Usai Babas, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Traktir Pengacaranya Makan Sate Padang di Menteng
Isu menarik hari ini, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan eks Mendag Tom Lembong kembali bebas menghirup udara segar mulai tadi malam, Jumat (1/8). Hasto langsung meninggalkan Rutan KPK usai Keppres amnesti yang diteken Presiden Prabowo resmi diterima KPK. Tom Lembong juga meninggalkan Rutan Cipinang, Jakarta Timur setelah Keppres abolisinya diserahkan ke Kejagung. Keduanya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang membebaskannya dari penjara.
Isu lainnya, isu Munaslub Golkar untuk mendongkel posisi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia berhempus kencang beberapa hari terakhir. Kabarnya, pihak istana sudah merestui politisi Golkar Nusron Wahid yang kini menjabat Manteri ATR/Kepala BPN menjadi Ketum Golkar menggantikan Bahlil. Berikut isu selengkapnya.
1. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan eks Mendag Tom Lembong kembali menghirup udara bebas mulai Jumat (1/8) malam. Hasto langsung meninggalkan Rutan KPK di Kuningan, Jaksel, usai Keppres amnesti yang diteken Presiden Prabowo diterima KPK. Tom Lembong juga meninggalkan Rutan Cipinang, Jakarta Timur setelah Keppres abolisi dari Presiden Prabowo diserahkan ke Kejagung. Keduanya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan DPR yang menyetujui amnesti dan abolisi yang membebaskan keduanya dari penjara.
2. Hasto Kristiyanto langsung mentraktir pengacaranya menyantap sate padang di dekat Taman Menteng, Jakarta Pusat. Hasto menghirup udara bebas setelah Keppres amnesti yang diteken Presiden Prabowo Subianto diserahkan kepada KPK, Jumat (1/8) malam. “Tadi saat kami dalam perjalanan setelah dari Gedung KPK, Pak Hasto mengajak makan sate padang di Taman Menteng,” kata pengacara Hasto, Febri Diansyah dalam pesan singkatnya.
Hasto mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Subbianto, dan DPR yang menyetujui amnesti yang diajukan presiden. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri beserta seluruh anggota dan kader PDIP yang selama ini memberikan spirit yang luar biasa,” kata Hasto. ‘’Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo yang telah memberikan amnesti. Kami juga berterima kasih kepada DPR yang menyetujui permohonan amnesti untuk saya,’’ imbuhnya.
Hasto mengatakan, pemberian amnesti dari Presiden Prabowo merupakan bentuk keadilan yang akan digunakan secara baik. “Amnesti dari Bapak Presiden Prabowo telah ikut menjawab keadilan itu, saya akan gunakan momentum ini untuk lebih mencintai Republik ini,” tegasnya.
Hasto berjanji akan lebih berjuang untuk kepentingan rakyat kecil atau wong cilik dengan berorientasi pada tugasnya di PDIP. “Lebih berjuang bagi kepentingan wong cilik yang harus menjadi orientasi dari seluruh simpatisan, anggota, dan kader PDIP.
Sekjen PDIP ini menulis lima buku selama mendekam di Rutan KPK dan ia akan akan melakukan perbaikan setalah bebas dari tahanan. Hasto mengaku, banyak pelajaran yang didapatkannya selama berada di Rutan KPK. “Saya menulis lima buku yang nanti akan dapat saya sempurnakan setelah saya sekali lagi diberikan amnesti oleh Bapak Presiden Prabowo,” kata Hasto.
Hasto sudah sumeleh. Ia mengaku banyak belajar selama menjadi tahanan di Rutan KPK. “Selama menjadi tahanan di KPK, awalnya saya katakan, saya masuk dengan kepala tegak dan akan keluar dengan kepala tegak juga. Tetapi ternyata saya lebih merunduk karena saya begitu banyak belajar tentang kehidupan di sini,” ujarnya seraya mengatakan, matanya menjadi terbuka berkat kasus hukum dan penahanan yang dialaminya.
3. Eks Mendag Tom Lembong keluar dari Rutan Cipinang, Jaktim, Jumat (1/8) pukul 22.06 WIB. Senyumnya langsung merekah Ketika melewati pintu besi rutan. Tom mengangkat tangannya yang sudah tidak diborgol tinggi-tinggi untuk memberi salam kepada para pendukungnya yang menunggu sejak pagi.
Tom menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR atas pemberian abolisi terhadap dirinya. Berkat abolisi tersebut dirinya bisa menghirup udara bebas dari rutan. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto atas pemberian abolisi serta kepada pimpinan dan anggota DPR atas pertimbangan dan persetujuannya,” kata Tom Lembong.
