Kamis 11 Juni 2020 : Rame-rame Tolak Pilkada Serentak 9 Desember

oleh
oleh
Pimpinan Komite I DPD RI (SERAMBI)

11. Sementara itu, jubir Menko Marves Jodi Mahardi mengatakan Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik kesiapan ekonom senior Rizal Ramli berdebat dengannya. Terkait dengan hal tersebut, pihak Kemenko Marves telah mengundang Rizal Ramli melalui pesan singkat untuk hadir dalam debat tersebut.

Selain Rizal Ramli, Luhut juga mengundang Dosen senior FE UI Djamester Simarmata yang ingin berdebat soal utang luar negeri (ULN) Indonesia. “Rencananya kami akan mengundang beliau dalam minggu ini untuk berdiskusi melihat analisis data-data yang disampaikan dan dasar-dasar keilmuan yang digunakan. Dari kami sudah sampaikan jadwalnya, tinggal tunggu konfirmasi Pak Djamester,” ujar Jodi, Rabu (10/6).

12. Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I, Marsda Tri Bowo Budi Santoso mengatakan telah terjadi peningkatan eskalasi di Laut Cina Selatan akibat konflik antara Amerika Serikat (AS) dan China, Indonesia harus siap menghadapi berbagai ancaman. Ia mengatakan Indonesia punya kemungkinan terdampak konflik tersebut. Dia perintahkan lanud terdekat selalu memantau perkembangan konflik.

“Kita sangat tahu bahwasanya di Laut Cina Selatan terjadi peningkatan eskalasi, saya sudah briefing kepada seluruh lanud jajaran, khususnya di wilayah Koopsau 1, buat saya pedomannya untuk masalah safety dan security jangan menyederhanakan masalah. Kalau suatu saat terjadi beneran, kita harus sudah lebih siap,” tegas Tri Bowo Budi di Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/6).

13. Sebelumnya Menlu AS Mike Pompeo dalam pertemuan via video dengan Menlu ASEAN, menuduh Cina memanfaatkan wabah Corona untuk memperkuat klaim Laut China Selatan. Ia mengatakan, baru-baru ini Beijing memasukkan kedua kepulauan yang menjadi bahan sengketa ke dalam wilayah administrasi provinsi di Cina.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menciptakan status quo di kawasan. Dia juga menuduh Cina menggunakan kapal yang telah dipersenjatai untuk mencegah negara lain mengerjakan proyek minyak dan gas lepas pantai.
“Beijing bergerak memanfaatkan kelengahan dunia, dengan mengumumkan distrik administrasi di atas kedua kepulauan dan wilayah perairan Laut Cina Selatan, menenggelamkan kapal nelayan Vietnam awal bulan ini dan membangun ‘stasiun penelitian’ di Fiery Cross Reef dan Subi Reef,” kata Pompeo.

14. Kepala Bakamla Laksdya Aan Kurnia menyoroti minimnya kehadiran kapal milik warga Natuna yang mencari ikan di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau. Menurut dia, hal itu terjadi karena kapal milik warga setempat belum memiliki kapasitas yang memadai untuk mengeksploitasi potensi perikanan di ZEE Indonesia. Akibatnya, potensi sumber daya perikanan di Laut Natuna Utara yang sangat besar belum bisa dinikmati secara maksimal oleh Indonesia.

Kepala Bakamla Laksdya Aan Kurnia mengharapkan kegiatan illegal, unreported, and unregulated fishing (IUUF) atau penangkapan ikan secara ilegal dapat ditetapkan sebagai kejahatan transnasional. Indonesia harus mengambil peran sentral dalam mendorong agar IUUF dapat ditetapkan sebagai kejahatan transnasional mengingat dampak yang ditimbulkan sangat luas.

Aan berharap hal serupa berlaku dalam konteks regional, khususnya permasalahan di Laut Natuna Utara. Karena Indonesia menjadi salah satu pelopor declaration of conduct dan secara tegas mendukung keputusan Permanent Court of Arbitration.

Tentang Penulis: hps

Gambar Gravatar
Wartawan senior tinggal di Jakarta. hps@reporter.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *