doha, Qatar, sejak Sabtu (28/2) sore dalam perjalanan  menuju ke Jenewa, Swiss untuk menghadiri Sidang Dewan HAM PBB. Penerbangan tidak bisa dilanjutkan lantaran wilayah udara dI atas Irak dan Iran ditutup. Situasi ini merupakan imbas eskalasi perang antara Iran dengan koalisi AS-Israel. Mugiyanto mengaku sempat antre selama 8 jam untuk menunggu status penerbangan dan mendengar suara dentuman. Kata dia, hingga saat ini, dirinya masih berada di Wisma Indonesia di Doha.

“Dentuman-dentuman terakhir di Doha kami dengar kemarin jam 08.00 pagi. Setelah itu tidak ada sampai jam 07.30 tadi. Kami optimistis ruang udara akan dibuka. Tetapi jam 08.00 tadi ada dentuman,” kata Mugiyanto kepada Tirto, Senin (2/3). Menurut dia, dentuman terakhir terdengar di Doha pada pukul 12.00 WIB. Iran memang melancarkan serangan balasan atas serangan AS-Israel, salah satunya ke pangkalan AS di Qatar.

Mugiyanto yang masih tertahan di Wisma Indonesia mengaku tidak diizinkan untuk ke luar rumah, sama seperti warga Qatar lainnya. Hingga saat ini belum ada informasi soal penerbangan Doha-Jenewa dari Bandara Internasional Hamad Doha. Suasananya mirip seperti saat wabah COVID-19 melanda. “Gak bisa ke luar rumah, seperti saat pandemi Covid,” ujar Mugiyanto.

Mugiyanto menjelaskan lini masa perjalanannya hingga tertahan di Doha. Dituturkan, pada Sabtu (28/2) pukul 09.05 waktu Doha, pesawat yang ditumpanginya take off dari Bandara Doha menuju Jenewa. Setelah beberapa lama pesawat berputar di udara, pesawat kembali ke Doha pukul 11.15. Para penumpang termasuk dirinya diminta untuk mencari penginapan karena kondisi penerbangan yang tidak memungkinkan. “Lalu, kami dijemput Dubes RI Pak Guruh,” ucap Mugiyanto.

Hingga saat ini, Mugiyanto dan rombongan masih menunggu arahan dari Dubes Indonesia untuk Qatar, Syahda Guruh Langkah Samudera, yang terus berkoordinasi dengan otoritas Qatar dan Indonesia. Ia menuturkan, pemerintah Qatar telah memberlakukan status darurat nasional. Warga diimbau tetap berada di rumah, menunda segala bentuk perjalanan, serta menjauhi kawasan militer.

Mugiyanto mengatakan situasi belum kondusif sampai hari ketiga ini. Belum ada kepastian kapan konflik Israel-AS dengan Iran akan berakhir dan ruang udara Qatar dan di negara-negara sekitar dibuka kembali.

 

2. Dubes Republik Islam Iran, Mohammad Boroujerdi menyatakan negaranya telah siap berperang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Bahkan kesiapan perang ini, menurut Boroujerdi, lebih siap dari perang 12 hari yang pernah mereka lewati pada Juni 2025. “Kami sudah ingatkan kepada mereka bahwa kami tidak ingin berperang dikarenakan kami tidak mengharapkan juga sebuah peperangan, tetapi pada saat bersamaan kami sudah siap siaga,” ujar Boroujerdi dalam jumpa pers di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3). “Siap melawan, lebih kuat dan lebih siap dari perang 12 hari yang pernah kami lewati. Kami siap untuk mematahkan dan memberikan balasan terhadap berbagai fitnah yang mereka lancarkan terhadap negara kami,” jelasnya.

 

Iran resmi mengangkat senjatanya setelah Israel yang merupakan proxy dari Amerika Serikat memulai serangan rudal ke Teheran. Serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026 itu menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya. Iran membalas, rudal ditembakkan ke berbagai fasilitas militer milik Amerika Serikat. Tak hanya yang berada di Israel, tetapi juga yang terhampar di Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, dan Qatar. Perhatian dunia tertuju pada Timur Tengah, eskalasi konflik yang memanas membuat semua negara mengambil sikap masing-masing, ada yang mengecam, ada juga yang ingin menjadi juru damai.

