Selamatkan Diri Saat Berada di Mall, Jangan Naif

oleh
oleh

Upaya Terbaik ; Fahami Bahaya Covid, Amankan Diri Bagi yang Rentan

Kita semua tahu bahwa hingga kini belum ditemukannya vaksin ataupun obat virus corona SARS-Cov-2, dengan penyakit Covid-19 ini. Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Indonesia Amin Soebandrio,
bahwa tiga data hasil urutan genom virus (whole genom sequencing) dari Indonesia yang dikirim ke GISAID, didapat pengelompokkan tiga tipe utama dunia untuk virus Corona penyebab Covid-19 yakni tipe S, G dan V.

Tiga data hasil urutan virus SARS-CoV-2 yang dikirim Indonesia itu tidak masuk dalam tiga tipe tersebut. Oleh karena itu, hasil urutan genom virus dari Indonesia masuk ke kategori tipe lain, yakni tipe yang belum teridentifikasi. Ini inti masalahnya, jalan masih panjang.

Menurut Profesor Li Lanjuan dan rekan-rekannya dari Universitas Zhejiang di Hangzhou, China yang menganalisis strain dari 11 pasien virus corona yang dipilih secara acak dari Hangzhou, di mana ada 1.264 kasus yang dilaporkan, dan kemudian menguji seberapa efisien mereka dapat menginfeksi dan membunuh sel, ditemukan lebih dari 30 mutasi yang berbeda terdeteksi, dimana 19 di antaranya tidak ditemukan sebelumnya. “Sars-CoV-2 telah memperoleh mutasi yang mampu secara substansial mengubah patogenisitasnya,” tulisnya.

Masalah penting lain yang perlu diketahui adalah siapa yang rentan dan fatal? Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan pada Selasa (28/4) bahwa pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia kebanyakan berusia 30 sampai 59 tahun (351 dari 773 pasien Covid-19 yang meninggal berada dalam rentang usia tersebut).

“Kasus kematian terbanyak kedua terjadi pada kelompok pasien dengan rentang usia 60 sampai 79 tahun (302 pasien Covid-19 dalam rentang usia tersebut). Selain itu, ada 27 pasien berusia di atas 80 tahun, pada rentang usia 0-4 tahun sebanyak dua orang, rentang usia 5-14 tahun tiga orang, rentang usia 15-29 tahun 19 orang,” katanya.

Yuri mengatakan bahwa kasus kematian pada pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta paling banyak terjadi pada pasien dengan hipertensi, diabetes, penyakit jantung, serta penyakit pernapasan seperti asma dan penyakit paru-paru obstruktif yang sudah menahun.

Nah, setelah kita tahu bahwa masih banyak misteri covid yang belum terpecahkan, maka untuk menutup kekurangan atau melengkapi protokol Pemda, keselamatan diri pengunjung mall sangat tergantung kepada pribadi kita masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *