HOT ISU PAGI INI, POLISI GEREBEK MARKAS JARINGAN JUDOL INTERNASIONAL DI JALAN HAYAM WURUK, JAKARTA BARAT, TANGKAP RATUSAN WNA  

oleh
oleh

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra (net)

 

Isu menarik pagi ini, polisi menangkap 320 WNA dan 1 WNI dalam penggerebekan sebuah gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat yang dijadikan markas jaringan judi online internasional pada Sabtu (9/5). Dalam penggerebekan tersebut, polisi tangkap 320 warga negara asing (WNA) dan 1 orang WNI yang diduga terlibat dalam operasional judi online lintas negara. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, gedung tersebut telah digunakan sebagai pusat operasional judi online selama dua bulan terakhir.

Isu lainnya, Sebuah pondok pesantren di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dibakar massa. Pembakaran tersebut dipicu isu pencabulan yang diduga dilakukan oleh pemilik ponpes tersebut. Peristiwa tersebut dibenarkan Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP M Prenata Al Ghazali. Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/5) malam pukul 23.00 WIB. Berikut isu selengkapnya.

 

1. Polisi menggerebek sebuah gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang menjadi markas jaringan judi online internasional pada Sabtu (9/5). Dalam penggerebekan tersebut, polisi tangkap 320 warga negara asing (WNA) dan 1 orang WNI yang diduga terlibat dalam operasional judi online lintas negara. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, gedung tersebut telah digunakan sebagai pusat operasional judi online sekitar dua bulan terakhir.

“Dari hasil pemeriksaan, kurang lebih selama dua bulan. Jadi, di atas itu pure hanya digunakan operasional daripada perjudian online,” kata Wira dalam jumpa pers di Jakarta Barat, Sabtu (9/5). Saat penggerebekan berlangsung, personel Brimob bersenjata lengkap tampak berjaga di sejumlah titik di sekitar lokasi. Berdasarkan foto dari Polda Metro Jaya, suasana di dalam gedung menyerupai co-working space modern berlantai dua.

Puluhan orang terlihat berada di depan komputer, sementara sebagian lainnya tampak sedang didata dan diperiksa petugas. Di dalam ruangan juga terlihat dekorasi modern dengan tulisan “Ora et Labora” dan “Can’t, But We Can” di dinding, serta pohon hias di tengah ruangan. Foto lainnya menunjukkan personel Brimob dengan helm taktis dan rompi antipeluru berjaga di pintu masuk ruangan kantor saat proses pemeriksaan berlangsung.

 

Polisi jelaskan, satu orang WNI yang ikut ditangkap di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta, pernah bekerja di Kamboja. “Yang bersangkutan adalah mantan atau pernah bekerja di Kamboja. Jadi, datang ke sini (Jakarta) dan juga bekerja di sini lagi,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, Minggu (10/5). Informasi itu didapat setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap WNI tersebut. Wira menambahkan polisi juga masih mendalami peran WNI tersebut dalam jaringan judol internasional yang ditangkap di Hayam Wuruk Plaza Tower. “Peran WNI masih akan kami cek kembali, tetapi yang pasti, dia customer service (pekerja pada layanan pelanggan, red.) untuk sementara,” ujarnya.

 

Wira menyatakan, pihaknya akan telusuri pendanaan markas judol di kawasan Jl Hayam Wuruk, Jakarta, tempat ditangkapnya 320 warga negara asing (WNA). “Kami akan melakukan penelusuran terhadap para sponsor yang mendatangkan mereka dari luar negeri,” kata dia. Polisi juga akan telusuri aliran dana terkait judol ini lewat kerja sama dengan PPATK. “Kemudian hal yang sangat penting kita juga akan melakukan koordinasi dengan para stakeholder terkait, dalam hal ini dengan PPATK dan  Kementerian Imipas,” sebutnya.

 

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Polri Untung Widyatmoko mengungkap status visa ratusan WNA yang ditangkap itu sudah kedaluwarsa atau overstay. “Yang bersangkutan sudah overstayer. Nah, mereka sudah melakukan tindak pidana keimigrasian,” ucap Untung, dalam konferensi pers di lokasi penggerebekan di Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5).