Di balik keriuhan sikap geopolitik setiap negara, di tengah kesibukan deru drone dan rudal Iran melawan Israel dan Amerika Serikat, ada narasi kuat yang muncul di sosial media yakni Perang Akhir Zaman. Beragam teori eskatologi muncul, dibarengi dengan berbagai tagar perang akhir zaman, dan beberapa pandangan terkait dengan kemunculan tanda-tanda kiamat. Sekilas narasi ini terlihat biasa saja, karena memang sering jadi pembicaraan di kalangan umat beragama, dan ada dalam keyakinan umat beragama. Tapi narasi memiliki sudut pandang lain.

 

Dubes Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengungkapkan, Iran bakal membentuk Dewan Kepemimpinan usai Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS-Israel, akhir pekan lalu. “Maka berdasarkan Undang-Undang negara kami akan dibentuk sebuah dewan kepemimpinan yang bersifat sementara,” kata Boroujerdi, dalam jumpa pers di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3).

Boroujerdi mengatakan, dewan kepemimpinan tersebut terdiri dari tiga anggota. Pertama, Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian. Kedua, Ketua Kekuasaan Yudikatif Iran, Ejei. Ketiga, seorang ahli yang berasal dari Dewan Ahli atau Dewan Penjaga Konstitusi. Sementara itu, isu yang beredar, setidaknya ada lima tokoh yang disebut-sebut akan gantikan Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, di antaranya Motjaba Khamenei, Alireza Arafi dan Mohammed Mehdi Mirbagheri.

 

Dubes Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kebersediaan Pemerintah Indonesia memfasilitasi dialog usai serangan AS-Israel terhadap Iran. Namun Iran berpandangan, sampai saat ini tidak ada mediasi atau perundingan yang berdampak secara signifikan. “Kami meyakini bahwa saat ini tidak ada negosiasi dan perundingan apa pun dengan pemerintah Amerika yang akan berguna, karena mereka tidak terikat dan tidak patuh pada hasil apa pun,” tegas Boroujerdi dalam jumla pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3).

Meski begitu, Boroujerdi berharap negara-negara Islam menilai serangan AS dan Israel ke Iran sebagai tindakan ilegal dan turut mendukung Iran dengan menyampaikan kecaman keras. Selain itu, ia juga berharap negara-negara Islam mendukung Iran melalui mekanisme organisasi internasional, seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB. “Dan ketiga, agar menjalankan kampanye ‘Katakan Tidak pada Perang’ dan menolak perang di seluruh dunia serta menunjukkan penentangan mereka terhadap segala jenis peperangan,” tegasnya.

3. Ketegangan di Timur Tengah semakin meluas setelah tiga kekuatan besar Eropa, yakni Perancis, Jerman, dan Inggris menyatakan kesiapan mereka untuk mengambil tindakan defensif terhadap Iran, Minggu (1/3). Langkah ini diambil guna membela kepentingan mereka di wilayah Teluk jika situasi terus memburuk. Para pemimpin ketiga negara tersebut mengaku terkejut dengan serangan rudal Iran yang dinilai dilakukan tanpa pandang bulu dan tidak proporsional.  Serangan Teheran dilaporkan menyasar sejumlah negara di kawasan, termasuk negara-negara yang sebenarnya tidak terlibat dalam operasi militer awal Amerika Serikat dan Israel.

 

Menlu Perancis, Jean-Noel Barrot siap membela negara-negara Teluk dan Yordania dari Iran jika diperlukan. Pernyataan itu disampaikan, Senin (2/3) menyusul gelombang serangan rudal dan drone Iran ke sejumlah negara di kawasan. Iran mengeklaim serangan tersebut menargetkan pangkalan Amerika Serikat setelah Teheran dihantam rudal gabungan AS-Israel sejak Sabtu (28/2) yang menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Barrot mengatakan, negaranya memberikan dukungan penuh kepada sekutu-sekutunya di kawasan yang menjadi sasaran serangan Iran. “Kepada negara-negara sekutu yang menjadi sasaran rudal dan drone Garda Revolusi (Iran) dan diseret ke dalam perang yang tidak mereka pilih — Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, Bahrain, Kuwait, Oman, dan Yordania — Perancis menyampaikan dukungan penuh dan solidaritas totalnya,” ujar Barrot.

 

4. Hizbullah bersumpah akan menghadapi Amerika Serikat dan Israel atas serangan besar-besaran terhadap Iran. “Kami akan menjalankan tugas kami untuk menghadapi agresi,” kata pemimpin Hizbullah Naim Qassem dalam sebuah pernyataan yang dikutip Kantor BBerita AFP, Senin (2/3). Ia menambahkan, Hizbullah tidak akan meninggalkan “medan kehormatan dan perlawanan”. Sejauh ini, Hizbullah belum mengambil tindakan apa pun sejak AS dan Israel mulai menyerang Iran pada Sabtu (28/2) lalu.

Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal yang menargetkan pangkalan Israel di Haifa. Dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera, kelompok yang berbasis di Lebanon itu mengeklaim serangan tersebut sebagai balasan atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Selain itu, serangan itu juga ditujukan untuk membela Lebanon atas agresi Israel yang berulang kali, meski sudah menyepakati gencatan senjata. “Kepemimpinan perlawanan selalu menegaskan bahwa berlanjutnya agresi Israel dan pembunuhan para pemimpin, pemuda, dan rakyat kami memberi kami hak untuk membela diri dan membalas pada waktu dan tempat yang tepat,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

5. Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan menjadi sasaran serangan rudal Iran pada Senin (2/3). Klaim itu disampaikan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), yang menyebut serangan tersebut sebagai aksi “mendadak”. “Kantor perdana menteri Israel, Netanyahu dan lokasi komandan Angkatan Udara rezim itu dihantam dalam serangan terarah dan mendadak menggunakan rudal balistik Kheybar Shekan pada gelombang ke-10,” tulis pernyataan IRGC. Kelompok itu juga menyebut nasib Netanyahu “tidak jelas” setelah serangan tersebut. Namun hingga kini, Israel belum mengonfirmasi klaim tersebut.

 

Presiden AS Donald Trump mengatakan, operasi militer di Iran bisa berlangsung selama empat minggu.  “Prosesnya selalu memakan waktu empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu,” katanya kepada surat kabar Inggris Daily Mail, dalam wawancara terbaru, Minggu (1/3). “Sekuat apa pun Iran, ini adalah negara yang besar, akan membutuhkan waktu empat minggu atau kurang,” sambungnya. Serangan gabungan AS dan Israel sendiri sebelumnya telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya.

 

6. Mantan Komut PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku heran mendengar akan ada kerugian dari penjualan liquefied natural gas (LNG) di Pertamina. Ahok mengatakan, informasi itu diterimanya dari Direksi Pertamina dalam rapat rutin Board of Directors (BOD) dan Board of Commissioners (BOC) saat dirinya baru menjabat komisaris utama.

“Ketika saya baru masuk, Januari itu ada rapat rutin BOD-BOC. Dalam rapat itulah disampaikan bahwa akan ada kerugian dari penjualan LNG,” kata Ahok saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan LNG Pertamina yang rugikan negara 113,8 juta dolar AS di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (2/3).

“Siapa yang menyampaikan?,” tanya JPU KPK. “Direksi,” jawab Ahok. Ia mengaku heran dan mempertanyakan kerugian negara tersebut. Dalam rapat itu, kata dia, sempat terjadi perdebatan. Ahok mengatakan, dari perdebatan itu, ia mengetahui bahwa kerugian ini disebabkan karena kontrak pembelian LNG ternyata belum memiliki komitmen pembeli atau end-user.

 

7. Kejagung resmi mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) yang menjerat Muhamad Kerry Adrianto Riza dan kawan-kawan. Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan, upaya hukum banding telah diajukan JPU pada Jumat (27/2). “Memang terkait putusan perkara Pertamina terkait minyak mentah, hari Jumat kemarin tim penuntut umum sudah melakukan upaya hukum banding. Namun demikian, kami tetap menghormati dan mengapresiasi putusan yang dikeluarkan oleh majelis Tipikor,” kata Anang di Gedung Kejagung, Jakarta, Senin (2/3).

Setidaknya, ada dua hal yang melandasi upaya banding ini, yaitu besaran vonis para terdakwa yang di bawah tuntutan dan perhitungan kerugian perekonomian negara Rp 171,9 triliun yang tidak diperhitungkan oleh majelis hakim dalam putusan. Adapun pertimbangan JPU selengkapnya dituangkan dalam memori banding yang akan diajukan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. “Nanti akan JPU tuangkan dalam memori banding dan kami tetap mengapresiasi dan menghormati putusan majelis hakim tipikor,” kata Anang.

