Kesimpulan
Kasus covid masih tetap menjadi misteri, tipe virus berbeda-beda karena terus bermutasi, sehingga masih dibutuhkan waktu lama untuk menemukan vaksin. Tidak ada cara bagi kita untuk menolong diri dan bangsa secara umum. Memprihatinkan masih terjadi kasus mengambil paksa jenazah terpapar covid oleh keluarga dan masyarakat, bukti bahwa mereka belum sadar akan bahayanya.
Teori letak geografis sepertinya juga terbantahkan dengan meledaknya kasus covid di Brazil. Teori tentang covid-19 menyasar ras kulit putih besar kemungkinan ada betulnya, dilihat dari kasus Eropa, Amerika dan Brasil. Kasus RRT reda karena penelitian tipe virus nyaman dengan ras Mongoloid, selain itu penanganan di RRT seperti Italia dan Spanyol yaitu ketegasan pemerintahnya.
Kesimpulan akhir, bangsa Indonesia harus bersyukur kita bukan ras kulit putih. Covid tetap bisa menginfeksi siapa saja, karena itu persamaan perilaku wrga ketiga negara, AS, Brasil dan Indonesia, dapat dinilai sebagai penyebab utama penyebaran. Pemahaman (sosialisasi ulang) bahaya covid, kesadaran warga dan disiplin adalah kunci menekan penyebaran. Para kepala daerah mestinya lebih faham dengan karakter warganya. Untuk media elektronik (TV) sebaiknya mengurangi berita yang tidak baik tentang kasus Covid, seperti pemberitaan perebutan jenazah, karena bisa menginspirasi yang lain.