Tom Lembong menyebut, Keppres abolisi dari Presiden Prabowo telah memulihkan nama baik dan martabatnya sebagai warga negara. Tom mengatakan, langkah Prabowo yang disetujui DPR itu bukan saja membebaskannya secara fisik dari jeruji besi. Tetapi juga memulihkan nama baik dan kehormatan saya sebagai warga negara. Menurut Tom, keputusan untuk memberikan abolisi bukan perkara mudah, karena presiden dan DPR perlu mempertimbangkan banyak aspek.
Tom Lembong memamerkan salinan Keppres abolisi dari Presiden Prabowo Subianto yang membuatnya keluar dari jeruji besi Rutan Cipinang, Jaktim. Keppres tersebut terbungkus sampul warna merah jambu. “Ini salinannya, ini Keppres-nya, oke,” kata Ketua Tim Pengacara Tom Lembong, Ari Yusuf Amir di luar pintu Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (1/8) malam.
Tom Lembong keluar dari Rutan Cipinang didampingi istrinya, Ciska Wihardja dan Anies Baswedan,. Semua kompak mengenakan baju biru tua. Tom mengenakan kaus berkerah warna biru tua. Istrinya, juga mengenakan baju biru tua yang dipadukan dengan syal biru. Ciska berada di sisi kanan Tom, tangan kanannya mengamit bunga yang diberikan emak-emak pendukung Tom. Anies Baswedan berada di sisi kiri Tom juga mengenakan kemeja warna biru tua.
4. Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung, Sutikno menegaskan, pemberian abolisi dari Presiden Prabowo Subianto kepada Tom Lembong tidak menghapus kesalahan Tom dalam konstruksi kasus dugaan korupsi importasi gula. “Ini pemberian abolisi, ya. Bukan pernyataan tidak bersalah dan sebagainya. Tolong dipahami itu,” ujar Sutikno di gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (1/8).
Sutikno mengatakan, abolisi adalah penghentian perkara yang belum berkekuatan hukum tetap, baik proses maupun akibatnya. “Proses itulah yang dihentikan dengan segala akibat hukumnya. Itu sesuai dengan bunyi keppresnya seperti itu,” kata Sutikno.
Ia menegaskan, pemberian abolisi merupakan hak prerogatif dari Presiden, bukan hasil pembuktian di persidangan yang menyatakan terdakwa bebas dari dakwaan jaksa. Sutikno mengaku, timnya tetap semangat setelah Tom dibebaskan melalui abolisi Presiden Prabowo. “Jadi, tetap proses ini berjalan, yang lain juga berjalan. Nah, semuanya tetap semangat,’’ ujarnya.
5. KPK mengatakan seluruh proses hukum termasuk upaya banding terhadap vonis Hasto Kristiyanto dihentikan usai Sekjen PDIP itu mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo. “Betul, jadi dengan adanya amnesti ini serta merta proses hukum terhadap Bapak Hasto dihentikan,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/8).
Asep mengatakan, pemberian amnesti terhadap Hasto selaku terdakwa kasus suap dan perintangan penyidikan, baru pertama kali terjadi. “Kalau untuk KPK sendiri, sejauh yang saya dinas di sini, ini adalah yang pertama, amnesti ini,” katanya. Ia menyebutkan, pemberian amnesti dan abolisi merupakan hak prerogatif Presiden yang diatur dalam UUD 1945. “Jadi karena itu merupakan hak prerogatif, ya kita harus melaksanakan. Dari Keppres ini, Keppres ini harus kita laksanakan,” ujarnya.
6. Mantan Presiden Jokowi buka suara soal keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi kepada Tom Lembong. Jokowi mengatakan presiden memiliki hak-hak istimewa sebagaimana diatur dalam Undang-undang Dasar 1945, termasuk memberikan remisi, grasi, amnesti, hingga abolisi.
“Itu adalah hak prerogatif, hak istimewa presiden yang diberikan oleh undang-undang dasar kita dan kita menghormati,” kata Jokowi di Solo, Jateng, Jumat (1/8). Jokowi mengatakan, Presiden Prabowo sama sekali tidak pernah membahas soal amnesti dan abolisi dengannya.
Jokowi yakin abolisi untuk Tom Lembong sudah melalui berbagai pertimbangan hukum dan politik. “Saya kira telah melewati pertimbangan-pertimbangan hukum perubahan-perubahan sosial politik yang sudah dihitung semuanya,” kata Jokowi lagi.
Jokowi enggan menanggapi lebih lanjut saat dicecar pertimbangan apa saja sehingga Prabowo memberikan abolisi kepada Tom Lembong. “Ya tanyakan ke Presiden. Presiden pasti memiliki pertimbangan-pertimbangan politik, sisi hukum, sosial politik. semuanya pasti menjadi pertimbangan sebelumnya,” katanya.