Untung menuturkan, 320 WNA yang ditangkap dalam penggerebekan markas judi online di Jalan Hayam Wuruk itu diduga masuk ke Indonesia dengan memanfaatkan fasilitas bebas visa kunjungan (BVK). Ia menyebut, para WNA tersebut masuk ke Indonesia sekitar dua bulan sebelum penggerebekan dilakukan. Oleh karenanya, status visa mereka sudah kedaluwarsa. “Untuk bebas visa, BVS, imigrasi hanya mengizinkan seseorang dengan visa wisata 30 hari,” kata Untung.

 

2. Bareskrim Polri masih memburu sponsor dan penyewa kantor yang menjadi aktor penting di balik operasional judi online (judol) jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat. Pengungkapan markas judol yang melibatkan ratusan warga negara asing (WNA) itu kini berkembang ke penelusuran aliran dana hingga dugaan keterlibatan pengendali utama jaringan lintas negara tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan, penyidik tengah mendalami siapa pihak yang mendatangkan ratusan WNA ke Indonesia sekaligus menyediakan fasilitas operasional bagi jaringan judol tersebut. “Kami akan lakukan penelusuran, baik itu aliran dana maupun sponsor daripada para pelaku yang didatangkan ke sini, termasuk siapa yang menyewa dan menyediakan sarana prasarana bagi mereka,” kata Wira kepada wartawan di Jakarta Barat, Minggu (10/5).

 

Bareskrim Polri mengungkap mayoritas korban yang disasar ratusan WNA dari markas judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, berasal dari luar negeri. “Untuk korban sementara dari hasil penelusuran kami berdasarkan analisis bahwa yang menjadi korban ini rata-rata adalah warga negara luar,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra dalam jumpa pers di Kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5).

Wira mengungkap, penyidik menangkap sebanyak 320 WNA dalam pengungkapan kasus judi online jaringan internasional tersebut. Para WNA tersebut memiliki peran berbeda dalam mengoperasikan situs judi online. Ada yang menjadi telemarketing, customer service, bagian keuangan, dan lainnya. Dari hasil pendalaman, menurut Wira, bagian customer services bertugas mencari korban dari luar Indonesia.

 

3. Ditjen Imigrasi Kemen Imipas akan selidiki dugaan pelanggaran keimigrasian 320 WNA yang terlibat dalam kasus sindikat judi online (judol) jaringan internasional di Jalan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat. Kepala Subdirektorat Pengawasan Direktorat Jenderal Imigrasi Arief Eka Riyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap status para WNA tersebut di Indonesia.

“Kami akan melakukan pendalaman terhadap terduga tersangka terkait pelanggaran keimigrasian dan tindak pidana keimigrasian, termasuk sponsor dan penjamin warga negara asing ini untuk berada di Indonesia,” ujar Arief di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Minggu (10/5). Menurut Arief, ratusan WNA tersebut untuk sementara ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) dan ruang detensi imigrasi sambil menunggu proses penyidikan lanjutan.

 

4. Polri resmi menaikkan pangkat Brigadir Arya Supena menjadi Bripka anumerta setelah gugur karena ditembak pelaku begal saat berupaya menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung. Kadiv Humas Polri Irjen Jhonny Eddizon Isir membenarkan, kenaikan pangkat luar biasa anumerta telah diberikan kepada anggota Intelijen Keamanan Negara Polda Lampung ini. “Benar telah dinaikkan pangkat KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) Anumerta,” kata Isir, Senin (11/5).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Brigadir Arya Supena (32), anggota Intelijen Keamanan Negara Polda Lampung yang gugur saat berupaya menggagalkan aksi curanmor. “Sudah saya minta untuk diberikan KPLB atas pengabdiannya hingga gugur saat melaksanakan tugas,” kata Jenderal Sigit, Minggu (10/5). Sigit mengatakan, kenaikan pangkat itu diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari institusi Polri atas pengabdian almarhum.

 

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan duka cita atas meninggalnya Brigadir Arya Supena (32), anggota Intelijen Keamanan Negara Polda Lampung saat berupaya menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Brigadir Arya meninggal dunia setelah ditembak oleh pelaku begal di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5) pagi. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Brigpol Arya Supena saat menjalankan tugas menumpas pelaku kejahatan begal di Bandar Lampung hari ini,” kata dia, Minggu (10/5). Habib berharap, almarhm mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

 

5. Sebuah pondok pesantren di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timuur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dibakar massa. Pembakaran tersebut dipicu isu pencabulan yang diduga dilakukan pemilik ponpes tersebut. Peristiwa tersebut dibenarkan Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP M Prenata Al Ghazali. Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/5) malam pukul 23.00 WIB. “Benar, video yang beredar itu adalah pembakaran terhadap bangunan di Ponpes Nurul Jadid yang dilakukan oleh massa,” katanya, Minggu (10/5).

Prenata menjelaskan pihaknya saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan terkait peristiwa tersebut. “Kasusnya masih kami dalami,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya juga telah mengamankan satu orang yang terlibat dalam aksi pembakaran tersebut. “Ada satu orang yang telah diamankan dan saat ini kami masih terus mengembangkan kasus tersebut,” tutupnya.

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan, awalnya massa meminta pimpinan ponpes meninggalkan ponpes tersebut. “Dari serangkaian penyelidikan, massa ini meminta pemilik ponpes ini untuk tidak lagi berada di ponpes tersebut. Mereka (massa) menyatakan bahwa pimpinan ponpes ini diduga melakukan pencabulan,” katanya, Minggu (10/5).

Yuni mengatakan, sebelum terjadi pembakaran, massa telah memberikan waktu untuk pemilik ponpes tersebut pergi, namun hingga batas waktu yang diberikan pemilik masih bertahan di ponpes tersebut. “Sudah diberikan waktu namun rupanya massa ini terus memantau kondisi di sana dan mendapati bahwa pemilik ponpes masih bertahan disana hingga akhirnya massa yang marah langsung melakukan perusakan dan pembakaran,” kata Yuni.

Atas peristiwa tersebut, Yuni mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri agar tindak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan banyak orang. Polisi sendiri berhasil mengamankan satu pelaku perusakan dan pembakaran.

 

6. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mempertanyakan nasib guru honorer yang tidak terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per 2024 usai pemerintah berenccana melarang guru honorer mengajar mulai 2027 mendatang. FSGI mengingatkan langkah pemerintah yang ingin melakukan tata kelola guru jangan sampai mengabaikan para guru honorer yang belum masuk data pokok pendidikan (dapodik) per 2024.

Sebab, mulai 1 Januari 2027, istilah dan posisi guru honorer di sekolah negeri akan dihapus sesuai amanat UU ASN, sebagaimana Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 tentang Penugasan Guru Non-ASN pada Satuan Pendidikan yang Diselenggarakan oleh Pemda Tahun 2026. “Intinya, tahun 2027 bukanlah pemberhentian massal, melainkan transisi status dari honorer menjadi pegawai kontrak pemerintah (PPPK) yang lebih formal. Penataan ini diprioritaskan bagi guru honorer yang terdata dalam dapodik dan database Badan Kepegawaian Negara (BKN)”, ujar Ketua Dewan Pakar FSGI Retno Listyarti dalam keterangannya, Minggu (10/5).

 

Komisi X DPR panggil Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk membahas rencana penghapusan guru honorer mulai 1 Januari 2027 pada Selasa (19/5) . “Insyaallah tanggal 19 Mei kami undang raker (rapat kerja). Salah satunya membahas tentang guru Non-ASN (honorer),” kata Lalu Hadrian kepada wartawan, Minggu (9/5). Menurutnya, Komisi X DPR ingin mendapat penjelasan utuh soal hal yang menjadi polemik tersebut.

Seperti diketahui, pemerintah pusat resmi akan menghapus status guru honorer di sekolah negeri mulai tahun 2027. Kebijakan ini merujuk pada Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 dan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026. Dalam aturan tersebut, tenaga pendidik di sekolah negeri hanya akan diakui dalam tiga kategori, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan skema paruh waktu.

 

Surat Edaran Mendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2026 menjadi penanda baru bagi nasib ratusan ribu guru honorer di Indonesia. Lewat SE ini, pemerintah pada satu sisi memastikan guru non-aparatur sipil negara (ASN) tetap bisa mengajar hingga akhir 2026. Namun di sisi lain, kebijakan itu justru memunculkan kecemasan baru bagi para guru yang tidak tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per 31 Desember 2024. Kekhawatiran itu muncul karena mulai tahun depan (2027), pemerintah akan menghapus istilah tenaga honorer sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Dalam SE yang diteken Mendikdasmen Abdul Mu’ti pada 13 Maret 2026 itu, pemerintah menyebutkan kebijakan penugasan guru non-ASN diperlukan, demi menjaga keberlangsungan pembelajaran di sekolah negeri milik pemerintah daerah.

