Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora (Nus Kei) (net)
Isu menarik pagi ini, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu siang (19/4). Korban tewas usai diserang dua orang pria saat sedang menuju pintu keluar bandara tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan insiden itu terjadi setelah korban baru saja tiba di bandara tersebut dari Jakarta. Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan, pihaknya berduka, sedih, dan marah ketika mendengar kabar Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora (Nus Kei) tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur. Berikut isu selengkapnya.
1. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara, Minggu siang (19/4). Korban tewas usai diserang dua orang pria saat sedang menuju pintu keluar bandara tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan insiden itu terjadi setelah korban baru saja tiba di bandara tersebut dari Jakarta.
“Kejadiannya itu terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun. Korban yang baru saja tiba dari Jakarta dengan pesawat, diserang oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam,” kata Rositah kepada wartawan, Minggu (19/4) sore. Ia mengungkapkan saat korban hendak meninggalkan bandara pelaku langsung mendekati korban dan melakukan penyerangan. “Pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau. Setelah itu pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian,” ujarnya.
Peristiwa ini berawal ketika Nus Kei tiba di Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4) siang sekitar pukul 11.10 WIT dari Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku. Nus Kei akan menghadiri Musda Golkar. Ketika sampai di depan pintu keluar bandara untuk menemui keluarganya, Nus Kei langsung ditikam oleh seorang pria yang memakai jaket merah dan menggunakan masker. Pada momen tersebut, kakak Nus Kei, Antonius Rumatora langsung membanting pelaku. Namun, pelaku melawan dan melarikan diri. Setelah itu, Nus Kei sempat lari ke dalam bandara, tetapi terjatuh dan sempat memperoleh pertolongan dari petugas di lokasi. Nus Kei lantas dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun untuk penanganan medis. Nahas, korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital.
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan, pihaknya berduka, sedih, dan marah ketika mendengar kabar Ketua DPD II Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora (Nus Kei) tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur. “Setelah kami cek ke Ketua DPD Provinsi Maluku, dan dikonfirmasi istrinya, berita itu benar adanya. Kami sangat berduka, sedih dan marah atas peristiwa ini,” ujar Sarmuji, kepada wartawan, Minggu (19/4).
Sarmuji menyampaikan, DPP Partai Golkar mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Nus Kei, serta keluarga besar DPD Maluku Tenggara. Ia pun menuntut polisi bisa mengusut tuntas peristiwa penikaman Nus Kei. “Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut secara tuntas peristiwa tersebut,” tegasnya. Sarmuji meminta tidak ada kader Golkar yang terprovokasi akibat kejadian ini. “Kepada kader, tetap waspada, tapi jangan terpancing situasi. Kita berikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut,” imbuh Sarmuji.
2. Aparat Polres Maluku Tenggara meringkus dua orang pria yang diduga sebagai pelaku penikaman terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan, kedua terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) telah ditangkap selang dua jam usai peristiwa penyerangan tersebut. “Terkait kasus penikaman Ketua DPD Golkar di Bandara Karel Sadsuitubun, dua terduga pelaku yakni HR dan FU telah ditahan,” kata Rositah di Ambon, Minggu (19/4).
Rositah mengatakan, polisi datang ke lokasi kejadian. Setelah itu tim langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan kepada sejumlah saksi. “Hasilnya dalam waktu kurang lebih dua jam, dua terduga pelaku berhasil diamankan,” ujarnya. Saat ini polisi masih mendalami motif dari penyerangan tersebut. Kedua terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satkrim Polres Maluku Tenggara.
3. Pakar hukum dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Andina Elok Puri Maharani mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak gegabah menindaklanjuti laporan terhadap akademisi dan pakar. Andina menegaskan, penanganan yang tidak cermat berisiko menjadikan hukum sebagai alat membungkam kritik serta mengancam kualitas demokrasi.
“Aparat penegak hukum harus berani menghindari penggunaan institusi hukum sebagai alat untuk membungkam kritik,” kata Andina, Minggu (19/4). Menurut dia, aparat mesti betul-betul mempelajari unsur tindak pidana yang dilaporkan sehingga tidak salah mengambil sikap. “Alih-alih hendak menegakkan hukum, justru bisa menjatuhkan martabat demokrasi,” ujarnya.