7. Wapres Gibran Rakabuming menilai, Presiden Prabowo Subianto sudah melakukan kalkulasi matang terkait pemberian amnesti kepada Sekjen PDI-P Hasto Kristianto dan abolisi terhadap eks Mendag Tom Lembong. “Saya meyakini apapun yang sudah diputuskan oleh Bapak Presiden itu pasti sudah dikalkulasi secara matang,” ujar Gibran, di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (1/8).
Ia menilai, amnesti terhadap Hasto dan abolisi kepada Tom Lembong merupakan momen merajut tali persaudaraan sesama anak bangsa. Apalagi, langkah itu dilakukan menjelang HUT Ke-80 RI. “Saya kira ini momen yang baik untuk merajut tali persaudaraan antarsesama anak bangsa,” ujarnya. Wapres optimis keputusan Prabowo tersebut sudah melalui pertimbangan yang matang. “Saya yakin, apapun yang sudah diputuskan Bapak Presiden pasti sudah dikalkulasi secara matang,” ujar Gibran.
8. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memberi pujian atas tindakan Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti ke Hasto Kristiyanto. Mahfud menilai pemberian amnesti dan abolisi tersebut sebagai langkah strategis Presiden Prabowo dalam menegakkan keadilan. Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar pengampunan hukum, tetapi juga sinyal tegas bahwa praktik penyanderaan politik melalui rekayasa hukum tidak lagi bisa dibiarkan.
“Presiden Prabowo mengambil langkah strategis dalam penegakan keadilan dengan memberi amnesti kepada Hasto dan abolisi kepada Tom Lembong,” tulis Mahfud dalam akun X pribadinya, kemarin. Menurut Mahfud, ke depan, politik tidak boleh lagi dijadikan alat untuk menekan atau merekayasa proses hukum. “Ke depan tak boleh ada lagi yang menggunakan politik untuk merekayasa hukum melalui penyanderaan politik. Sebab kalau itu dilakukan, bisa dihadang oleh Presiden,” ujarnya.
9. Mantan Capres Anies Baswedan mengungkap pesan yang disampaikan Tom Lembong usai mendapat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto. “Beliau mengatakan, Tuhan selalu berpihak dan memberikan jalan pada kebenaran. beliau mengatakan God works in a mysterious way, Tuhan bekerja dengan cara-cara yang tak terduga,” kata Anies usai menemui Tom Lembong di Rutan Cipinang, Jumat (1/8).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku sudah berbicara dengan istri Tom Lembong, Franciska Wihardja di dalam rutan. Menurutnya, Ciska merasa bahagia karena Tom Lembong menerima abolisi sehingga bisa segera kembali berkumpul bersama keluarga.
10. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Martin Daniel Tumbelaka mengatakan, keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi kepada Tom Lembong merupakan langkah strategis untuk memperkuat persatuan nasional. Dia menyebut , kebijakan itu sebagai bentuk rekonsiliasi politik yang dibutuhkan bangsa dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Keputusan ini mencerminkan semangat besar untuk menyatukan kembali elemen-elemen bangsa yang sempat berseberangan. Presiden Prabowo menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan soal balas dendam, melainkan soal merangkul demi Indonesia yang utuh,” ujar Martin, Jumat (1/8). Ia menjelaskan, pemberian amnesti dan abolisi ini harus dipahami sebagai bagian dari upaya untuk mengedepankan kepentingan bersama ketimbang sekat-sekat politik masa lalu.
Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron mempersilakan pihak lain untuk mengkritik pemberian amnesti terhadap Hasto Kristiyanto dan abolisi kepada Tom Lembong. Namun, ia meminta kritik yang disampaikan harus konstruktif. “Pemberian abolisi dan amnesti ini sudah melalui tahapan dan persetujuan DPR, saya sebagai anggota DPR bagian dari itu. Kalaupun ada kritik dari pihak lain silahkan sepanjang konstruktif,” ujar Herman, Jumat (1/8). Herman menjelaskan pemberian amnesti dan abolisi tersebut telah melalui mekanisme dan kajian mendalam pemerintah, sehingga mendapat persetujuan DPR.
11. Isu Munaslub Golkar untuk mendongkel posisi Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia berhempus kencang beberapa hari terakhir. Kabarnya, pihak istana sudah merestui politisi Golkar Nusron Wahid yang kini menjabat Manteri ATR/Kepala BPN menjadi Ketum Golkar menggantikan Bahlil. “Sudah itu. (Istana) sudah merestui Nusron. (Sudah) dipanggil di Hambalang,” ujar sumber internal Partai Golkar kepada wartawan, Jumat (1/8).
Disebutkan, desakan Munaslub tidak hanya karena kepemimpinan Bahlil yang kontroversial, tetapi juga karena orientasi politiknya dinilai terlalu dekat dengan mantan Presiden Jokowi. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan arah baru Golkar yang kini menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Bahlil dinilai masih membawa agenda Jokowi, padahal Jokowi sudah bukan presiden. Ini membuat arah Golkar tidak sinkron dengan kekuasaan saat ini,” kata sumber tersebut.