 

7. Presiden Prabowo Subianto membawa sederet janji pembangunan saat mengunjungi Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5). Di pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina itu, Prabowo menjanjikan pembangunan desa nelayan, renovasi sekolah dan puskesmas, perbaikan fasilitas umum, hingga bantuan kapal ikan dan perangkat komunikasi bagi warga.

Di hadapan warga di SMK 2 Talaud Miangas, Prabowo memastikan pembangunan desa nelayan akan dimulai tahun ini. “Rencana beliau (Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono), akan kita bangun desa nelayan khusus kapan mulai? Tahun ini? Dari bulan depan sudah mulai ya pembangunan, awas saya akan check lagi nanti,” kata Prabowo.

 

Kendaraan taktis Maung MV3 Komando yang dinaiki Presiden Prabowo Sbianto tiba-tiba berhenti di Pos Angkatan Darat (AD) ketika dalam perjalanan menuju lokasi peninjauan di Kecamatan Khusus Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5). Persinggahan tersebut disebut tidak termasuk dalam agenda resmi Presiden, tetapi dilakukan secara spontan saat iring-iringan kendaraan melintas di depan pos penjagaan tersebut.

Saat mobil Presiden melintas, dua prajurit TNI yang tengah berjaga berdiri tegak memberikan salam kehormatan. Melihat hal tersebut, Prabowo menginstruksikan kendaraannya berhenti. Prabowo kemudian turun dari mobil untuk langsung menghampiri dan menyapa kedua prajurit TNI yang menjaga wilayah paling utara Indonesia tersebut.

 

Presiden Prabowo Subianto sempat berdialog dengan sejumlah nelayan yang sedang beraktivitas di atas kapal saat mendatangi pelabuhan shelter sortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Olalo, Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5). Mulanya, Prabowo menyusuri area pelabuhan dan shelter aktivitas nelayan yang tengah melakukan sortir ikan. Prabowo kemudian berdialog langsung dengan para nelayan yang sedang berkegiatan di atas kapal. Dalam dialog tersebut, Prabowo menanyakan aktivitas melaut para nelayan, mulai dari jumlah awak kapal hingga kendala yang dihadapi saat mencari ikan, termasuk persoalan bahan bakar minyak (BBM).

 

8. Presiden Prabowo Subianto tidak ingin kapal asing mencuri ikan dari laut Indonesia. Menurut dia, ikan di laut Indonesia harus dimanfaatkan oleh rakyat Indonesia saja. Prabowo menyampaikan, pemerintah akan menyiapkan 1.582 kapal untuk nelayan. “Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” ujar Prabowo. “Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan, nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi, nanti akan diatur apakah 30 nelayan 1 koperasi, atau 30, nanti kita beri kapal, kapal ada yang kecil, ada yang menengah dan ada kapal-kapal besar,” sambungnya.

 

Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih kurangnya perhatian terhadap kehidupan para nelayan. Hal itu disampaikannya saat menguunjungi Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5). Dia pun memastikan pemerintah akan lebih memperhatikan kehidupan para nelayan di Indonesia. Prabowo menyindir orang-orang pintar di Jakarta kurang peduli terhadap kehidupan nelayan. Padahal, pekerjaan nelayan memiliki risiko tinggi karena bergantung pada kondisi alam yang tidak menentu.

“Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta, tidak peduli dengan nasibnya sekarang, berubah sekarang. Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia,” katanya. Prabowo mengetahui hal tersebut lantaran pernah menjadi tentara. “Saya mengerti, saya mantan tentara, saya mengerti nelayan itu menghadapi risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main, cuaca bisa berubah, arus bisa berubah ya,” ujarnya.

 

Presiden Prabowo Subianto meyakinkan, Indonesia berada dalam kondisi yang kuat di tengah situasi global yang tak menentu, terutama di sekor ekonomi dan pangan. Menurut Prabowo, sejumlah negara saat ini tengah menghadapi tekanan dan kepanikan akibat krisis pangan global. “Kita berada dalam keadaan kuat, banyak negara panik kita tidak panik, kita sudah swasembada pangan,” ujar Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5). Tak hanya pangan, Prabowo juga menyinggung arah kebijakan pemerintah yang mendorong kemandirian energi, termasuk pengurangan ketergantungan pada impor BBM. Ia mengeklaim Indonesia berada pada jalur menuju swasembada energi dalam beberapa tahun ke depan.