Andina menilai, pelaporan terhadap akademisi, peneliti politik, dan pakar ke polisi menunjukkan sikap yang kekanak-kanakan. Menurut dia, tindakan melaporkan para akademisi itu merupakan respons yang tidak proporsional terhadap kritik serta menandakan kemunduran dalam berdemokrasi. “Kriminalisasi terhadap akademisi justru menunjukkan sifat yang kekanak-kanakan,” tegasnya. Ia menekankan, fenomena ini bukan sekadar persoalan hukum biasa, tetapi dapat menggerus kualitas demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia.
Seperti diberitakan, sejumlah pengamat dan akademisi, seperti Saiful Mujani, Feri Amsari, dan Ubedilah Badrun, dilaporkan ke polisi atas pernyataannya yang mengkritik pemerintah. Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran adanya pembatasan ruang kebebasan berpendapat di ruang publik. Kritik yang semestinya menjadi bagian dari kontrol demokrasi dikhawatirkan justru berbalik menjadi ancaman hukum, sehingga dapat menimbulkan efek takut bagi akademisi maupun masyarakat untuk menyampaikan pandangan mereka.
4. Utusan Khusus Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto sudah mencetuskan ide untuk membuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak 2006. Hashim mengatakan, kakaknya itu mencetuskan MBG karena melihat anak-anak kecil yang mengalami stunting atau kekurangan gizi. “Stunting ini adalah yang menyebabkan Prabowo Subianto pada tahun 2006 mencetuskan ide untuk program MBG ini. Ini 2006, berarti 19 tahun lalu, 20 tahun lalu,” ujar Hashim dalam acara Abpednas di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (19/4) malam. Hashim menuturkan, ketika itu, Prabowo belum membentuk partai, artinya Partai Gerindra belum didirikan.
Hashim Djojohadikusumo mengakui, program MBG memiliki kelemahan seperti kasus keracunan dan temuan belatung. Namun, Hashim menilai masalah-masalah tersebut adalah hal yang wajar. “Kita lihat memang ada kelemahan-kelemahan, misalnya keracunan, ada timbulnya belatung-belatung dan sebagainya. Tapi saya kira ini suatu hal yang cukup wajar,” ujarnya di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (19/4) malam. Hashim mengingatkan, MBG merupakan program yang pertama kali dilaksanakan, dengan menyasar banyak penerima manfaat sekaligus. Dia menekankan, MBG adalah salah satu program strategis untuk meningkatkan kecerdasan sebagian besar anak bangsa. “Termasuk anak-anak kecil yang mengalami stunting dan banyak halangan-halangan tertentu,” ujar dia.
5. Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta kepada jajaran kejaksaan untuk menghindari menetapkan kepala desa sebagai tersangka, kecuali bila kepala desa menyalahgunakan dana desa untuk kepentingan pribadi. Burhanuddin menyatakan akan meminta pertanggungjawaban kepala kejaksaan negeri (kajari) dan kepala kejaksaan tinggi (kajati) bila menetapkan kepala desa sebagai tersangka karena persoalan administrasi.
“Hindari, hindari menjadikan kepala desa sebagai tersangka. Kecuali ya memang uangnya itu memang dipakai oleh kepala desanya, mungkin untuk nikah lagi atau apa, dan itu terjadi. Kalau uangnya itu betul-betul digunakan, silakan,” kata Burhanuddin di Hotel Fairmont, Jakarta, Minggu (19/4). “Tapi kalau kesalahan administrasi, kalian jadikan kepala desa menjadi tersangka, saya bertanggung jawab atas perbuatan kalian. Dan saya akan minta pertanggungjawaban kalian (para kajari dan kajati),” ujarnya.
6. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berpesan, Nahdlatul Ulama (NU) harus dipimpin ulama karena NU itu adalah organisasi tempat bernaungnya para ulama “Ini kan organisasi ulama, ya. Ya harus ulama yang memimpin,” kata Muhaimin saat menghadiri acara halal bihalal Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (19/4) malam yang antara lain dihadiri kader NU tulen, Nusron Wahid yang kini Menteri ATR/BPN. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku prihatin karena konflik kepemimpinan yang terjadi di tubuh NU belakangan ini. Kepemimpinan tersebut cenderung tidak solid dan tidak produktif. “Kepemimpinan yang tidak solid, tidak produktif, nah ini harus menjadi keprihatinan kita semua,” ucap Cak Imin. Ia merasa terpanggil sebagai alumni PMII untuk berdiskusi dan mencari jalan keluar bersama.
7. Pembuatan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi umum di area Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/4), disambut antusias warga lanjut usia (Lansia). Pendaftaran yang dibuka sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB di depan Hotel Mandarin Oriental ini dipadati pengunjung yang mayoritas kalangan lansia. Salah satu lansia yang semringah mendapatkan KLG, Zainudin (61), warga asal Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia mengaku sebenarnya jarang menggunakan transportasi umum untuk bepergian. Namun, ia kini merasa tertarik menggunakan KLG sebagai sarana untuk jalan-jalan dan mengisi waktu di masa pensiunnya. “Kita ini sudah pensiun ya. Jadi waktunya cukup-cukuplah, lumayan buat pergi-pergi, jalan-jalan,” ungkapnya di bundaran HI, Menteng, Jakpus, Minggu (19/4).
8. Kenaikan harga gas elpiji (LPG) nonsubsidi 12 kg dari Rp 192.000 menjadi Rp 228.000 dikeluhkan warga ibu kota. Pasalnya, penyesuaian harga ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok lainnya, sehingga semakin menekan kondisi ekonomi masyarakat. Hal ini dirasakan Michael (24), warga Kalideres, Jakarta Barat. “Baru tahu juga nih kalau harganya naik, lumayan juga Rp 40.000 kan, berasa juga kenaikannya,” kata Michael, Minggu (19/4). Ia menilai kenaikan harga gas semakin memberatkan karena terjadi bersamaan dengan melambungnya harga BBM dan sembako. Ia yakin, kenaikan harga energi akan diikuti lonjakan harga kebutuhan lain di pasaran.
Sementara itu, salah satu agen elpiji di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Suryanto (45) mengatakan keluhan pelanggan meningkat sejak harga Bright Gas 12 kg naik dalam dua hari terakhir. “Banyak yang ngeluh, katanya kok naiknya tinggi banget. Tapi ya tetap beli juga, mau gimana lagi kan kebutuhan,” ujar Suryanto, Minggu (19/4).
9. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan, negosiator AS akan kembali melanjutkan pembicaraan dengan Iran di Pakistan pada Senin (20/4), dalam upaya mengakhiri perang yang masih berlangsung. Pernyataan tersebut disampaikan Trump di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, termasuk ancaman keras terhadap Iran jika tidak tercapai kesepakatan damai. Melalui unggahan di media sosial pada Minggu (19/4), Trump menegaskan, AS menawarkan “kesepakatan wajar” kepada Teheran. Namun, ia juga memperingatkan konsekuensi serius jika tawaran itu ditolak.
10. Gedung Putih memastikan Wakil Presiden JD Vance tetap ke Pakistan memimpin delegasi berunding dengan Iran. Keputusan ini disampaikan pejabat Gedung Putih pada Minggu (19/4), tak lama setelah Trump menyatakan, Vance tak akan ikut dalam perjalanan tersebut. Trump sebelumnya mengumumkan, AS akan mengirim tim negosiator ke Islamabad untuk bertemu dengan perwakilan Teheran. Alasannya, pertemuan itu bertujuan membahas upaya mengakhiri konflik di Timur Tengah, di tengah gencatan senjata AS-Iran yang akan segera berakhir. Namun, Trump sempat menyebut Vance tidak akan ikut dalam kunjungan tersebut. “Itu karena masalah keamanan,” kata Trump kepada ABC News. “JD orang yang hebat,” lanjutnya, dikutip dari AFP. Namun Gedung Putih mengklarifikasi pernyataan tersebut. Seorang pejabat mengatakan, Vance tetap akan hadir bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Trump. Ketiganya mengikuti putaran pembicaraan terakhir pada 11-12 April yang berakhir tanpa kesepakatan. (Harjono PS)