12. Politisi senior Partai Golkar Nurdin Halid membantah kabar rencana Munaslub untuk mencopot posisi Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Nurdin memastikan isu tersebut hoaks. Ia menilai isu tersebut sengaja dimunculkan pihak tertentu yang ingin mengambil kekuasaan di Partai Golkar.
“Isu Munaslub Golkar itu hoaks. Itu isu murahan yang tidak perlu direspons. Isu Munaslub itu dikembangkan oleh orang-orang frustasi yang mencoba kasak-kusuk untuk meraih kekuasaan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (1/8).
Nurdin mengingatkan pihak-pihak yang sengaja merongrong soliditas dan reputasi Partai Golkar untuk kepentingan tertentu bahwa upaya provokasi tersebut bisa berujung pada konsekuensi hukum jika terus dilakukan. “Hati-hati, jangan sampai niat jahat Anda justru berbalik merugikan diri sendiri. Golkar tidak akan membiarkan upaya pelemahan ini terus berlanjut,” tuturnya.
13. Menlu Sugiono resmi menjabat Sekjen Partai Gerindra periode 2025–2030 menggantikan Ahmad Muzani. Dalam sambutannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jumat (1/8), Sugiono mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Muzani yang telah mengemban posisi Sekjen Gerindra sejak 2008.
Ia menilai Muzani telah memberikan kontribusi besar dalam membesarkan Partai Gerindra serta mengantarkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI. “Dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab lahir batin, beliau telah mengantar Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden Indonesia,” lanjutnya.
14. Satgas Pangan Polri tetapkan 3 orang tersangka dalam kasus beras oplosan, pada Jumat (1/8). “Meningkatkan status 3 orang karyawan PT Food Station Tjipinang Jaya (PT FS) sebagai tersangka,” ujar Dirtipideksus merangkap Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jumat (1/8).
Ketiga tersangka tersebbut, KG selaku Direktur Utama PT Food Station; RL selaku Direktur Operasional PT FS, dan RP selaku Kepala Seksi Quality Control PT FS. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena penyidik menemukan sejumlah barang bukti yang menyebutkan ketiganya dengan sengaja menurunkan kualitas mutu beras meski kemasan masih menyebutkan kualitas premium.
15. Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri kembali dikukuhkan untuk memimpin partai banteng moncong putih periode 2025–2030 dalam Kongres ke-6 PDI-P yang digelar secara tertutup di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Jumat (1/8).
Ketua Steering Committee, Komarudin Watubun membenarkan, Megawati terpilih langsung di forum kongres dan juga dikukuhkan lagi sebagai Ketum PDIP karena semua kader telah sepakat menyatakan dukungan dalam rakernas sebelumnya. “Karena memang sudah terpilih di Rakernas kemarin, ini dikukuhkan saja. Forum Rakernas tidak untuk memilih ketua umum,” ujar Komarudin.
Komarudin mengakui, proses pengukuhan Megawati berlangsung lebih cepat dari yang diperkirakan. “Saya juga tidak tahu secepat ini, kita setting kan sampai 23.00 malam. Iya (untuk periode 2025-2030),” tambahnya.
16. Bekas Presiden Jokowi irit bicara saat ditanya sikap Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang memerintahkan kadernya mendukung Pemerintah Prabowo Subianto. Mantan kader PDIP itu mengatakan setiap partai politik berhak menentukan sikap. “Ya, setiap partai memiliki kebijakan-kebijakan internal sendiri-sendiri,” kata Jokowi, Jumat (1/8). Jokowi juga enggan mengomentari acara Kongres PDIP di Bali. “Itu internal partai,” jawabnya singkat.
17. Mantan Presiden Jokowi menjawab tudingan Roy Suryo Cs bahwa Reuni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 di Yogyakarta, pekan lalu direkayasa untuk menangkis isu ijazah palsu Jokowi. Jokowi menegaskan, dirinya hanya memenuhi undangan dari teman-teman seangkatannya. “Sudah lama enggak ketemu,” kata Jokowi di kediamannya, Solo, kemarin.
Jokowi menjelaskan alasannya tak mengenakan seragam biru ketika menghadiri acara Reuni ke-45 Angkatan ’80 Fakultas Kehutanan UGM yang digelar, Sabtu (26/7) lalu. Jokowi mengaku mendapat seragam dari panitia Reuni. Hanya saja seragam itu tidak ia pakai karena kaus warna biru itu berlengan pendek.
“Kalau pendek, kulit saya ini mah masih pemulihan hanya itu saja sebetulnya,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya, kemarin. Ia meminta masyarakat tidak mudah terhasut dengan tudingan dari berbagai pihak. “Jangan cari-cari (kesalahan) lah,” ujarnya. (Harjono PS)