 

9. Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal mengaku didatangi seorang tokoh TNI dengan pangkat ‘jenderal bintang dua’ yang menjanjikan uang ratusan miliar rupiah agar tidak mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2024 lalu.

“Di Pilpres 2024 kemarin, ini dunia biar tahu, kalian biar tahu, saya didatangi oleh orang salah satu partai politik, tawarkan saya uang ratusan miliar untuk bergabung dengan salah satu partai politik,” ujar Hercules pada peringatan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5). “Yang datang itu jenderal bintang dua. Dia menawarkan uang untuk ‘enggak boleh Hercules dukung Pak Presiden, Pak Prabowo’. Tawarkan uang ratusan miliar di rumah saya,” imbuhnya. Namun, Hercules menolak tawaran itu dan menyatakan tetap mendukung Prabowo.

Hercules tidak menyebutkan nama secara rinci siapa yang menawarkan ang ratusan miliar terseut. Ia cuma menyatakan kejadian tersebut terjadi saat pilpres 2024 silam. Hercules menyebut dukungannya ke Prabowo tak bisa diatur oleh uang. Menurut dia, uang itu sangatlah besar dan bisa mengantarkan dirinya langsung kaya raya. Namun, ia tidak mau mengkhianati Prabowo. “Saya bilang, ‘Mohon maaf bapak jenderal, saya gini-gini, saya harga mati untuk bapak Presiden, Pak Prabowo. Dia harus jadi presiden’. Jadi, saya cari uang, tapi uang itu enggak boleh atur saya,” ujarnya.

 

Hercules Rosario Marshal menyebut dirinya tidak kebal hukum meski ia dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. “Saya Hercules tidak kebal hukum,” ucap Hercules berulang kali dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5). Kata dia, walaupun dekat dengan Presiden Prabowo, dirinya tetap tak bisa melawan hukum. Ia menegaskan,  GRIB bukanlah organisasi preman. “Saya selalu membagikan uang-uang halal, saya itu membagikan kepada anak-anak yatim dan duafa pondok pesantren, dan di rumah saya itu, rumah saya Indramayu, setiap malam Jumat itu enggak pernah berhenti (pengajian anak yatim dan duafa). Sudah 17 atau mau 20 tahun. Alhamdulillah sampai hari ini belum puts,’’ ujarnya.

 

10. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat yakin, gencarnya new media yang membawa informasi di media sosial tidak akan menggusur peran penting entitas jurnalisme. “Pers itu perannya enggak akan tergusur. Sepanjang zaman, pers itu diperlukan karena dia menjaga gawang, memelihara kualitas informasi,” kata Komarudin dalam peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta, Minggu (10/5). Ia mengibaratkan disrupsi informasi dari new media seperti bermain arung jeram di sungai dengan gelombang ombak dan dihadang bebatuan. Dalam pandangan Komarudin, disrupsi informasi harus menjadi tantangan dan pemacu bagi insan pers untuk konsisten menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.

 

11. Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan politik tingkat nasional dan pendekatan menyeluruh yang melibatkan berbagai komponen bangsa. Pernyataan itu disampaikannya menanggapi laporan Komnas HAM yang mencatat 97 peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata di Papua sepanjang 2025 serta 26 kasus hingga April 2026.

Pigai dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/5) mengatakan perkembangan teknologi informasi membuat berbagai peristiwa kekerasan di Papua cepat diketahui publik dan menjadi perhatian nasional maupun internasional. Oleh karena itu, menurut dia, setiap tindakan kekerasan harus dicegah agar tidak terus memperburuk persepsi global terhadap kondisi HAM di Indonesia.

 

12. Merebaknya virus hanta (hantavirus) di kapal pesiar MV Hondius yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia hendaknya tidak direspons dengan kepanikan. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization atau WHO) menyatakan, wabah Hantavirus dari MV Hondius bukan awal dari pandemi baru. Meski sudah memakan korban jiwa, badan kesehatan PBB itu menyatakan risiko kesehatan masyarakat secara umum masih tergolong rendah.

Karakteristik Hantavirus sangat berbeda dengan Covid-19 yang sempat melumpuhkan dunia enam tahun lalu. Epidemiolog sekaligus Ahli Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyatakan, wabah Hantavirus di MV Hondius pun belum memenuhi syarat menjadi pandemi seperti Covid-19. (Harjono PS)