Sebelumnya Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak (PT OTM) dan PT Jenggala Maritim Nusantara (PT JMN), Muhamad Kerry Adrianto Riza juga mengatakan akan mengajukan banding usai dirinya divonis 15 tahun penjara dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Persero. “Ya Insyaallah, saya akan teruskan upaya hukum, semoga saya mendapatkan keadilan di tempat lain,” ujar Kerry, Jumat (27/2) lalu. “Insya Allah mau ajuin banding,” kata Kerry. Menurutnya, majelis hakim tidak mempertimbangkan semua fakta persidangan yang terungkap.

 

8. Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan, kabar soal penghentian program MBG setelah Hari Raya Idul Fitri 2026 tidak benar. Dadan menuturkan, MBG akan terus berlanjut dan tidak pernah ada kebijakan ataupun arahan penghentian program ini setelah Idul Fitri. “BGN menegaskan program justru berlanjut dan diperluas pasca-Idul Fitri. Tidak pernah ada kebijakan ataupun arahan penghentian MBG setelah Hari Raya Idul Fitri,” kata Dadan dalam keterangannya, Selasa (3/3). Dadan menegaskan informasi yang beredar di sejumlah platform digital tersebut bukan bersumber dari pernyataan resmi pemerintah. “Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” tegasnya.

 

Dadan menyampaikan, program MBG akan memasuki fase perluasan layanan secara signifikan pasca Idul Fitri. Ia mengungkapkan, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan akan melejit hingga 25.000 unit yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. “Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idul Fitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” ucapnya. Selain peningkatan cakupan, BGN memastikan penyajian MBG usai Idul Fitri akan kembali menggunakan menu segar sesuai standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan.

 

9. Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro yang sudah dijatuhi hukuman pemberhentian dengan tidak hormat oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP), dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polri. Padahal pada 19 Februari 2026 yang lalu, sidang KKEP menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap AKBP Didik. Ia dinyatakan telah melanggar etik terkait kasus penyalahgunaan narkotika.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, Didik diberhentikan tidak dengan hormat sebagai anggota Polri dalam konferensi pers pada Kamis (19/2). Namun pada 27 Februari 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi sejumlah polisi termasuk di antaranya AKBP Didik. Mutasi tersebut tertuang dalam satu Surat Telegram (ST) Kapolri dengan nomor ST/440/II/KEP./2026. AKBP Didik Putra Kuncoro dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polri.

 

10. Ketua Harian PSI Ahmad Ali menilai, rencana Komisi II DPR mengundang partai-partai non-parlemen untuk membahas RUU Pemilu tidak masuk akal dan tidak rasional. Ali mengingatkan, yang berhak membuat undang-undang itu DPR dan pemerintah, bukan partai di luar Parlemen. “Tidak rasional itu. Gini, itu kan ide yang tidak masuk akal karena kewenangan untuk membuat undang-undang itu kan hanya DPR dan bukan partai politik. Itu hanya anggota DPR dan pemerintah. Jadi, kalau kemudian ber-ide, yang rasional lah,” ujar Ali, di Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/3). Ali menyampaikan, PSI sendiri sebenarnya belum menjadi partai politik, mengingat mereka belum lolos verifikasi KPU untuk menjadi peserta Pemilu 2029.

 

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bagi-bagi emas kepada santri Pondok Pesantren Nurul Qodim, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (28/2) malam lalu. Alih-alih menyampaikan pidato panjang, Kaesang memilih berinteraksi dengan santri melalui kuis berhadiah. Kaesang mengawali acara dengan menyebut dirinya tidak terbiasa memberikan sambutan formal. Ia mengajak para santri bermain kuis. Bagi yang berani maju dan menjawab dengan benar, disiapkan hadiah berupa emas.

Dalam sambutannya, Kaesang menyinggung kebiasaan ayahnya, mantan PresidenJokowi yang kerap membagikan sepeda saat kunjungan kerja ke berbagai daerah. “Mungkin teman-teman di sini tahu kalau dulu ketika Bapak Jokowi muter ke seluruh Indonesia, beliau selalu bawa sepeda. Tapi kali ini saya enggak bawa sepeda. Saya bawa sesuatu yang menurut saya akan jauh lebih berharga,” ujar Kaesang. (Harjono PS)